UBHARAJAYAUBHARAJAYA
Jurnal Psikologi Atribusi : Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Psikologi Atribusi : Jurnal Pengabdian MasyarakatIntervensi psikososial ini bertujuan untuk meningkatkan perceived social support bagi remaja di panti asuhan melalui kegiatan yang membangun kebersamaan dan rasa saling mendukung. Salah satu luaran utama dari kegiatan ini adalah peningkatan perceived social support, yang akan diukur menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). MSPSS menilai dukungan dari tiga dimensi utama yaitu keluarga, teman, dan significant others. Jumlah partisipan dalam kegiatan ini sebanyak 34 subjek. Analisis pada kegiatan ini menggunakan Wilcoxon test. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat perceived social support saat pre-test dan post-test dengan nilai t sebesar 2,118 dengan signifikansi 0,010 (p<0,05). Tingkat perceived social support setelah mengikuti kegiatan lebih tinggi daripada sebelum mengikuti kegiatan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan tingkat perceived social support pada remaja.
Kegiatan intervensi psikososial terbukti secara signifikan meningkatkan tingkat dukungan sosial yang dirasakan remaja di panti asuhan, dengan rata-rata skor meningkat dari 61,15 menjadi 63,26 dan nilai p < 0,05.Proporsi remaja dengan kategori dukungan tinggi meningkat dari 58,8% menjadi 64,7%, dan tidak ada lagi yang berada pada kategori rendah setelah intervensi.Intervensi ini efektif dalam memperkuat hubungan sosial, rasa diterima, dan koneksi interpersonal di lingkungan panti asuhan.
Pertama, perlu diteliti apakah intervensi psikososial yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan selama satu tahun dapat menghasilkan peningkatan yang lebih besar dan bertahan lama dalam dukungan sosial remaja dibandingkan dengan intervensi singkat. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas kombinasi antara kegiatan kelompok dan pendekatan mentoring satu lawan satu antara remaja dengan pengasuh atau konselor dalam membangun kedekatan emosional dan memperkuat sistem pendukung internal di panti asuhan. Ketiga, perlu dikaji bagaimana pengaruh integrasi kegiatan pengembangan keterampilan hidup (life skills) seperti komunikasi, pengambilan keputusan, dan koping stres ke dalam intervensi psikososial terhadap penguatan identitas diri dan kesiapan remaja menghadapi transisi ke kehidupan mandiri setelah meninggalkan panti asuhan. Studi-studi ini dapat memperdalam pemahaman tentang komponen kunci yang membuat intervensi sosial menjadi lebih relevan, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan dinamis remaja di panti asuhan.
| File size | 492.06 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUDUNUD Penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan 51 responden river guide di 3 company rafting di Telaga Waja Karangasem Bali. Nilai mean usia respondenPenelitian ini menggunakan metode total sampling dengan 51 responden river guide di 3 company rafting di Telaga Waja Karangasem Bali. Nilai mean usia responden
ITSCIENCEITSCIENCE Adapun Keterbatasan dari penelitian ini adalah tidak memberikan pendekatan kuantitatif, sehingga belum memberikan gambaran peluang dan tantangan peranAdapun Keterbatasan dari penelitian ini adalah tidak memberikan pendekatan kuantitatif, sehingga belum memberikan gambaran peluang dan tantangan peran
UINSIUINSI Permasalahan yang dihadapi mencakup keterbatasan pemahaman guru tentang karakteristik ABK, kesulitan mengelola kelas inklusif, hambatan komunikasi, keterbatasanPermasalahan yang dihadapi mencakup keterbatasan pemahaman guru tentang karakteristik ABK, kesulitan mengelola kelas inklusif, hambatan komunikasi, keterbatasan
UnijoyoUnijoyo Additionally, this study focuses on presenting strategies in the form of solutions that can be applied to address these issues within the context of humanAdditionally, this study focuses on presenting strategies in the form of solutions that can be applied to address these issues within the context of human
UMPRUMPR Dalam penelitian kualitatif ini, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah dan wali kelas II, kemudian dianalisis untuk menilaiDalam penelitian kualitatif ini, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah dan wali kelas II, kemudian dianalisis untuk menilai
UMPRUMPR Di dalamnya terkandung harapan dan acuan keluhuran budi pekerti serta pandangan hidup masyarakat penuturnya, sehingga menjadi pentransfer nilai dari generasiDi dalamnya terkandung harapan dan acuan keluhuran budi pekerti serta pandangan hidup masyarakat penuturnya, sehingga menjadi pentransfer nilai dari generasi
UNUBLITARUNUBLITAR Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dampak dari pemberian intervensi konseling realitas WDEP. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP berjenis laki-lakiTujuan penelitian ini adalah untuk melihat dampak dari pemberian intervensi konseling realitas WDEP. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP berjenis laki-laki
UNUBLITARUNUBLITAR Metode penelitian ini menggunakan Literature Review, dengan cara mencari sumber data yang memiliki hubungan dengan tema Islamic psychotherapy yang diperolehMetode penelitian ini menggunakan Literature Review, dengan cara mencari sumber data yang memiliki hubungan dengan tema Islamic psychotherapy yang diperoleh
Useful /
169169 Lokat Mala leads to a process of self-cleaning when humans try to reflect on the balance of the relationship between God, humans and Nature. Stuart HallsLokat Mala leads to a process of self-cleaning when humans try to reflect on the balance of the relationship between God, humans and Nature. Stuart Halls
169169 Isu-isu seperti paternalisme, patriarki, dan hubungan persahabatan yang disajikan dalam adegan makan menunjukkan kepiawaiannya dalam memandang isu-isuIsu-isu seperti paternalisme, patriarki, dan hubungan persahabatan yang disajikan dalam adegan makan menunjukkan kepiawaiannya dalam memandang isu-isu
UMPRUMPR Beberapa pondok pesantren menghadapi kendala seperti kurangnya asrama permanen, akses jalan yang belum memadai, kesejahteraan pendidik, dan kekuranganBeberapa pondok pesantren menghadapi kendala seperti kurangnya asrama permanen, akses jalan yang belum memadai, kesejahteraan pendidik, dan kekurangan
UMPRUMPR Pendidikan berperan penting dalam membentuk identitas kebangsaan melalui pendekatan interaktif dan kontekstual. Strategi penguatan nasionalisme perlu mencakupPendidikan berperan penting dalam membentuk identitas kebangsaan melalui pendekatan interaktif dan kontekstual. Strategi penguatan nasionalisme perlu mencakup