UMGUMG

E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan InformatikaE-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika

Akuarium, yaitu sebuah kaca yang dibuat sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai habitat buatan untuk ikan mas koki. Akuarium akan dibuat senyaman mungkin untuk ditinggali ikan agar tidak mudah mengalami stres dan mati. Permasalahan yang sering dialami oleh pemilik akuarium, pemilik masih banyak yang belum memperhatikan kondisi dalam lingkungan akuarium yaitu PH air, suhu, kekeruhan, kadar garam. Maka dibuat akuarium ini dengan menggunakan sensor PH air, sensor suhu, sensor kekeruhan dan sensor salinitas untuk melakukan pembacaan kualitas air kemudian diproses dalam ESP32 berdasarkan hasil dari pembacaan sensor tersebut akan ditampilkan di layar LCD dan dicatat di Google Spreadsheet. ESP32 akan memberi perintah kepada pompa untuk melarutkan larutan yang sudah disetting untuk menetralkan PH air 6,5-7,5 apabila air tersebut dalam kondisi basa atau asam. Ketika sensor suhu mencapai 25°C, heater akan menyala, tetapi ketika suhu di atas 30°C tidak ada aksi. Pompa juga akan menyala untuk mengatur kekeruhan air dan kadar garam air yang normal, dan akan mati jika air sudah dalam kondisi kekeruhan yang baik yaitu dibawah 10 NTU dan kondisi kadar garam yang baik yaitu 4 ppt. Sistem ini dapat memonitoring dan mengendalikan kulitas air secara realtime dan mampu memberikan notifikasi ketika kualitas air melebihi nilai setandar yang telah ditentukan. Dari kondisi diatas, dibuatlah alat dengan parameter kualitas air yang tercatat dengan baik, sehingga ikan tumbuh dengan baik dan tidak mengalami stres atau kematian.

Berfungsinya Google Spreadsheet sebagai pengujian dan hasil pengamatan, data hasil monitoring dan kontrol kualitas air akuarium tersebut berhasil disimpan di Google Spreadsheet dan tercatat dengan baik saat terjadi perubahan pada sensor.Pemberian larutan secara otomatis melalui pompa untuk menetralkan setiap terjadi perubahan pada sensor yang tidak sesuai nilai normalnya dan akan berhenti saat sudah mencapai nilai normalnya.Heater otomatis menyala saat nilai tidak sesuai dengan nilai normalnya dan akan berhenti saat suhu sudah mencapai nilai normalnya.Alat tersebut dapat memonitoring dan mengontrol kulitas air secara realtime dan mampu memberikan notifikasi ketika kualitas air melebihi nilai standar yang telah ditentukan.Dengan dibuatnya alat tersebut, parameter kualitas air tercatat dengan baik, sehingga ikan tumbuh dengan baik dan tidak mengalami stres atau kematian.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan sistem kontrol kualitas air yang lebih canggih dengan menambahkan fitur-fitur tambahan seperti sistem peringatan dini jika terjadi perubahan kualitas air yang signifikan, atau sistem otomatisasi yang dapat mengatur suhu, pH, dan kadar garam secara lebih presisi. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang efektivitas sistem kontrol kualitas air ini dalam meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan ikan mas koki. Apakah sistem ini dapat mengurangi tingkat stres dan kematian pada ikan? Bagaimana pengaruhnya terhadap kualitas air dan lingkungan akuarium secara keseluruhan? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam bidang budidaya ikan hias dan pengelolaan akuarium.

  1. Sistem Monitoring Kualitas Air Kolam Budidaya Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel Berbasis Protokol... jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/1292Sistem Monitoring Kualitas Air Kolam Budidaya Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel Berbasis Protokol jtiik ub ac index php jtiik article view 1292
  2. Estimasi Tingkat Keasaman Air Hujan (pH) Akibat Absorpsi Gas NO2 dan SO2 | Kurniawan | Jurnal Ilmu Lingkungan.... ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/19602Estimasi Tingkat Keasaman Air Hujan pH Akibat Absorpsi Gas NO2 dan SO2 Kurniawan Jurnal Ilmu Lingkungan ejournal undip ac index php ilmulingkungan article view 19602
Read online
File size379.18 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test