ORLIORLI
Oto Rhino Laryngologica IndonesianaOto Rhino Laryngologica IndonesianaLatar belakang: Masih belum banyak yang diketahui tentang persepsi kesehatan dirinya para anggota Komunitas Tuli di Indonesia meskipun komunitas dan organisasi sosial terkait disabilitas ini berkembang pesat. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat kesehatan yang dinilai oleh diri sendiri pada Komunitas Tuli di Jawa Timur, Indonesia. Metode: Survei dilakukan pada 102 anggota komunitas Tuli. Status kesehatan yang dinilai dipersepsikan dinilai menggunakan pertanyaan:Dalam skala 1 sampai 10, berapa angka yang akan Anda berikan untuk menilai kesehatan anda?. Setelah dilakukan analisis stepwise dan kolinearitas, hubungan demografi dan status kesehatan dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil: Skala persepsi kesehatan yang dirasakan tinggi dilaporkan oleh 77% subjek. Persepsi kesehatan yang rendah terutama dinyatakan oleh individu berusia 25-45 tahun, perempuan, menikah, dan kelompok kerja. Meskipun sebagian besar tidak memiliki keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir, 60% pernah dirawat di rumah sakit pada tahun sebelumnya. Tingkat pendidikan yang lebih rendah, memiliki asuransi kesehatan, sering mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, dan tidak pernah dirawat di rumah sakit berhubungan (p<0,05) dengan persepsi kesehatan diri yang lebih tinggi. Kesimpulan: Meskipun persepsi kesehatan diri yang tinggi dilaporkan oleh sebagian besar anggota Komunitas Tuli, kondisi kesehatan anggota secara keseluruhan masih perlu mendapat perhatian karena tingginya tingkat rawat inap dan kurangnya penilaian kesehatan yang objektif.
Meskipun persepsi kesehatan diri yang tinggi dilaporkan oleh sebagian besar anggota Komunitas Tuli, kondisi kesehatan anggota secara keseluruhan masih perlu mendapat perhatian.Hal ini disebabkan oleh tingginya tingkat rawat inap dan kurangnya penilaian kesehatan yang objektif.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingginya tingkat rawat inap dan mengembangkan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan komunitas tuli.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi anggota komunitas tuli mengenai akses dan kualitas layanan kesehatan yang mereka terima. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hambatan dan kebutuhan mereka. Kedua, studi intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan komunikasi kesehatan pada anggota komunitas tuli perlu dikembangkan dan dievaluasi. Intervensi ini dapat melibatkan penggunaan bahasa isyarat, materi visual, dan pendekatan yang berpusat pada komunitas. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan dalam status kesehatan dan penggunaan layanan kesehatan pada anggota komunitas tuli dari waktu ke waktu. Penelitian ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan protektif yang terkait dengan kesehatan mereka, serta mengevaluasi efektivitas intervensi yang diterapkan. Dengan melakukan penelitian-penelitian ini, kita dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan komunitas tuli di Indonesia.
| File size | 358.27 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Dampaknya, terbentuk Klub Literasi Kesehatan Digital dan MoU dengan Dinas Kesehatan untuk replikasi di 5 SMA lain, mendukung SDG 3 dan pengurangan obesitasDampaknya, terbentuk Klub Literasi Kesehatan Digital dan MoU dengan Dinas Kesehatan untuk replikasi di 5 SMA lain, mendukung SDG 3 dan pengurangan obesitas
CAHAYA ICCAHAYA IC Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa bagaimana literasi kesehatan ibu dan pemanfaatan pemantauan digital mempengaruhi perilaku pengawasan pertumbuhanPenelitian ini bertujuan untuk memeriksa bagaimana literasi kesehatan ibu dan pemanfaatan pemantauan digital mempengaruhi perilaku pengawasan pertumbuhan
CAHAYA ICCAHAYA IC Secara keseluruhan, ibu pasca melahirkan menunjukkan pengetahuan yang cukup tentang anemia selama periode pasca melahirkan, yang menunjukkan bahwa faktorSecara keseluruhan, ibu pasca melahirkan menunjukkan pengetahuan yang cukup tentang anemia selama periode pasca melahirkan, yang menunjukkan bahwa faktor
JCEHJCEH Intervensi pengabdian masyarakat terintegrasi yang menggabungkan edukasi kesehatan mental, pencegahan anemia, dan edukasi kesehatan reproduksi digitalIntervensi pengabdian masyarakat terintegrasi yang menggabungkan edukasi kesehatan mental, pencegahan anemia, dan edukasi kesehatan reproduksi digital
STIKBARSTIKBAR Metode: Penelitian ini menggunakan desain metode campuran sekuensial eksplanatori di Indonesia pedesaan. Survei terhadap 106 orang tua dari remaja awalMetode: Penelitian ini menggunakan desain metode campuran sekuensial eksplanatori di Indonesia pedesaan. Survei terhadap 106 orang tua dari remaja awal
UHBUHB Kajian ini menyimpulkan bahwa VR adalah alat yang sangat potensial namun diperlukan strategi implementasi yang matang dan pengembangan konten yang tervalidasiKajian ini menyimpulkan bahwa VR adalah alat yang sangat potensial namun diperlukan strategi implementasi yang matang dan pengembangan konten yang tervalidasi
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Stunting merupakan masalah kesehatan kronis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Remaja putri sebagai calon ibu berperan pentingStunting merupakan masalah kesehatan kronis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Remaja putri sebagai calon ibu berperan penting
STIKESCOLUMBIASIAMDNSTIKESCOLUMBIASIAMDN Sebanyak 48 peserta menjalani pemeriksaan IVA secara sukarela, dan terbentuk Kelompok Kerja Kesehatan Perempuan sebagai upaya keberlanjutan edukasi. MunculnyaSebanyak 48 peserta menjalani pemeriksaan IVA secara sukarela, dan terbentuk Kelompok Kerja Kesehatan Perempuan sebagai upaya keberlanjutan edukasi. Munculnya
Useful /
IDID Hasil evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan dari 30% menjadi 70%. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang potensiHasil evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan dari 30% menjadi 70%. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang potensi
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Tujuan penelitian adalah untuk memberikan gambaran sistematis tentang dinamika publikasi, sumber, lembaga kontribusi, dan negara, serta tema-tema beasiswaTujuan penelitian adalah untuk memberikan gambaran sistematis tentang dinamika publikasi, sumber, lembaga kontribusi, dan negara, serta tema-tema beasiswa
UNWAHAUNWAHA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara langsung, wawancara sertaPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara langsung, wawancara serta
IDID Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta melakukan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari lidah buaya untuk meningkatkan kemandirian kesehatanProgram Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta melakukan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari lidah buaya untuk meningkatkan kemandirian kesehatan