UBHARAJAYAUBHARAJAYA
Abdi BharaAbdi BharaMasa remaja adalah masa ketika seorang individu mengalami perubahan tubuh, emosi, minat, dan perilaku. Masa remaja sangat rentan mengalami masalah psikososial yang timbul sebagai akibat dari perubahan sosial seperti kenakalan remaja. Kenakalan remaja berupa perkelahian antar pelajar, penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, perjudian, genk motor, dan sebagainya. Kenakalan remaja merupakan suatu penyimpangan sosial karena kegagalan individu atau kelompok untuk mengidentifikasikan diri. Penyimpangan sosial merupakan bentuk perbuatan yang mengabaikan nilai dan norma yang melanggar dan bertentangan dengan aturan-aturan hukum. Perilaku menyimpang dapat terjadi di lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, dan lingkungan masyarakat. Faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja adalah sikap mental yang tidak sehat, keluarga yang tidak harmonis, pelampiasan rasa kecewa, kemiskinan, dan pergaulan yang buruk. Upaya pencegahan terjadinya kenakalan remaja dapat dilakukan dengan tindakan pencegahan (preventif), penindakan (represif), penyembuhan (kuratif), dan pemulihan (rehabilitatif). Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum di Yayasan Rosyidaturrohmah Boarding School Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi yang secara langsung berinteraksi dengan para siswa pesantren tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai upaya pencegahan kenakalan remaja di sekolah, komunitas, dan masyarakat serta aspek hukum mengenai kenakalan remaja sehingga para siswa menyadari perbuatan kenakalan remaja dapat dikenakan sanksi agar lebih berhati-hati dalam pergaulan. Hasil kegiatan dibuat dan didokumentasikan dalam bentuk laporan pelaksanaan serta dimuat dalam jurnal ilmiah agar dapat memberikan manfaat di bidang akademis dan dalam tataran praktis.
Masalah kenakalan remaja perlu mendapat perhatian dan penanganan khusus dari berbagai pihak karena remaja adalah investasi masa depan dan penerus generasi bangsa.Beberapa cara yang dapat dilakukan dalam upaya mencegah meningkatnya masalah yang terjadi pada remaja adalah peran penting orang tua dalam menanamkan pola asuh yang baik kepada anak sejak dini, menanamkan nilai agama dan moral, menjalin komunikasi yang baik antara anak dan orang tua, serta kerja sama yang baik dengan guru.Selain orang tua dan guru, pemerintah dan masyarakat juga memiliki peran penting untuk menghidupkan dan mengembalikan kurikulum pendidikan moral dan budi pekerti, serta menegakkan hukum dan peraturan yang tegas terhadap terjadinya kenakalan remaja.
Berdasarkan latar belakang penelitian mengenai kenakalan remaja, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program bimbingan konseling di sekolah dalam mencegah kenakalan remaja, dengan fokus pada pendekatan yang melibatkan orang tua dan masyarakat sekitar. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang paling berkontribusi terhadap kenakalan remaja di wilayah perkotaan, seperti pengaruh media sosial dan lingkungan pergaulan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan perspektif remaja yang terlibat dalam kenakalan, serta faktor-faktor yang mendorong mereka untuk berubah dan kembali ke jalur yang positif. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat dirumuskan program intervensi yang lebih efektif dan terarah dalam mencegah dan menangani kenakalan remaja, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi perkembangan remaja.
| File size | 568.1 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JOTIKAJOTIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pupuk kompos di Desa Raut Bosi sangat besar, dengan masyarakat yang telah memahami manfaatnya dan aktif dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pupuk kompos di Desa Raut Bosi sangat besar, dengan masyarakat yang telah memahami manfaatnya dan aktif dalam
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Penelitian ini bertujuan mengkaji pemikiran Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki dalam kitab Syaraf al-Ummah al-Muḥammadiyyah sebagai paradigmaPenelitian ini bertujuan mengkaji pemikiran Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki dalam kitab Syaraf al-Ummah al-Muḥammadiyyah sebagai paradigma
FHUKIFHUKI Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja merupakan masalah sosial yang semakin serius, karena tidak hanya mengancam kesehatan fisik dan mental tetapiPenyalahgunaan narkotika di kalangan remaja merupakan masalah sosial yang semakin serius, karena tidak hanya mengancam kesehatan fisik dan mental tetapi
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian penerapan teori pemidanaan dalam Putusan Nomor 1/Pid. Sus-Anak/2025/PN Pwk, dengan fokus pada perlindunganPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian penerapan teori pemidanaan dalam Putusan Nomor 1/Pid. Sus-Anak/2025/PN Pwk, dengan fokus pada perlindungan
STIKKENDALSTIKKENDAL Kedua, penguatan nilai akhlak yang ditanamkan melalui keteladanan guru, pembiasaan sikap sopan santun, kedisiplinan, serta penghormatan kepada orang tuaKedua, penguatan nilai akhlak yang ditanamkan melalui keteladanan guru, pembiasaan sikap sopan santun, kedisiplinan, serta penghormatan kepada orang tua
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Simpulan: Remaja tahap tengah memiliki pengetahuan tertinggi, dan perempuan lebih memahami pencegahan DM dibanding laki-laki. Berdasarkan hasil temuanSimpulan: Remaja tahap tengah memiliki pengetahuan tertinggi, dan perempuan lebih memahami pencegahan DM dibanding laki-laki. Berdasarkan hasil temuan
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat banyak contoh penerapanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat banyak contoh penerapan
UNTAGUNTAG Hasil analisis korelasi parsial menunjukkan bahwa konsep diri berkorelasi negatif dengan prokrastinasi akademik, sementara yang lain yakni stress tidakHasil analisis korelasi parsial menunjukkan bahwa konsep diri berkorelasi negatif dengan prokrastinasi akademik, sementara yang lain yakni stress tidak
Useful /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Program ini mampu memperkuat peran perpustakaan hukum sebagai pusat informasi akademik yang modern, efisien, dan mudah diakses. Hasilnya menciptakan fondasiProgram ini mampu memperkuat peran perpustakaan hukum sebagai pusat informasi akademik yang modern, efisien, dan mudah diakses. Hasilnya menciptakan fondasi
JMHSAJMHSA Penelitian ini menunjukkan bahwa Google Trends efektif digunakan untuk memetakan minat masyarakat terhadap layanan stimulasi motorik bayi. Pencarian babyPenelitian ini menunjukkan bahwa Google Trends efektif digunakan untuk memetakan minat masyarakat terhadap layanan stimulasi motorik bayi. Pencarian baby
JMHSAJMHSA Perilaku seksual beresiko merupakan aktivitas seksual yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi menular seksual dan kehamilan tidak direncanakan.Perilaku seksual beresiko merupakan aktivitas seksual yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi menular seksual dan kehamilan tidak direncanakan.
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Perkawinan merupakan hak setiap manusia yang dibatasi oleh aturan perundang-undangan yang berlaku. Hak melaksanakan perkawinan di Indonesia diatur dalamPerkawinan merupakan hak setiap manusia yang dibatasi oleh aturan perundang-undangan yang berlaku. Hak melaksanakan perkawinan di Indonesia diatur dalam