UNTARUNTAR
Jurnal ProvitaeJurnal ProvitaePenelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa, yang berdampak negatif terhadap prestasi akademik. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh regulasi diri, lingkungan sejawat, dan task aversiveness terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku prokrastinasi agar dapat diterapkan dalam pengembangan strategi pencegahan. Variabel yang diteliti meliputi regulasi diri, yang didefinisikan sebagai kemampuan mahasiswa dalam mengelola proses pembelajaran mereka sendiri; lingkungan sejawat, yang mencakup interaksi dan dukungan di antara teman-teman; serta task aversiveness, yang merujuk pada persepsi negatif terhadap tugas. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari 45 pernyataan, yang disebarkan secara online kepada 106 responden menggunakan metode simple random sampling. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis regresi untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi diri dan lingkungan sejawat tidak berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik, sementara task aversiveness terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini menekankan perlunya perhatian terhadap faktor task aversiveness dalam upaya mengurangi prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa.
Prokrastinasi akademik mahasiswa tidak dipengaruhi secara signifikan oleh regulasi diri.Lingkungan sejawat juga tidak memberikan dampak signifikan terhadap prokrastinasi akademik.Namun, task aversiveness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik, artinya semakin tinggi keengganan terhadap tugas, semakin besar kemungkinan mahasiswa menunda tugas akademik.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lintas program studi dan universitas untuk melihat apakah pengaruh task aversiveness terhadap prokrastinasi akademik bersifat umum atau spesifik pada kelompok tertentu, mengingat keterbatasan sampel dalam penelitian ini yang hanya fokus pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Kedua, penelitian longitudinal dapat dikembangkan untuk mengamati perubahan perilaku prokrastinasi dari waktu ke waktu, terutama saat mahasiswa menghadapi tugas dengan tingkat kesulitan dan kebosanan yang berbeda, agar dapat dipahami bagaimana persepsi tugas memengaruhi penundaan secara dinamis. Ketiga, perlu dikaji peran variabel-variabel seperti motivasi intrinsik, stres akademik, dan manajemen waktu sebagai mediator atau moderator antara task aversiveness dan prokrastinasi akademik, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih tepat guna, seperti pelatihan pengelolaan tugas yang membosankan atau program peningkatan motivasi belajar. Ketiga saran ini saling melengkapi untuk memperdalam pemahaman tentang akar penyebab prokrastinasi dan mengembangkan strategi pencegahan yang lebih komprehensif. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan pendekatan mixed methods agar data kualitatif dapat menjelaskan konteks di balik angka-angka kuantitatif. Fokus pada pengembangan modul intervensi berbasis temuan empiris juga penting untuk menerjemahkan hasil penelitian ke dalam praktik nyata di lingkungan kampus. Dengan pendekatan yang lebih luas, sistematis, dan holistik, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih efektif dalam mengatasi prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa.
- Pengaruh Self Regulated Learning Dan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa |... doi.org/10.18860/jmpi.v5i1.7850Pengaruh Self Regulated Learning Dan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa doi 10 18860 jmpi v5i1 7850
- Task Aversiveness Sebagai Prediktor Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa | Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran.... doi.org/10.30605/jsgp.3.1.2020.242Task Aversiveness Sebagai Prediktor Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran doi 10 30605 jsgp 3 1 2020 242
| File size | 222.45 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNZAHUNZAH Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa efisiensi diri dan dukungan sosial berkontribusi signifikan terhadap aliran akademik. Namun, variabel motivasiSelain itu, penelitian ini menemukan bahwa efisiensi diri dan dukungan sosial berkontribusi signifikan terhadap aliran akademik. Namun, variabel motivasi
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Hasil menunjukkan perubahan positif pada pola bahasa internal mahasiswa, regulasi emosi, dan motivasi akademik. Mahasiswa menunjukkan peningkatan kepercayaanHasil menunjukkan perubahan positif pada pola bahasa internal mahasiswa, regulasi emosi, dan motivasi akademik. Mahasiswa menunjukkan peningkatan kepercayaan
YANAYANA Analisis regresi menunjukkan bahwa dukungan orang tua menjelaskan 17,5% variasi dalam hasil akademik mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan emosional,Analisis regresi menunjukkan bahwa dukungan orang tua menjelaskan 17,5% variasi dalam hasil akademik mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan emosional,
ALFARABIALFARABI Berpartisipasi aktif dalam organisasi kemahasiswaan adalah cara strategis untuk mengembangkan potensi diri secara ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatanBerpartisipasi aktif dalam organisasi kemahasiswaan adalah cara strategis untuk mengembangkan potensi diri secara ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan
STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI Untuk mengukur motivasi akademik, digunakan instrumen Academic Motivation Scale (AMS), sedangkan informasi mengenai IPK diperoleh dari data akademik mahasiswa.Untuk mengukur motivasi akademik, digunakan instrumen Academic Motivation Scale (AMS), sedangkan informasi mengenai IPK diperoleh dari data akademik mahasiswa.
UNISAPUNISAP Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan field research. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan regulasi diri yang dilakukanPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan field research. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan regulasi diri yang dilakukan
UNTAGUNTAG (2) Rata-rata (mean) prokrastinasi pada mahasiswa yang belajar dengan kurikulum teacher center learning adalah 35,4933 dengan standar deviasi 5,21270 sedangkan(2) Rata-rata (mean) prokrastinasi pada mahasiswa yang belajar dengan kurikulum teacher center learning adalah 35,4933 dengan standar deviasi 5,21270 sedangkan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Dari kelima faktor yang diteliti hanya kepemimpinan (p-value 0,043, R = 0,976) dan kebijakan disiplin (p-value 0,049, R = 0,775), yang secara signifikanDari kelima faktor yang diteliti hanya kepemimpinan (p-value 0,043, R = 0,976) dan kebijakan disiplin (p-value 0,049, R = 0,775), yang secara signifikan
Useful /
UNTARUNTAR Dari 29 butir soal, hanya 18 butir yang lolos uji reliabilitas, dan analisis faktor menunjukkan struktur dimensi yang berbeda dari temuan sebelumnya. HasilDari 29 butir soal, hanya 18 butir yang lolos uji reliabilitas, dan analisis faktor menunjukkan struktur dimensi yang berbeda dari temuan sebelumnya. Hasil
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Berdasarkan data-data yang telah diambil dalam penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan yaitu perangkat yang dibuat dapat monitoring serta pengendalianBerdasarkan data-data yang telah diambil dalam penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan yaitu perangkat yang dibuat dapat monitoring serta pengendalian
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Metode pengembangan yang digunakan NDLC. Pengumpulan data yaitu metode wawancara, observasi, studi jaringan menggunakan Topologi Star, sistem simulasiMetode pengembangan yang digunakan NDLC. Pengumpulan data yaitu metode wawancara, observasi, studi jaringan menggunakan Topologi Star, sistem simulasi
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Faktor predisposisi seperti lama kerja, umur, tingkat pendidikan, sikap, dan pengetahuan berhubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan APD. FaktorFaktor predisposisi seperti lama kerja, umur, tingkat pendidikan, sikap, dan pengetahuan berhubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan APD. Faktor