UNESAUNESA
Journal of Intelligent System and TelecommunicationJournal of Intelligent System and TelecommunicationJaringan Sensor Nirkabel (WSN) banyak digunakan dalam pemantauan dan pengumpulan data untuk berbagai aplikasi, tetapi menghadapi tantangan yang signifikan seperti keterbatasan sumber daya energi, skalabilitas, dan latensi. Protokol perutean hierarkis telah muncul sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi energi, meminimalkan latensi, dan meningkatkan skalabilitas jaringan. Meskipun potensi mereka, evaluasi komparatif komprehensif dari beberapa protokol perutean hierarkis di bawah kondisi operasional yang beragam masih terbatas dalam literatur. Makalah ini membahas kesenjangan ini dengan melakukan evaluasi berbasis simulasi ekstensif terhadap empat protokol clustering hierarkis—Low-Energy Adaptive Clustering Hierarchy (LEACH), Energy-Aware Multi-Hop (EAMMH), Power-Efficient Multi-Path Hierarchical Gathering in Sensor Information Systems (PEGASIS), dan Hybrid Energy-Efficient Distributed (HEED)—untuk WSN. Pendekatan simulasi berbasis MATLAB digunakan untuk menganalisis protokol ini menggunakan metrik kinerja utama: konsumsi energi, masa pakai jaringan, latensi, throughput, dan skalabilitas. Hasilnya menunjukkan bahwa PEGASIS menawarkan efisiensi energi terbaik dan memiliki masa pakai jaringan yang lebih lama daripada algoritma lain dan oleh karena itu cocok untuk penerapan skala besar, jangka panjang. HEED memiliki latensi terendah dan oleh karena itu sangat cocok untuk aplikasi real-time, dan EAMMH memberikan throughput tertinggi, yang cocok untuk transmisi data tinggi. Sementara LEACH mengkonsumsi energi, itu masih merupakan pilihan yang layak untuk jaringan skala kecil karena kesederhanaannya. Namun, ia menunjukkan skalabilitas yang buruk dan masa pakai jaringan yang lebih pendek dibandingkan dengan algoritma lain. Studi komparatif ini mengungkapkan trade-off penting antara efisiensi energi, latensi, skalabilitas, dan throughput protokol clustering WSN dan menawarkan wawasan yang bermanfaat untuk pemilihan protokol yang paling tepat berdasarkan beberapa persyaratan aplikasi.
Penelitian ini menyoroti bahwa tidak ada protokol tunggal yang mendominasi di semua metrik kinerja.Pemilihan protokol harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik aplikasi WSN, apakah memprioritaskan efisiensi energi, pengiriman data yang cepat, masa pakai yang lebih lama, atau kemampuan untuk menangani sejumlah besar node.Penelitian di masa depan harus menggabungkan model yang lebih canggih yang mensimulasikan gangguan lingkungan atau memvalidasi algoritma clustering dalam testbed fisik.Selain itu, pendekatan hibrida yang secara dinamis beralih antar protokol berdasarkan kondisi jaringan, atau menggunakan strategi pemilihan CH yang didorong oleh AI, dapat menawarkan solusi yang lebih tangguh dan adaptif.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan kinerja dan keandalan WSN. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan algoritma pemilihan CH adaptif yang mempertimbangkan tidak hanya sisa energi node, tetapi juga faktor-faktor seperti jarak ke base station, kepadatan jaringan, dan kualitas tautan komunikasi. Algoritma ini dapat menggunakan teknik pembelajaran mesin untuk secara dinamis menyesuaikan kriteria pemilihan CH berdasarkan kondisi jaringan yang berubah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan protokol perutean multi-path yang menggabungkan informasi lokasi dan kualitas tautan untuk memilih jalur yang paling efisien dan andal untuk transmisi data. Protokol ini dapat menggunakan teknik optimasi untuk secara dinamis menyesuaikan jalur perutean berdasarkan perubahan kondisi jaringan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknik kompresi data untuk mengurangi jumlah data yang perlu ditransmisikan oleh sensor node, sehingga mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan masa pakai jaringan. Teknik kompresi data dapat dirancang untuk mempertahankan akurasi data sambil meminimalkan ukuran data yang dikompresi. Dengan menggabungkan saran-saran ini, peneliti dapat berkontribusi pada pengembangan WSN yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan yang dapat mendukung berbagai aplikasi di berbagai bidang.
| File size | 849.37 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
FISIKAFISIKA Secara keseluruhan, FBG seragam memberikan transmisi data yang lebih stabil dan kuat, serta meningkatkan kapasitas transmisi dibandingkan dengan FBG Gaussian.Secara keseluruhan, FBG seragam memberikan transmisi data yang lebih stabil dan kuat, serta meningkatkan kapasitas transmisi dibandingkan dengan FBG Gaussian.
