AREAIAREAI

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan IndonesiaJurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia

Penelitian ini mengkaji pengaruh dari variabel Upah Minimum Provinsi (UMP), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), dan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) terhadap Kesempatan Kerja (TKK) di 20 provinsi dengan tercatat jumlah penduduk terbanyak di Indonesia periode 2017-2024. Penelitian memilih pendekatan kuantitatif dengan data panel yang dimana diambil dari Badan Pusat Statistik dan dianalisis menggunakan Fixed Effect Model didasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Pada hasil akhir penelitian memperlihatkan bahwa UMP berpengaruh negatif serta signifikan terhadap TKK, yang berarti kenaikan upah tanpa peningkatan produktivitas dapat menurunkan daya serap tenaga kerja. Sebaliknya, TPAK memiliki pengaruh positif serta signifikan terhadap TKK, mencerminkan bahwa semakin tinggi keterlibatan penduduk usia kerja dalam kegiatan ekonomi, semakin besar peluang kerja yang tercipta. LPP menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan. Uji F menyatakan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap TKK. Hasil ini menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan upah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan perencanaan kependudukan dalam mendukung penciptaan kesempatan kerja yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah dengan tekanan demografis tinggi.

Melalui hasil estimasi model Fixed Effects terhadap data 20 provinsi terpadat penduduk pada periode 2017-2024, telah diperoleh hubungan variabel Upah Minimum Provinsi (UMP), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), dan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) terhadap Tingkat Kesempatan Kerja (TKK).Variabel Upah Minimum Provinsi (UMP) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Kesempatan Kerja (TKK), artinya kenaikan upah minimum tanpa diimbangi dengan produktivitas dan penciptaan lapangan kerja dapat memberikan tekanan pada pasar tenaga kerja.Selanjutnya, variabel Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) berpengaruh positif kuat terhadap TKK, artinya semakin tinggi keterikatan angkatan kerja maka semakin banyak pula prospek kerja yang tersedia.Sebaliknya, Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) berpengaruh negatif kuat terhadap TKK, artinya pertumbuhan penduduk yang tinggi tanpa menyerap tenaga kerja yang berkualitas dapat meningkatkan jumlah pengangguran.

Berdasarkan temuan penelitian, kebijakan pemerintah dalam menetapkan Upah Minimum Provinsi harus bersifat inklusif, fokus pada peningkatan produktivitas dan kapasitas pasar untuk menyerap tenaga kerja. Dengan demikian, kenaikan upah dapat meningkatkan kesejahteraan tanpa membatasi kesempatan kerja. Oleh karena itu, kebijakan pengupahan harus didukung oleh program pelatihan vokasi, insentif pada industri padat karya, dan usaha kecil menengah (UKM). Investasi dalam pengembangan industri dan ekonomi kreatif juga harus diutamakan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan partisipasi angkatan kerja. Sedangkan pengendalian laju pertumbuhan penduduk perlu diimbangi dengan strategi pembangunan sumber daya manusia dan pengembangan infrastruktur ekonomi. Pemerintah harus mengintegrasikan kebijakan kependudukan dengan perencanaan pendidikan dan pelatihan kerja dengan tepat supaya pertumbuhan penduduk dapat menjadi bonus demografi yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, untuk mewujudkan pasar tenaga kerja yang inklusif, dinamis, dan berkeadilan, kebijakan ekonomi dan sosial harus saling melengkapi.

  1. FAKTOR INTERNAL PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PULAU JAWA | Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan (JIAKu).... ejournal.stiesia.ac.id/jiaku/article/view/6787FAKTOR INTERNAL PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PULAU JAWA Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan JIAKu ejournal stiesia ac jiaku article view 6787
  2. Validate User. validate user sorry experiencing unusual traffic time please help us confirm robot take... emerald.com/crawlprevention/governor?content=/HTTPHandlers/UrlRedirectHandler.ashx?request=nowpublishersarticle&journal=ftmic&doisuffix=015Validate User validate user sorry experiencing unusual traffic time please help us confirm robot take emerald crawlprevention governor content HTTPHandlers UrlRedirectHandler ashx request nowpublishersarticle journal ftmic doisuffix 015
  3. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA AKTIF DI INDONESIA | SABANA: Jurnal... journal.literasisains.id/index.php/sabana/article/view/3344FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA AKTIF DI INDONESIA SABANA Jurnal journal literasisains index php sabana article view 3344
  4. PENGARUH UPAH MINIMUM PROVINSI, INVESTASI DAN PDRB TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA | Jurnal... doi.org/10.22219/jie.v4i1.9482PENGARUH UPAH MINIMUM PROVINSI INVESTASI DAN PDRB TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA Jurnal doi 10 22219 jie v4i1 9482
  5. One moment, please.... one moment please wait request verified jcs.greenpublisher.id/index.php/jcs/article/view/237One moment please one moment please wait request verified jcs greenpublisher index php jcs article view 237
Read online
File size1.27 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test