TRISAKTITRISAKTI

Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan LokalJurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal

Dalam merespon perkembangan situasi pasar dan konsumen, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bakso Goyang Lidah Krian menghadapi kendala dalam memperluas pasar dan meningkatkan penjualan, dengan pencapaian target hanya 60-70% dari 100 porsi per hari. Untuk membantu mitra Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam menemukan solusi terhadap permasalahan tersebut, dilakukan program pendampingan. Pendampingan yang dilakukan dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan penguasaan mitra terhadap media sosial yang dilakukan untuk meningkatkan eksposur digital melalui pembuatan akun media sosial (Instagram, TikTok, Facebook, dan Twitter), pembuatan logo, foto produk, konten, dan rebranding kemasan. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan dan pelatihan. Pemahaman kondisi eksisting mitra dilakukan melalui wawancara, diskusi, dan pelaksanaan program. Hasil yang didapat dari pelaksanaan program (PkM) menunjukkan peningkatan pemahaman pemilik UMKM tentang media sosial, penggunaan aplikasi editing, serta peningkatan jumlah pengikut dan jangkauan media sosial. Evaluasi menunjukkan respons positif konsumen dan peningkatan penjualan. Pendampingan ini berhasil membantu Bakso Goyang Lidah memperoleh keunggulan kompetitif di pasar kuliner lokal.

Kegiatan pendampingan media sosial berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemilik UMKM dalam penggunaan media sosial untuk pemasaran.Pembuatan akun di berbagai platform dan konten menarik telah memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan jumlah pengikut dan respons positif dari konsumen.Pemanfaatan aplikasi editing sederhana juga mendukung pembuatan konten yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Pertama, perlu diteliti efektivitas kolaborasi dengan mikro influencer lokal dalam meningkatkan keterlibatan audiens dan konversi penjualan di kalangan konsumen muda di daerah Sidoarjo, dibandingkan dengan konten organik tanpa kolaborasi. Kedua, penting untuk mengkaji penerapan analitik media sosial sederhana oleh pelaku UMKM dalam mengenali preferensi konsumen dan menyesuaikan strategi konten secara berkala, termasuk seberapa besar peningkatan pemahaman mereka terhadap data dasar seperti jangkauan, tayangan, dan interaksi. Ketiga, perlu dieksplorasi model pelatihan lanjutan berbasis daring yang berkelanjutan guna menjaga konsistensi pengelolaan media sosial, dengan fokus pada frekuensi unggahan, variasi konten, dan keterampilan respons terhadap komentar pelanggan, agar UMKM mampu mandiri dalam jangka panjang.

  1. PENDAMPINGAN MEDIA SOSIAL PADA UMKM BAKSO “GOYANG LIDAH” KRIAN | Jurnal AKAL: Abdimas dan... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/kearifan/article/view/20755PENDAMPINGAN MEDIA SOSIAL PADA UMKM BAKSO AuGOYANG LIDAHAy KRIAN Jurnal AKAL Abdimas dan e journal trisakti ac index php kearifan article view 20755
Read online
File size831.76 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test