ITNYITNY
KURVATEKKURVATEKTanah ekspansif ditemukan di beberapa lokasi di Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Keberadaan tanah ekspansif ini memiliki implikasi terhadap banyaknya kerusakan jalan di lokasi tersebut yang disebabkan oleh sifat mudah mengembang yang dimiliki oleh tanah ekspansif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan stabilisasi tanah ekspansif di lokasi penelitian dalam skala laboratorium. Tiga sampel tanah diambil di lokasi penelitian dan dilakukan analisis ukuran butir, kandungan mineralogi dan indeks plastisitas. Percobaan laboratorium penambahan batukapur dilakukan pada tiga perlakuan yaitu 2,5%, 5%, dan 7,5%. Hasil analisis distribusi ukuran butir menunjukkan bahwa persentase ukuran butir lempung yang rendah dan didominasi oleh ukuran butir lanau dan termasuk ke dalam golongan loam dan silt loam serta menunjukkan ketiga sampel memiliki gradasi yang cukup buruk. Hasil plotting nilai batas atterberg pada grafik plastisitas, sampel termasuk ke dalam kelompok CH (lempung plastisitas tinggi) dan CL (lempung plastisitas rendah). Analisis mineralogi menunjukkan bahwa sampel tanah tersusun atas mineral kaolinit dan monmorilonit. Kemudian, percobaan dengan melakukan penambahan batukapur pada tanah ekspansif dapat menurunkan nilai indeks plastisitas. Penurunan terbesar terjadi pada sampel dengan penambahan batukapur 7,5% yang memiliki nilai penurunan indeks plastisitas sebesar 51,23%. Berdasarkan hasil analisis laboratorium, penambahan batukapur pada tanah ekspansif dapat menstabilkan sifat plastisitas dari tanah ekspansif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakteristik tanah ekspansif di lokasi penelitian didominasi oleh ukuran butir lanau dengan gradasi yang buruk dan tersusun atas mineral kaolinit dan monmorilonit.Penambahan batukapur pada tanah ekspansif terbukti dapat menurunkan nilai batas cair dan meningkatkan batas plastis, sehingga mengurangi potensi pengembangan tanah.Penurunan indeks plastisitas terbesar terjadi pada penambahan batukapur sebesar 7,5%, sebesar 51,23%, yang menunjukkan efektivitas batukapur dalam menstabilkan sifat plastisitas tanah ekspansif.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada efektivitas penambahan batukapur terhadap kekuatan geser dan daya dukung tanah ekspansif setelah distabilisasi, untuk memastikan stabilitas jangka panjang konstruksi jalan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis batukapur dan dosis optimal terhadap kinerja stabilisasi tanah, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan ketersediaan material lokal. Terakhir, penelitian dapat diperluas untuk menguji kombinasi batukapur dengan bahan aditif lain seperti serat atau polimer, untuk meningkatkan efisiensi stabilisasi dan mengurangi potensi retak pada perkerasan jalan akibat perubahan volume tanah.
| File size | 607.58 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STMIK BUDIDARMASTMIK BUDIDARMA Data populasi diperoleh dari publikasi resmi BPS dan catatan administrasi Disdukcapil, didukung oleh observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitianData populasi diperoleh dari publikasi resmi BPS dan catatan administrasi Disdukcapil, didukung oleh observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa lapisan tanah yang dominan di lapisan permukaan di Kota Banjarmasin adalah lempung organik dan lempungHasil penelitian ini memberikan informasi bahwa lapisan tanah yang dominan di lapisan permukaan di Kota Banjarmasin adalah lempung organik dan lempung
UM SURABAYAUM SURABAYA Parameter karakteristik tanah meliputi sifat-sifat fisik dan mekanik, yang digunakan untuk menganalisa kapasitas dukung tanah dalam menopang struktur diatasnya.Parameter karakteristik tanah meliputi sifat-sifat fisik dan mekanik, yang digunakan untuk menganalisa kapasitas dukung tanah dalam menopang struktur diatasnya.
UMSJUMSJ Metode yang digunakan adalah survei eksplanatori dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara kepada pelanggan PDAM. Hasil penelitian menunjukkanMetode yang digunakan adalah survei eksplanatori dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara kepada pelanggan PDAM. Hasil penelitian menunjukkan
ITNYITNY This means that every 1% increase in Total Moisture results in a decrease in calorific value of 71.343 kcal/kg and likewise every 1% increase in Ash valueThis means that every 1% increase in Total Moisture results in a decrease in calorific value of 71.343 kcal/kg and likewise every 1% increase in Ash value
ITNYITNY 8, nilai f0 antara 1. 6-3. 6 Hz, serta nilai Kg antara 0. 1-2. Zona terdampak gempa Cianjur memiliki nilai Kg yang relatif rendah dibandingkan dengan nilai8, nilai f0 antara 1. 6-3. 6 Hz, serta nilai Kg antara 0. 1-2. Zona terdampak gempa Cianjur memiliki nilai Kg yang relatif rendah dibandingkan dengan nilai
ITNYITNY Hasil simulasi menunjukkan bahwa MPPT, dengan implementasi metode perturb and observe pada buck-boost converter, memiliki efisiensi rata-rata 72%, jauhHasil simulasi menunjukkan bahwa MPPT, dengan implementasi metode perturb and observe pada buck-boost converter, memiliki efisiensi rata-rata 72%, jauh
UNILAKUNILAK 635.332.990,31. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Dengan membandingkan komposisi penggunaan alat635.332.990,31. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Dengan membandingkan komposisi penggunaan alat
Useful /
UNESAUNESA Meskipun potensi mereka, evaluasi komparatif komprehensif dari beberapa protokol perutean hierarkis di bawah kondisi operasional yang beragam masih terbatasMeskipun potensi mereka, evaluasi komparatif komprehensif dari beberapa protokol perutean hierarkis di bawah kondisi operasional yang beragam masih terbatas
UNESAUNESA The findings suggest that children who engage in little to no physical exercise are more likely to become obese than those who engage in moderate physicalThe findings suggest that children who engage in little to no physical exercise are more likely to become obese than those who engage in moderate physical
UNESAUNESA Fifteen students in the first group had a normal body mass index, while fifteen students in the second group were obese. The results of the test indicatedFifteen students in the first group had a normal body mass index, while fifteen students in the second group were obese. The results of the test indicated
UNILAKUNILAK Konsep perwujudan bangunan hotel resort ini mengadaptasi beberapa elemen pembentuk dari rumah tradisional melayu yang ada di Provinsi Riau, yaitu padaKonsep perwujudan bangunan hotel resort ini mengadaptasi beberapa elemen pembentuk dari rumah tradisional melayu yang ada di Provinsi Riau, yaitu pada