UNTANUNTAN
Jurnal Kajian Pembelajaran dan KeilmuanJurnal Kajian Pembelajaran dan KeilmuanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedisiplinan guru bahasa Inggris dalam kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 6 Ketapang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan guru melalui bimbingan dan binaan kepala sekolah sangat dibutuhkan sebagai wadah untuk membantu guru memperoleh berbagai informasi dan pengetahuan mengenai proses pembelajaran. Kedisiplinan guru di SMP Negeri 6 Ketapang mengalami peningkatan yang mendukung perbaikan proses belajar mengajar, sehingga kewajiban dan tanggung jawab guru terpenuhi serta mampu mentransfer ilmu secara baik kepada peserta didik dengan memberikan contoh keteladanan. Kedisiplinan guru sangat penting karena perilaku guru memengaruhi kedisiplinan peserta didik, sehingga perlu ditingkatkan untuk menaati aturan sekolah dan memajukan karakter pendidikan.
Kedisiplinan guru bahasa Inggris dalam kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 6 Ketapang telah menunjukkan peningkatan berkat pembinaan dari kepala sekolah.Faktor-faktor yang menghambat kedisiplinan guru meliputi kebijakan pimpinan, kurangnya kesadaran diri, dan jarak tempat tinggal guru terhadap sekolah.Kedisiplinan guru sangat penting karena berdampak langsung terhadap motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik.
Pertama, perlu diteliti efektivitas model pembinaan kepala sekolah terhadap peningkatan kedisiplinan guru dalam konteks sekolah di daerah pinggiran, dengan fokus pada pendekatan kepemimpinan yang digunakan dan respons guru terhadap sanksi serta penghargaan. Kedua, perlu dikaji pengaruh jarak tempat tinggal guru terhadap konsistensi kedisiplinan mengajar, termasuk eksplorasi solusi seperti fasilitas asrama guru atau insentif transportasi dalam mendukung kinerja guru. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang hubungan antara kesadaran diri guru terhadap peran keteladanan dan tingkat kedisiplinan masuk kelas, serta bagaimana pelatihan mental atau pengembangan profesional berkelanjutan dapat membentuk komitmen internal guru terhadap disiplin kerja. Kombinasi ketiga aspek ini dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang strategi berkelanjutan untuk memperkuat kedisiplinan guru di sekolah-sekolah serupa.
| File size | 313.39 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Dengan dukungan dan komitmen yang optimal, guru dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan sistem pendidikan yang bermutu, inklusif,Dengan dukungan dan komitmen yang optimal, guru dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan sistem pendidikan yang bermutu, inklusif,
UNMUNM Sebuah model motivasional‑kognitif‑reflektif dikembangkan dan diimplementasikan melalui pendekatan metode campuran, dengan data dikumpulkan melaluiSebuah model motivasional‑kognitif‑reflektif dikembangkan dan diimplementasikan melalui pendekatan metode campuran, dengan data dikumpulkan melalui
UNYUNY Meskipun Metode Grammar Translation (GTM) telah ditolak dalam pengajaran bahasa kedua, stigma penggunaan bahasa pertama (L1) dalam pengajaran bahasa keduaMeskipun Metode Grammar Translation (GTM) telah ditolak dalam pengajaran bahasa kedua, stigma penggunaan bahasa pertama (L1) dalam pengajaran bahasa kedua
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini juga menawarkan tiga rekomendasi, yaitu: guru hendaknya menyusun kontrak pembelajaran di awal semester; kepala sekolah mengirim guru untukPenelitian ini juga menawarkan tiga rekomendasi, yaitu: guru hendaknya menyusun kontrak pembelajaran di awal semester; kepala sekolah mengirim guru untuk
LAAROIBALAAROIBA Adapun besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan profesionalitas guru PAI secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 0,477 atauAdapun besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan profesionalitas guru PAI secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 0,477 atau
UNMUNM Instrumen yang digunakan terutama instrumen manusia dan dokumentasi. Hasil tinjauan pustaka yang ekstensif menunjukkan bahwa 1) salah satu ciri utama Content-BasedInstrumen yang digunakan terutama instrumen manusia dan dokumentasi. Hasil tinjauan pustaka yang ekstensif menunjukkan bahwa 1) salah satu ciri utama Content-Based
USKUSK Strategi yang diterapkan oleh guru terhadap siswa yang tidak membaca efektif tidak sejalan dengan strategi yang disarankan oleh beberapa ahli: guru seharusnyaStrategi yang diterapkan oleh guru terhadap siswa yang tidak membaca efektif tidak sejalan dengan strategi yang disarankan oleh beberapa ahli: guru seharusnya
UNYUNY Penelitian dilakukan dengan metode cross-section terhadap 124 mahasiswa calon guru kimia di sebuah LPTK di Bandung. Data dikumpulkan melalui tes kemampuanPenelitian dilakukan dengan metode cross-section terhadap 124 mahasiswa calon guru kimia di sebuah LPTK di Bandung. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan
Useful /
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Banyak siswa, terutama di daerah terpencil, menghadapi tantangan besar dalam mengakses internet dan perangkat yang memadai, yang mengakibatkan ketertinggalanBanyak siswa, terutama di daerah terpencil, menghadapi tantangan besar dalam mengakses internet dan perangkat yang memadai, yang mengakibatkan ketertinggalan
UNMUNM Temuan penelitian ini menunjukkan adanya korelasi negatif kecil namun signifikan antara reflektivitas guru dan keyakinan mereka tentang pembelajaran bahasa.meskiTemuan penelitian ini menunjukkan adanya korelasi negatif kecil namun signifikan antara reflektivitas guru dan keyakinan mereka tentang pembelajaran bahasa.meski
UNMUNM Selama 16 minggu, efek aktivitas pengajaran Kecerdasan Majemuk diukur dengan pre‑test, tes kemajuan, ujian pencapaian, dan post‑test. Hasil menunjukkanSelama 16 minggu, efek aktivitas pengajaran Kecerdasan Majemuk diukur dengan pre‑test, tes kemajuan, ujian pencapaian, dan post‑test. Hasil menunjukkan
UGMUGM Penerapan model ini lebih optimal di daerah urban dan menengah-ke atas karena akses infrastruktur yang memadai. Keterbatasan utama terletak pada ketersediaanPenerapan model ini lebih optimal di daerah urban dan menengah-ke atas karena akses infrastruktur yang memadai. Keterbatasan utama terletak pada ketersediaan