UNTAGUNTAG

Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi Indonesia

Prokrastinasi adalah tindakan penundaan yang berulang-ulang secara sengaja dan mengerjakan pekerjaan lain yang tidak diperlukan. Prokrastinya banyak dialami oleh mahasiswa dan berpengaruh terhadap hasil belajar sehingga penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa ditinjau dari metode pembelajaran yang digunakan oleh dosen. Metode pembelajaran yang dimaksud dalam penelitian ini adalah Teacher Centered Learning (TCL) dan Student CenteredLlearning (SCL). Subjek dalam penelitian ini sebanyak 150 mahasiswa yang diambil secara purposive sampling, 75 subjek adalah mahasiswa yang mendapat metode TCL dan 75 subjek adalah mahasiswa yang mendapat metode SCL. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala prokrastinasi. Skala Prokrastinasi terdiri dari 16 item yang memiliki validitas ≥ 0.03 dengan reliabilitas sebesar 0,805. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya perbedaan prokrastinasi akademik antara mahasiswa yang memperoleh metode pembelajaran TCL dengan mahasiswa yang memperoleh metode pembelajaran SCL.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.(1) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara prokrastinasi pada mahasiswa yang belajar dengan kurikulum teacher centered learning dan student centered learning.(2) Rata-rata (mean) prokrastinasi pada mahasiswa yang belajar dengan kurikulum teacher center learning adalah 35,4933 dengan standar deviasi 5,21270 sedangkan rata-rata (mean) prokrastinasi pada mahasiswa yang belajar dengan kurikulum student center learning adalah 33,2667 dengan standar deviasi 5,19182.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik pada mahasiswa, seperti jenis kelamin, kegiatan lain di luar kuliah, dan karakteristik pribadi. (2) Menganalisis dampak prokrastinasi terhadap hasil belajar dan prestasi akademik mahasiswa, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengurangi prokrastinasi. (3) Meneliti efektivitas intervensi atau program-program yang bertujuan mengurangi prokrastinasi akademik, seperti pelatihan manajemen waktu, pengembangan keterampilan belajar, atau pendekatan-pendekatan inovatif dalam pembelajaran.

Read online
File size260.12 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test