POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)

Latar Belakang: Lactobacillus acidophilus adalah bakteri gram-positif yang berperan dalam perkembangan karies sekunder. Karies sekunder dapat dicegah dengan penggunaan cavity cleanser. Buah rambusa mengandung senyawa antibakteri yang berpotensi sebagai cavity cleanser. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain post-test only control group design. Kelompok perlakuan adalah ekstrak buah rambusa dengan konsentrasi 12,5%, 25%, 37,5%, dan 50% serta DMSO 10% sebagai kontrol negatif. Uji daya hambat dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer dengan media MRS-A. Analisis data dilakukan dengan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Mann-Whitney. Hasil: Rata-rata diameter zona hambat terbesar adalah 5,30 ± 0,83 mm yang dibentuk oleh ekstrak buah rambusa konsentrasi 50%, sedangkan rata-rata diameter zona hambat terkecil dibentuk oleh ekstrak konsentrasi 12,5% dan kontrol negatif sebesar 0 mm. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan nilai p < 0,05 artinya terdapat perbedaan signifikan antarkelompok perlakuan dan kontrol negatif.

Terdapat aktivitas daya hambat ekstrak buah rambusa (Passiflora foetida L.) terhadap pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus ATCC 4356 dengan zona hambat terbesar dibentuk oleh ekstrak buah rambusa konsentrasi 50%.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengisolasi senyawa-senyawa spesifik dalam ekstrak buah rambusa yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakterinya, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pengembangan cavity cleanser alami. Selain itu, studi in vivo pada model hewan atau manusia diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan ekstrak buah rambusa sebagai agen pencegah karies sekunder. Penelitian lanjutan juga dapat difokuskan pada formulasi ekstrak buah rambusa menjadi sediaan farmasi yang stabil dan mudah diaplikasikan, seperti gel atau larutan, serta menguji efektivitasnya dibandingkan dengan cavity cleanser komersial yang sudah ada. Terakhir, eksplorasi kombinasi ekstrak buah rambusa dengan bahan antibakteri alami lainnya dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitasnya dan memperluas spektrum aktivitasnya terhadap berbagai jenis bakteri penyebab karies.

  1. Kurva Pertumbuhan Isolat Bakteri Asam Laktat dari Saluran Pencernaan Itik Lokal Asal Aceh | Jurnal Peternakan... jpi.faterna.unand.ac.id/index.php/jpi/article/view/718Kurva Pertumbuhan Isolat Bakteri Asam Laktat dari Saluran Pencernaan Itik Lokal Asal Aceh Jurnal Peternakan jpi faterna unand ac index php jpi article view 718
  2. Antibacterial Effectiveness Test of Potato Peel Ethanol Extract (Solanum tuberosum L.) against Lactobacillus... journal.ugm.ac.id/TradMedJ/article/view/81476Antibacterial Effectiveness Test of Potato Peel Ethanol Extract Solanum tuberosum L against Lactobacillus journal ugm ac TradMedJ article view 81476
  3. ANALISA FITOKIMIA DAN AKTIFITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BATANG, DAUN, KULIT BUAH DAN BUAH TANAMAN... ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/daltonjurnal/article/view/9343ANALISA FITOKIMIA DAN AKTIFITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL BATANG DAUN KULIT BUAH DAN BUAH TANAMAN ojs uniska bjm ac index php daltonjurnal article view 9343
  4. Antibacterial Effects of Flavonoids and Their Structure-Activity Relationship Study: A Comparative Interpretation.... mdpi.com/1420-3049/27/4/1149Antibacterial Effects of Flavonoids and Their Structure Activity Relationship Study A Comparative Interpretation mdpi 1420 3049 27 4 1149
Read online
File size341.87 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test