UMGUMG
ENIGMA: Engineering in Green MachineryENIGMA: Engineering in Green MachineryPembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) memiliki peranan penting dalam penyediaan energi listrik yang andal bagi masyarakat dan sektor industri. Salah satu komponen yang berpengaruh terhadap efisiensi termal sistem pembangkit adalah Low Pressure Heater (LPH), yang berfungsi memanaskan air umpan menggunakan panas dari uap ekstraksi turbin. Penelitian ini dilakukan pada LPH 4 Unit 4 di PT PLN Nusantara Power UP Gresik dengan tujuan untuk menilai kinerja alat berdasarkan standar ASME PTC 12.1, melalui analisis tiga parameter utama, yaitu Terminal Temperature Difference (TTD), Drain Cooler Approach (DCA), dan Temperature Rise (TR). Metode yang digunakan bersifat kuantitatif-deskriptif dengan pengumpulan data operasi selama bulan Juli hingga Agustus 2025. Hasil analisis menunjukkan nilai TTD aktual jauh lebih tinggi dari nilai commissioning, yang mengindikasikan penurunan efektivitas perpindahan panas. Sementara itu, nilai DCA dan TR masih mendekati nilai commissioning sehingga proses pemanasan dan pendinginan kondensat dapat dikatakan berjalan efisien. Penurunan kinerja pada TTD diduga dipengaruhi oleh faktor usia LPH, variasi beban operasi, serta pola pengambilan data yang belum optimal. Temuan ini menjadi masukan penting bagi pengelola PLTU dalam meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem melalui perawatan berkala dan optimalisasi metode pemantauan kinerja.
Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa hanya parameter TTD yang mengalami penyimpangan signifikan terhadap nilai commissioning, menandakan penurunan efektivitas perpindahan panas.Sementara nilai DCA dan TR masih berada dalam batas efisiensi yang sesuai standar ASME PTC 12.1, sehingga proses pemanasan dan pendinginan kondensat masih tergolong stabil dan efisien.Penurunan efisiensi terutama pada nilai TTD dipengaruhi oleh usia peralatan yang sudah lama beroperasi, perubahan pola beban produksi listrik yang dinamis, serta metode pengambilan data yang terbatas.Secara umum, sistem masih mampu mempertahankan kestabilan termal pada zona drain cooler dan peningkatan suhu air umpan, yang menunjukkan LPH masih handal dan struktur internalnya bekerja sesuai fungsi.Nilai TTD yang tinggi menjadi indikator adanya penumpukan kerak atau penurunan efisiensi perpindahan panas, sehingga kinerja perpindahan energi tidak maksimal.Diperlukan perbaikan metode pengambilan data, pembersihan tabung pemanas secara berkala, evaluasi teknis untuk penggantian atau rehabilitasi komponen lama, serta pengembangan sistem monitoring digital real-time untuk mendukung pengendalian efisiensi LPH secara berkelanjutan.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar fokus pada peningkatan akurasi dan kontinuitas pengambilan data operasional sesuai rekomendasi ASME PTC 12.1 mengenai kondisi steady state. Frekuensi pencatatan yang lebih sering dan terukur akan memberikan gambaran performa termal yang lebih representative terhadap kondisi aktual. Selain itu, penelitian lanjutan sebaiknya mencakup analisis fouling dan degradasi komponen secara periodik untuk memvalidasi penyebab utama kenaikan nilai TTD. Kajian lanjutan dengan model simulasi termodinamika atau pemantauan berbasis data real-time juga dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman terhadap perilaku perpindahan panas serta meminimalkan ketidakpastian hasil pengukuran.
| File size | 458.6 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMUMM Metode yang digunakan yaitu SHERPA untuk mengidentifikasi sumber bahaya sedangkan JSA digunakan untuk memberikan solusi atas masalah yang dihadapi perusahaan.Metode yang digunakan yaitu SHERPA untuk mengidentifikasi sumber bahaya sedangkan JSA digunakan untuk memberikan solusi atas masalah yang dihadapi perusahaan.
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Pertama, untuk membangun perancangan sistem keamanan pada sepeda motor menggunakan NodeMCU, perlu dilakukan desain sistem terlebih dahulu dalam bentukPertama, untuk membangun perancangan sistem keamanan pada sepeda motor menggunakan NodeMCU, perlu dilakukan desain sistem terlebih dahulu dalam bentuk
ARITEKINARITEKIN Roda gila pada porosnya harus dipasang bantalan gelinding dan dilakukan balancing sebelum digunakan. Dimensi perangkat trainer untuk shock breaker denganRoda gila pada porosnya harus dipasang bantalan gelinding dan dilakukan balancing sebelum digunakan. Dimensi perangkat trainer untuk shock breaker dengan
UMGUMG Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan pengukuran parameter operasi, termasuk tegangan, arus, dan frekuensi selama proses uji nyala, sinkronisasi,Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan pengukuran parameter operasi, termasuk tegangan, arus, dan frekuensi selama proses uji nyala, sinkronisasi,
UMGUMG Metode yang diterapkan meliputi observasi langsung, partisipasi dalam kegiatan teknis, serta analisis simulasi menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor.Metode yang diterapkan meliputi observasi langsung, partisipasi dalam kegiatan teknis, serta analisis simulasi menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor.
UMGUMG Berdasarkan hasil analisis keandalan pada sistem konveyor di Plant 2 PT X selama periode satu tahun, dapat disimpulkan bahwa nilai Availability konveyorBerdasarkan hasil analisis keandalan pada sistem konveyor di Plant 2 PT X selama periode satu tahun, dapat disimpulkan bahwa nilai Availability konveyor
STTWSTTW Selain itu, sistem HMD juga berperan penting dalam mengurangi kesalahan manusia (human error), meningkatkan keselamatan kerja operator, serta memperpanjangSelain itu, sistem HMD juga berperan penting dalam mengurangi kesalahan manusia (human error), meningkatkan keselamatan kerja operator, serta memperpanjang
TRILOGITRILOGI Hasil tersebut membuktikan bahwa sistem memiliki kinerja cepat, responsif, dan dapat diandalkan untuk aplikasi rumah tangga, khususnya di wilayah denganHasil tersebut membuktikan bahwa sistem memiliki kinerja cepat, responsif, dan dapat diandalkan untuk aplikasi rumah tangga, khususnya di wilayah dengan
Useful /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Biaya eksplorasi yang tinggi, juga biaya pada saat pengembangan menjadi kendala investasi tersendiri, karena memerlukan biaya yang sangat besar. Dari komponenBiaya eksplorasi yang tinggi, juga biaya pada saat pengembangan menjadi kendala investasi tersendiri, karena memerlukan biaya yang sangat besar. Dari komponen
UMGUMG Berdasarkan ketiga parameter tersebut, diperoleh nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness) sebesar 11,73%, yang tergolong rendah dibandingkan standarBerdasarkan ketiga parameter tersebut, diperoleh nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness) sebesar 11,73%, yang tergolong rendah dibandingkan standar
UMGUMG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses manufaktur roll gilingan tebu menggunakan metode pengecoran logam di PT X. Roll gilingan tebu merupakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses manufaktur roll gilingan tebu menggunakan metode pengecoran logam di PT X. Roll gilingan tebu merupakan
RISETILMIAHRISETILMIAH Pendekatan konvensional seringkali mengabaikan variabilitas πΌπ, berujung pada desain suboptimal atau boros material. Penelitian ini menyajikan metodologiPendekatan konvensional seringkali mengabaikan variabilitas πΌπ, berujung pada desain suboptimal atau boros material. Penelitian ini menyajikan metodologi