UBUB Proses pengembangan menggunakan pendekatan DevOps guna memastikan integrasi berkelanjutan antara tim pengembang dan operasional, serta mempercepat siklusProses pengembangan menggunakan pendekatan DevOps guna memastikan integrasi berkelanjutan antara tim pengembang dan operasional, serta mempercepat siklus
PELITABANGSAPELITABANGSA Kebaruan desain terletak pada integrasi konteks degradasi pesisir Paciran dengan fungsi riset, edukasi, dan konservasi dalam satu sistem bangunan berkelanjutanKebaruan desain terletak pada integrasi konteks degradasi pesisir Paciran dengan fungsi riset, edukasi, dan konservasi dalam satu sistem bangunan berkelanjutan
STMIKBINSASTMIKBINSA Data hasil pengukuran sensor dikirimkan melalui jaringan kabel fiber optik menggunakan perangkat industrial Ethernet switch dan modul SFP, kemudian divisualisasikanData hasil pengukuran sensor dikirimkan melalui jaringan kabel fiber optik menggunakan perangkat industrial Ethernet switch dan modul SFP, kemudian divisualisasikan
JPR PNPJPR PNP Namun, perangkat fetal doppler konvensional masih bergantung pada kabel antara probe dan unit utama, yang membatasi pergerakan, mengurangi kenyamanan ibuNamun, perangkat fetal doppler konvensional masih bergantung pada kabel antara probe dan unit utama, yang membatasi pergerakan, mengurangi kenyamanan ibu
ITNYITNY Penelitian ini bertujuan untuk meng. Sistem kelistrikan hotel ini ditandai dengan dominasi beban induktif, yang menghasilkan sejumlah besar daya reaktif,Penelitian ini bertujuan untuk meng. Sistem kelistrikan hotel ini ditandai dengan dominasi beban induktif, yang menghasilkan sejumlah besar daya reaktif,
LENTERADUALENTERADUA Penggunaan sistem berbasis internet of things untuk melakukan pemantauan terhadap keadaan aquascape dari jarak jauh memungkinkan dilakukan. Sebuah prototipePenggunaan sistem berbasis internet of things untuk melakukan pemantauan terhadap keadaan aquascape dari jarak jauh memungkinkan dilakukan. Sebuah prototipe
UNITOMOUNITOMO Sistem pemantauan data telemetri waktu nyata diperlukan untuk memantau pergeseran lahan. Sistem ini terdiri dari ATMega328 mikrocontroller, Linear VariableSistem pemantauan data telemetri waktu nyata diperlukan untuk memantau pergeseran lahan. Sistem ini terdiri dari ATMega328 mikrocontroller, Linear Variable
Useful /
FISIKAFISIKA Peringatan dini gempa bumi merupakan alat penting untuk mengurangi bahaya gempa bumi dan merupakan bentuk mitigasi gempa. Sistem ini dirancang menggunakanPeringatan dini gempa bumi merupakan alat penting untuk mengurangi bahaya gempa bumi dan merupakan bentuk mitigasi gempa. Sistem ini dirancang menggunakan
FISIKAFISIKA Indeks kerentanan seismik tertinggi terdapat pada lantai 2 dengan nilai hingga 750, menunjukkan perlunya perhatian lebih pada desain dan kekuatan strukturalIndeks kerentanan seismik tertinggi terdapat pada lantai 2 dengan nilai hingga 750, menunjukkan perlunya perhatian lebih pada desain dan kekuatan struktural
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Industri transportasi dan logistik di Indonesia memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian nasional. Selama periode 2021 hingga 2023, sektor iniIndustri transportasi dan logistik di Indonesia memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian nasional. Selama periode 2021 hingga 2023, sektor ini
ABIDANABIDAN Data Otoritas Jasa Keuangan, DJPPR Kementrian Keuangan dan lainnya. Teknik pengumpulan data kepustakaan beberapa sumber relevan. Teknik analisis data deskriptifData Otoritas Jasa Keuangan, DJPPR Kementrian Keuangan dan lainnya. Teknik pengumpulan data kepustakaan beberapa sumber relevan. Teknik analisis data deskriptif