POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG
Journal of Medical Laboratory and ScienceJournal of Medical Laboratory and ScienceInfeksi Enterobius vermicularis tetap menjadi masalah kesehatan signifikan pada anak sekolah dasar, khususnya terkait praktik kebersihan diri. Penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan hubungan antara personal hygiene dan kejadian infeksi pada 23 anak usia 7-10 tahun di SDN Bugul Kidul 1 Pasuruan melalui metode total sampling. Pengumpulan data melibatkan pemeriksaan swab perianal untuk deteksi telur cacing dan kuesioner kebiasaan kebersihan. Hasil menunjukkan 21,7% (5 anak) terinfeksi, sedangkan 78,3% (18 anak) bebas infeksi. Analisis korelasi Pearson mengungkap hubungan signifikan antara cuci tangan sebelum makan (p=0,001) serta cuci tangan pakai sabun-air bersih (p=0,035) dengan infeksi. Namun, kebiasaan tidak beralas kaki (p=0,708) dan potong kuku mingguan (p=0,350) tidak berhubungan signifikan. Disimpulkan bahwa praktik higiene personal yang baik menurunkan risiko infeksi, sehingga edukasi berkelanjutan bagi anak dan orang tua diperlukan untuk pencegahan.
Praktik higiene personal yang baik, terutama mencuci tangan sebelum makan dengan sabun dan air bersih, terbukti menurunkan risiko infeksi Enterobius vermicularis pada anak usia 7–10 tahun.Kebiasaan seperti tidak memakai alas kaki, bermain di tanah, dan memotong kuku mingguan tidak menunjukkan hubungan signifikan secara statistik dengan kejadian kecacingan.Oleh karena itu, diperlukan edukasi berkelanjutan kepada anak, orang tua, dan sekolah mengenai pentingnya kebersihan diri untuk pencegahan infeksi parasit usus.
Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh kualitas dan ketersediaan fasilitas sanitasi di sekolah terhadap perilaku higiene dan tingkat infeksi cacing pada siswa, untuk mengevaluasi sejauh mana lingkungan fisik mendukung atau menghambat penerapan kebersihan diri. Kedua, diperlukan kajian tentang efektivitas intervensi edukasi berbasis sekolah yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua dalam jangka panjang, untuk melihat apakah pendekatan kolaboratif mampu menciptakan perubahan perilaku higienis yang berkelanjutan. Ketiga, perlu diteliti pula hubungan antara kebiasaan personal hygiene di rumah dan praktik higiene di sekolah dengan pola infeksi Enterobius vermicularis, guna mengidentifikasi lingkungan mana yang lebih dominan sebagai faktor risiko dan bagaimana keduanya saling memengaruhi dalam membentuk kebiasaan anak.
| File size | 249.02 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Sementara data gabungan 2023-2024 memiliki nilai chi-kuadrat sebesar 0,5708. Ini menunjukkan bahwa hasil ketiga perhitungan tersebut lebih kecil daripadaSementara data gabungan 2023-2024 memiliki nilai chi-kuadrat sebesar 0,5708. Ini menunjukkan bahwa hasil ketiga perhitungan tersebut lebih kecil daripada
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Kejadian stunting pada balita bersifat multifaktorial, salah satunya diduga disebabkan karena faktor lingkungan seperti kurangnya akses terhadap air minumKejadian stunting pada balita bersifat multifaktorial, salah satunya diduga disebabkan karena faktor lingkungan seperti kurangnya akses terhadap air minum
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Tujuan penelitian: Diketahuinya hubungan Personal hygiene dengan kejadian infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis) pada anak panti asuhan di KelurahanTujuan penelitian: Diketahuinya hubungan Personal hygiene dengan kejadian infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis) pada anak panti asuhan di Kelurahan
MARANATHAMARANATHA Penyakit katup jantung menyebabkan gangguan fungsi dan menurunkan kualitas hidup. Kondisi ini dapat ditatalaksana dengan pembedahan, tetapi diperlukanPenyakit katup jantung menyebabkan gangguan fungsi dan menurunkan kualitas hidup. Kondisi ini dapat ditatalaksana dengan pembedahan, tetapi diperlukan
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Hal tersebut dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan pola ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan pola asuh ibuHal tersebut dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan pola ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan pola asuh ibu
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Pityriasis versicolor banyak ditemukan di lingkungan pesantren sebab dilihat dari lingkungan pesantren yang kurang bersih, pengetahuan santri mengenaiPityriasis versicolor banyak ditemukan di lingkungan pesantren sebab dilihat dari lingkungan pesantren yang kurang bersih, pengetahuan santri mengenai
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Ibu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetesIbu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetes
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Dijelaskan dalam QS An‑Nahl ayat 68‑69 bahwa madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk kandungan anti‑oksidan yang dapat mencegah COVID‑19.Dijelaskan dalam QS An‑Nahl ayat 68‑69 bahwa madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk kandungan anti‑oksidan yang dapat mencegah COVID‑19.
Useful /
UNMUHUNMUH Perbaikan diperlukan dalam hal sumber daya manusia yang kompeten dan profesional, kejelasan regulasi, hubungan kerja yang efektif, dan mengurangi pengaruhPerbaikan diperlukan dalam hal sumber daya manusia yang kompeten dan profesional, kejelasan regulasi, hubungan kerja yang efektif, dan mengurangi pengaruh
ITBITB Dokumen ini menyajikan pedoman lengkap bagi penulis yang ingin mengirimkan manuskrip ke Journal of Engineering and Technological Sciences. Pedoman mencakupDokumen ini menyajikan pedoman lengkap bagi penulis yang ingin mengirimkan manuskrip ke Journal of Engineering and Technological Sciences. Pedoman mencakup
MARANATHAMARANATHA Keberadaan diagnostik VHB dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi sangat penting untuk mengendalikan infeksi VHB. Sistem CRISPR-Cas menunjukkan kemampuanKeberadaan diagnostik VHB dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi sangat penting untuk mengendalikan infeksi VHB. Sistem CRISPR-Cas menunjukkan kemampuan
MARANATHAMARANATHA Simpulan dari kasus tersebut menjadikan peluang di kemudian hari untuk perawatan pasien yang dipersonalisasi disesuaikan dengan fenotipe yang meringankanSimpulan dari kasus tersebut menjadikan peluang di kemudian hari untuk perawatan pasien yang dipersonalisasi disesuaikan dengan fenotipe yang meringankan