PROVISIPROVISI
Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian MahasiswaJurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian MahasiswaThe concept of Loss Aversion, which is central to Prospect Theory, states that individuals feel psychologically greater pain from losses than pleasure from equivalent gains. This paper aims to systematically examine the influence of Loss Aversion on the formation of preferences and consumer decision-making in the context of dynamic digital markets. The method used is a systematic literature review of 30 national and international journals published between 1993 and 2023. The results of the study show that Loss Aversion is widely used by digital businesses through various tactics such as discount framing, free trials, money-back guarantees, limited stock notifications, and loyalty programs. These strategies effectively manipulate perceptions of risk and reward, accelerate the purchasing process, enhance customer retention, and influence brand loyalty. The findings also reveal variations in their impact based on product type, demographics, and culture. This research concludes that a deep understanding of Loss Aversion is not only important for digital marketers to design effective strategies, but also crucial for consumers and regulators to promote more rational and ethical consumer behavior in the digital ecosystem.
This literature review concludes that Loss Aversion plays a fundamental role in shaping consumer preferences and behavior in the digital market.Digital environments amplify the psychological effects of Loss Aversion through personalized notifications and real-time messaging.Understanding the interplay between Loss Aversion and other cognitive biases is crucial for developing effective marketing strategies and protecting consumers in the evolving digital ecosystem.
Future research should investigate the combined effects of Loss Aversion with other cognitive biases, such as the endowment effect and scarcity heuristic, to gain a more holistic understanding of consumer decision-making in digital contexts. Further studies could explore how cultural differences moderate the impact of Loss Aversion on consumer behavior, particularly in emerging markets like Indonesia, where collectivist values may influence responses to marketing tactics. Finally, research is needed to develop and evaluate interventions aimed at enhancing consumers awareness of Loss Aversion-based marketing strategies, empowering them to make more informed and rational purchasing decisions, and promoting ethical marketing practices within the digital landscape. These investigations should consider the role of digital literacy and regulatory frameworks in mitigating the potential negative consequences of exploiting cognitive biases.
| File size | 400.54 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Penelitian ini menemukan bahwa hubungan Molly dengan Ray, seorang anak dengan trauma emosional, menjadi katalis bagi pertumbuhan emosinya, mencerminkanPenelitian ini menemukan bahwa hubungan Molly dengan Ray, seorang anak dengan trauma emosional, menjadi katalis bagi pertumbuhan emosinya, mencerminkan
UPI YAIUPI YAI Ketika Samsung melakukan inovasi atau perubahan signifikan pada fitur atau teknologi, konsumen menjadi lebih tertarik dan berminat untuk membeli produkKetika Samsung melakukan inovasi atau perubahan signifikan pada fitur atau teknologi, konsumen menjadi lebih tertarik dan berminat untuk membeli produk
UPI YAIUPI YAI Kartika menggambarkan sebagai seorang anak yang sejak kecil menyaksikan ketidakadilan yang menimpa ayahnya. Tetapi pada saat dewasa, ia tumbuh menjadiKartika menggambarkan sebagai seorang anak yang sejak kecil menyaksikan ketidakadilan yang menimpa ayahnya. Tetapi pada saat dewasa, ia tumbuh menjadi
UPI YAIUPI YAI Kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam menyusun strategi, tetapi juga dipengaruhi oleh karakter yang terbentuk melalui pengalaman hidup.Kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam menyusun strategi, tetapi juga dipengaruhi oleh karakter yang terbentuk melalui pengalaman hidup.
UPI YAIUPI YAI Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan PLS (Patrial Least Squares) dengan program SmartPLS versi 4.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan PLS (Patrial Least Squares) dengan program SmartPLS versi 4.
UPI YAIUPI YAI Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi, yaitu melalui peninjauan adegan, dialog, serta simbolPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi, yaitu melalui peninjauan adegan, dialog, serta simbol
UPI YAIUPI YAI Dengan memeriksa secara mendalam alur cerita, dialog, dan adegan-adegan kunci, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana kompetensi emosional termasukDengan memeriksa secara mendalam alur cerita, dialog, dan adegan-adegan kunci, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana kompetensi emosional termasuk
UPI YAIUPI YAI Nilai-nilai kepemimpinan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 16, yaitu perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.Nilai-nilai kepemimpinan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 16, yaitu perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.
Useful /
UPI YAIUPI YAI Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melalui observasi berulang terhadap enam adegan kunci film dan studi pustaka literatur relevan. AnalisisMetode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melalui observasi berulang terhadap enam adegan kunci film dan studi pustaka literatur relevan. Analisis
UPI YAIUPI YAI Kesimpulannya, gaya kepemimpinan demokratis yang ditunjukkan Piko menegaskan bahwa kepemimpinan efektif memerlukan keseimbangan antara partisipasi, keterbukaan,Kesimpulannya, gaya kepemimpinan demokratis yang ditunjukkan Piko menegaskan bahwa kepemimpinan efektif memerlukan keseimbangan antara partisipasi, keterbukaan,
UPI YAIUPI YAI Temuan tersebut menegaskan peran film sebagai alat refleksi dan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental, kesetaraan gender, danTemuan tersebut menegaskan peran film sebagai alat refleksi dan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental, kesetaraan gender, dan
4141 Jumlah kasus ISK adalah 65 kasus. Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian ISK adalah lama rawat, usia, dan jenis kelamin dengan nilai p sebesar 31,4%.Jumlah kasus ISK adalah 65 kasus. Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian ISK adalah lama rawat, usia, dan jenis kelamin dengan nilai p sebesar 31,4%.