UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan KeamananJurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan

Ketergantungan game online saat ini menjadi permasalahan yang merambah lingkungan pendidikan, khususnya pada siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal orang tua dan guru BK dalam mengatasi siswa ketergantungan game online di SMPN 12 Tambun Selatan. Penelitian ini menggunakan konsep komunikasi interpersonal dan teori Johari Window dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal orang tua, guru BK, dan siswa didasari pada keterbukaan, empati, sikap positif, sikap suportif, dan kesamaan. Melalui komunikasi yang efektif, siswa dapat didukung dalam mengurangi ketergantungan game online.

Berdasarkan penelitian, komunikasi interpersonal antara orang tua dan guru BK memiliki peran penting dalam membantu mengatasi siswa yang mengalami ketergantungan game online.Faktor-faktor seperti kurangnya perhatian orang tua, kesepian, dan kurangnya kontrol diri siswa menjadi tantangan yang perlu diatasi.Sekolah perlu menjalankan program pendidikan rutin bagi siswa dan orang tua tentang dampak negatif ketergantungan game online, dan guru BK memerlukan pelatihan dalam pendekatan komunikasi yang lebih mendalam.Orang tua juga diharapkan lebih proaktif dan memperhatikan kebutuhan emosional siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor psikologis yang mendasari ketergantungan game online pada siswa SMP, seperti tingkat kecemasan, depresi, atau harga diri. Hal ini dapat membantu dalam merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program konseling yang melibatkan orang tua dan guru BK dalam mengurangi ketergantungan game online pada siswa. Pengukuran dapat dilakukan melalui kuesioner, observasi perilaku, atau data akademik siswa. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan perspektif siswa, orang tua, dan guru BK terkait dengan proses komunikasi dan intervensi dalam mengatasi ketergantungan game online. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih kaya tentang tantangan dan keberhasilan dalam mengatasi masalah ini. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan program pencegahan dan penanganan ketergantungan game online pada siswa SMP, serta meningkatkan kualitas komunikasi interpersonal antara orang tua dan guru BK.

  1. HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN ADIKSI GAME ONLINE | Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial. hubungan kontrol... doi.org/10.34005/spektra.v3i2.1309HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN ADIKSI GAME ONLINE Spektra Jurnal Ilmu ilmu Sosial hubungan kontrol doi 10 34005 spektra v3i2 1309
Read online
File size351.29 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test