UNSURUNSUR
AGROSCIENCEAGROSCIENCEJagung manis (Zea mays L. saccharata Sturt) merupakan komoditas penting sebagai sumber pangan di Indonesia. Permintaan jagung manis terus meningkat, namun tidak diimbangi dengan peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Photosynthetic Bacteria dan Jadam Microbial Solution serta kombinasi perlakuan dari keduanya. Penelitian dilakukan di Desa Bojong, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur pada Maret-Juni 2024 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 4 taraf perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan P0J1 (PSB kontrol dan JMS 1:4) berpengaruh terhadap tinggi tanaman dengan rata-rata 22.91cm, dan kombinasi perlakuan P3J1 (PSB 15 ml/l dan JMS 1:4) memberikan hasil terbaik pada parameter bobot basah tongkol dengan nilai rata-rata 324 gram.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Photosynthetic Bacteria (PSB) dan Jadam Microbial Solution (JMS) secara individual tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan bobot basah tongkol tanaman jagung manis.Namun, kombinasi perlakuan PSB dan JMS menunjukkan pengaruh positif terhadap tinggi tanaman pada minggu ke-2 dan bobot basah tongkol, dengan kombinasi P0J1 (PSB kontrol dan JMS 1.91cm dan kombinasi P3J1 (PSB 15 ml/l dan JMS 1.4) menghasilkan bobot basah tongkol rata-rata 324 gram.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi dosis dan interval aplikasi kombinasi Photosynthetic Bacteria (PSB) dan Jadam Microbial Solution (JMS) untuk memaksimalkan pertumbuhan dan hasil panen jagung manis. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kombinasi ini terhadap kualitas hasil panen, seperti kadar gula dan kandungan nutrisi pada tongkol jagung. Penelitian juga dapat diperluas untuk menguji efektivitas kombinasi PSB dan JMS pada varietas jagung manis yang berbeda serta pada berbagai jenis tanah untuk mendapatkan rekomendasi yang lebih spesifik dan adaptif. Terakhir, penting untuk menginvestigasi mekanisme interaksi antara PSB dan JMS dalam meningkatkan ketersediaan nutrisi dan aktivitas mikroba tanah, sehingga dapat dirancang strategi pemupukan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
| File size | 345.3 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDIRAUNDIRA Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan kreativitas dalam mengolah sampah limbah plastik serta membuka peluang wirausaha dan menciptakanKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan kreativitas dalam mengolah sampah limbah plastik serta membuka peluang wirausaha dan menciptakan
UNDIRAUNDIRA Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap sampah sehingga bermanfaat secara sosial, ekonomi, danKegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap sampah sehingga bermanfaat secara sosial, ekonomi, dan
BERUGAKBACABERUGAKBACA Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memanfaatkan sampah anorganikKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memanfaatkan sampah anorganik
ITENASITENAS Dengan membuat sabun menggunakan limbah minyak, masyarakat tidak hanya mengurangi pencemaran tanah dan air, namun juga memperoleh manfaat ekonomi dan sosial.Dengan membuat sabun menggunakan limbah minyak, masyarakat tidak hanya mengurangi pencemaran tanah dan air, namun juga memperoleh manfaat ekonomi dan sosial.
ITENASITENAS Adanya perkembangan di berbagai sektor membuat aktivitas masyarakat bertambah dan peningkatan jumlah hasil buangan makin meningkat. Buangan sampah iniAdanya perkembangan di berbagai sektor membuat aktivitas masyarakat bertambah dan peningkatan jumlah hasil buangan makin meningkat. Buangan sampah ini
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Dari hasil Penelitian di dapat hasil sebagai berikut sampah organik: 0,208 Kg/Org/Hr (56%), An-organik: 0,128 Kg/Org/Hr (35%), Residu dan B3: 0,033 Kg/Org/HrDari hasil Penelitian di dapat hasil sebagai berikut sampah organik: 0,208 Kg/Org/Hr (56%), An-organik: 0,128 Kg/Org/Hr (35%), Residu dan B3: 0,033 Kg/Org/Hr
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu rumah tangga untuk melakukan pemilahan sampah secara mandiri dan mengetahui pemanfaatan sampah rumah tangga. WargaKegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu rumah tangga untuk melakukan pemilahan sampah secara mandiri dan mengetahui pemanfaatan sampah rumah tangga. Warga
UNRAMUNRAM Permasalahan yang saat ini dihadapi oleh desa yaitu permasalahan lingkungan, hal ini disebabkan karena kurangnya tingkat kesadaran masyarakat tentang pengelolaanPermasalahan yang saat ini dihadapi oleh desa yaitu permasalahan lingkungan, hal ini disebabkan karena kurangnya tingkat kesadaran masyarakat tentang pengelolaan
Useful /
UNRAMUNRAM Sosialisasi tentang konsep Rumah Pangan Lestari dan perawatan tanaman hortikultura berhasil menambah pemahaman masyarakat mengenai cara perawatan tanamanSosialisasi tentang konsep Rumah Pangan Lestari dan perawatan tanaman hortikultura berhasil menambah pemahaman masyarakat mengenai cara perawatan tanaman
UIIUII Implikasinya, baik negara asal maupun negara tuan rumah perlu fokus pada stabilitas kebijakan dan pemanfaatan koneksi sosial untuk mengurangi dampak negatifImplikasinya, baik negara asal maupun negara tuan rumah perlu fokus pada stabilitas kebijakan dan pemanfaatan koneksi sosial untuk mengurangi dampak negatif
POLIBANPOLIBAN Hasil penelitian menyimpulkan bahwa skor Usability pada website SIP Bro memperoleh hasil sebesar 61,071 yang termasuk kategori Ok, diperkuat dengan nilaiHasil penelitian menyimpulkan bahwa skor Usability pada website SIP Bro memperoleh hasil sebesar 61,071 yang termasuk kategori Ok, diperkuat dengan nilai
UNRAMUNRAM Kehadiran mahasiswa KKN Tematik bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terkait bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi dalam bentuk penguasaanKehadiran mahasiswa KKN Tematik bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terkait bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi dalam bentuk penguasaan