POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS)

Kehamilan dan persalinan merupakan masa di mana seorang perempuan memiliki kesempatan emas untuk merasakan dan menyadari kekuatan luar biasa dalam dirinya. Dalam proses persalinan, harus melewati semua kala, di mana kala I yang lama dapat membahayakan janin dan ibu. Penipisan dan pembukaan serviks merupakan tanda dimulainya proses persalinan. Diperkirakan ibu primigravida mengalami dilatasi serviks minimal 1 cm setiap jam. Pada ibu primigravida, rata-rata durasi kala I fase aktif adalah 5,8 jam atau 348 menit. Saat ini, banyak cara untuk mempercepat, meringankan, dan meningkatkan kenyamanan selama persalinan, seperti hypnobirthing, rocking pelvis, aromaterapi, kompres air hangat, dan yoga prenatal. Prenatal yoga merupakan kombinasi dari pose fisik (asana), teknik pernapasan (pranayama), meditasi, dan relaksasi untuk memperkuat kondisi mental dan fisik dalam menghadapi proses persalinan. Jika rasa sakit pada ibu yang akan melahirkan dapat dikurangi melalui relaksasi, hal ini dapat memperlancar proses persalinan yang dipicu oleh stres, sehingga persalinan dapat berlangsung secara alami tanpa berakhir pada tindakan medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap durasi kala I fase aktif pada ibu primigravida di Praktik Mandiri Bidan Ria Trisnawati Palembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prenatal yoga berpengaruh terhadap durasi kala I fase aktif pada ibu primigravida dengan nilai p 0,006 (p < α 0,005) dan nilai OR 10,0000.

Terdapat pengaruh prenatal yoga yang dilakukan ibu selama kehamilan terhadap durasi kala I fase aktif pada ibu bersalin primigravida di Praktik Mandiri Bidan Ria Tisnawati Palembang.Prenatal yoga secara signifikan memperpendek durasi kala I fase aktif persalinan.Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk melakukan prenatal yoga secara teratur guna memperlancar dan meningkatkan kenyamanan proses persalinan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi pengaruh prenatal yoga terhadap kualitas tidur dan tingkat kecemasan ibu hamil di trimester akhir, karena stres dan gangguan tidur dapat memengaruhi kemajuan persalinan. Kedua, diperlukan studi yang mengamati efektivitas variasi durasi dan frekuensi latihan prenatal yoga dalam memengaruhi durasi persalinan, untuk menentukan protokol latihan optimal yang dapat direkomendasikan secara luas. Ketiga, penting untuk meneliti pengaruh prenatal yoga terhadap parameter kesehatan neonatus seperti skor APGAR dan adaptasi fisiologis bayi setelah lahir, guna memahami dampak holistik dari intervensi ini terhadap outcome persalinan dan kesehatan bayi. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan bukti lebih kuat mengenai manfaat prenatal yoga, baik bagi ibu maupun janin, serta membantu merancang program pendukung kehamilan yang lebih komprehensif di layanan kesehatan primer.

Read online
File size312.04 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test