ITSCIENCEITSCIENCE

Healthcaring: Jurnal Ilmiah KesehatanHealthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat. Meskipun modifikasi gaya hidup tetap menjadi terapi utama, perkembangan farmakoterapi kini berperan penting dalam pengelolaan obesitas secara komprehensif. Tinjauan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas, keamanan, dan penerapan klinis terapi farmakologis obesitas. Metode Tinjauan sistematis dilakukan melalui pencarian dengan kata kunci (obesity OR overweight) AND (pharmacological treatment OR drug therapy OR medication) AND (cardiometabolic complications) pada PubMed, Scopus, dan ScienceDirect untuk artikel berbahasa Inggris yang terbit tahun 2020–2025. Inklusi ditetapkan dengan kerangka PICO (P: individu dewasa dengan obesitas; I: terapi farmakologis untuk obesitas; C: plasebo atau terapi perilaku non-farmakologis; O: efektivitas klinis). Artikel dieliminasi dengan kriteria eksklusi akses terbatas dan terjadi pengulangan. Hasil Dari 349 artikel yang terkumpul, 20 artikel dieliminasi karena pengulangan, 1 artikel tidak berbahasa Inggris, 141 artikel bukan artikel original, 175 artikel tidak sesuai PICO, dan 2 artikel memiliki akses terbatas. Dari 10 studi yang dianalisis, diketahui bahwa terapi agonis reseptor GLP-1 dan dual agonis GLP-1/GIP memberikan penurunan berat badan signifikan serta perbaikan metabolik dan kardiovaskular, sementara agen konvensional seperti metformin dan niasin tetap relevan pada pasien dengan disfungsi metabolik. Selain itu, penyesuaian terapi berdasarkan komorbiditas diperlukan untuk mengoptimalkan efektivitas dan keamanan pengobatan obesitas.

Agonis reseptor GLP-1 dan dual agonis GLP-1/GIP menunjukkan efektivitas tertinggi, sementara agen konvensional tetap relevan.Penyesuaian terapi menjadi kunci keberhasilan pengelolaan obesitas.Pendekatan farmakologis terhadap obesitas kini berkembang dari sekadar penurunan berat badan menuju strategi komprehensif yang menargetkan disfungsi metabolik, hormonal, dan inflamasi.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi biomarker prediktif yang dapat memprediksi respons individu terhadap terapi farmakologis obesitas, sehingga memungkinkan personalisasi pengobatan yang lebih efektif. Selain itu, studi intervensi yang mengeksplorasi kombinasi terapi farmakologis dengan pendekatan gaya hidup yang terintegrasi, seperti konseling nutrisi dan program olahraga yang dipersonalisasi, perlu dikembangkan untuk memaksimalkan hasil jangka panjang. Terakhir, penelitian yang berfokus pada dampak terapi farmakologis obesitas terhadap kualitas hidup pasien, termasuk aspek psikologis dan sosial, sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat dan risiko pengobatan obesitas.

  1. Liraglutide 3 mg on weight, body composition, and hormonal and metabolic parameters in women with obesity... fertstert.org/retrieve/pii/S0015028222002710Liraglutide 3 mg on weight body composition and hormonal and metabolic parameters in women with obesity fertstert retrieve pii S0015028222002710
  2. Obesogenic Medication Use in End‐Stage Kidney Disease and Association With Transplant Listing... doi.org/10.1111/ctr.15414Obesogenic Medication Use in EndyAAAaStage Kidney Disease and Association With Transplant Listing doi 10 1111 ctr 15414
Read online
File size163.34 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test