UNESAUNESA
Journal of Exercise Physiology and Health SciencesJournal of Exercise Physiology and Health SciencesThe purpose of this study is to see how physiological components affect basic skills in the game of volleyball. This research focuses on the bottom passing technique for the last ten years. Exercise physiology is a field of science that studies how the body responds to exercise and physical activity. Therefore, it is very important to create a successful exercise program. Basic skills such as bottom passing in volleyball rely on physiological and technical understanding. The results of the analysis showed that physiological components such as muscle strength, durability, and coordination greatly affect the efficacy of the passing technique. In addition, this study emphasizes the role of biomechanics and physiological adaptation to exercise in improving athletes performance. Therefore, to improve performance on the field, coaches and athletes are advised to consider physiological aspects when creating a training program. It is hoped that these findings will provide new information about the advancement of science in the field of sports and about more effective volleyball training methods.
In conclusion, improving basic volleyball skills requires a deep understanding of the physiology of the sport.Research conducted thoroughly in this review literature shows that improving muscle strength, endurance, coordination, and understanding of biomechanics should be the main focus in volleyball training programs.Athletes can reduce the risk of injury during training and matches by following proper physiological protocols.Further research is needed to comprehensively understand the relationship between other physiological elements and volleyball techniques.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara faktor-faktor fisiologis lainnya, seperti respons hormonal dan variabilitas detak jantung, dengan performa spesifik dalam permainan bola voli. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan profil fisiologis pemain dengan tingkat keterampilan yang berbeda atau dalam kondisi pertandingan yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan yang dipersonalisasi berdasarkan karakteristik fisiologis individu pemain, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis serat otot dan kapasitas aerobik. Pendekatan ini berpotensi mengoptimalkan adaptasi pelatihan dan meningkatkan performa atlet secara keseluruhan. Terakhir, studi longitudinal diperlukan untuk melacak perubahan fisiologis pemain dari waktu ke waktu dan mengevaluasi efektivitas intervensi pelatihan jangka panjang dalam meningkatkan keterampilan dasar bola voli dan mencegah cedera, sehingga memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana fisiologi dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam praktik kepelatihan.
| File size | 894.49 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA Serta teori faktor kesadaran hukum oleh Soekanto yang memengaruhi kesadaran hukum, meliputi hukum, penegak hukum, sarana dan prasarana, masyarakat, danSerta teori faktor kesadaran hukum oleh Soekanto yang memengaruhi kesadaran hukum, meliputi hukum, penegak hukum, sarana dan prasarana, masyarakat, dan
UNESAUNESA Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil temuan menunjukkan SMA Negeri 1 Manyar telah melaksanakan kebijakanEdward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil temuan menunjukkan SMA Negeri 1 Manyar telah melaksanakan kebijakan
UNESAUNESA Penelitian ini menyoroti bahwa tidak ada protokol tunggal yang mendominasi di semua metrik kinerja. Pemilihan protokol harus disesuaikan dengan kebutuhanPenelitian ini menyoroti bahwa tidak ada protokol tunggal yang mendominasi di semua metrik kinerja. Pemilihan protokol harus disesuaikan dengan kebutuhan
UNESAUNESA It is hoped that the results of this study can be a guideline for coaches and athletes in formulating better training programs based on a deep physiologicalIt is hoped that the results of this study can be a guideline for coaches and athletes in formulating better training programs based on a deep physiological
UNESAUNESA Sistem keseimbangan bola dan balok (BBBS) secara luas diterapkan dalam teknik kendali untuk mengevaluasi dan mendemonstrasikan metode kendali karena sistemSistem keseimbangan bola dan balok (BBBS) secara luas diterapkan dalam teknik kendali untuk mengevaluasi dan mendemonstrasikan metode kendali karena sistem
UMMUMM Disarankan adopsi kotak pasir regulasi dan penerapan prinsip FEAT di Indonesia. Regulasi AI di sektor perbankan dan fintech menunjukkan perbedaan signifikanDisarankan adopsi kotak pasir regulasi dan penerapan prinsip FEAT di Indonesia. Regulasi AI di sektor perbankan dan fintech menunjukkan perbedaan signifikan
UNESAUNESA Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun HIIT efektif dalam meningkatkan kapasitas aerobik, adaptasi fisiologis tubuh terhadap latihan intensif lebih kompleksTemuan ini menunjukkan bahwa meskipun HIIT efektif dalam meningkatkan kapasitas aerobik, adaptasi fisiologis tubuh terhadap latihan intensif lebih kompleks
UNNESUNNES By incorporating these elements, curriculum developers can create adaptable programs that are effective throughout the entire learning process. This approachBy incorporating these elements, curriculum developers can create adaptable programs that are effective throughout the entire learning process. This approach
Useful /
UNESAUNESA The Shapiro-Wilk test is used in the normalcy test. Thirty students, split into two groups, made up the sample. Fifteen students in the first group hadThe Shapiro-Wilk test is used in the normalcy test. Thirty students, split into two groups, made up the sample. Fifteen students in the first group had
UMAUMA Penelitian ini memberikan bukti empiris yang kuat tentang pengaruh signifikan dimensi layanan transformatif terhadap kepuasan publik di Public ServicePenelitian ini memberikan bukti empiris yang kuat tentang pengaruh signifikan dimensi layanan transformatif terhadap kepuasan publik di Public Service
UMAUMA Temuan menunjukkan bahwa publicness BTJ terwujud dalam empat dimensi: (1) norma layanan yang berpusat pada keterbukaan dan penyuluhan, khususnya kepadaTemuan menunjukkan bahwa publicness BTJ terwujud dalam empat dimensi: (1) norma layanan yang berpusat pada keterbukaan dan penyuluhan, khususnya kepada
UMAUMA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, melibatkan 13 partisipanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, melibatkan 13 partisipan