POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Jurnal Lintas KeperawatanJurnal Lintas KeperawatanLatar Belakang : Angka kejadian Diabetes Mellitus di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada diurutan ketiga dengan prevalensi sebesar 11,3%. Pada tahun 2019 Jawa Tengah terdapat 652.822 kasus. Faktor utama peningkatan kadar gula darah pada manusia selain genetic yaitu dari tingkat obesitas. Status Gizi (Obesitas) mempengaruhi kejadian diabetes mellitus. Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan Status gizi (obesitas) sebagai faktor resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula darah Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan menggunakan Teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan status gizi (obesitas) sebagai faktor resiko Diabetes Mellitus dengan Kadar Gula darah.
Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar indeks massa tubuh dengan kadar gula darah puasa.Hal ini menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar indeks massa tubuh dengan kadar gula darah puasa.Pada penelitian ini nilai korelasi yang sangat kecil menunjukkan bahwa hubungan antara dua variabel tersebut sangat lemah.Korelasi yang mendekati nol menunjukkan bahwa perubahan dalam satu variabel tidak secara konsisten terkait dengan perubahan dalam variabel lain.Sehingga kedepanya Masyarakat bisa terdorong untuk rutin memeriksakan kesehatanya agar dapat mendeteksi dini status kesehatannya.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian lanjutan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan rentang usia yang lebih luas, sehingga dapat mengontrol dan memeriksakan kesehatannya untuk mendeteksi dini status kesehatannya. Kedua, petugas kesehatan dapat mendorong masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan mereka agar dapat mendeteksi dini status kesehatan mereka. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada cara mengontrol diabetes mellitus, seperti dengan menguji korelasi antara status gizi dan kadar gula darah. Keempat, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kadar gula darah, seperti kepatuhan mengonsumsi obat, diet, dan konsumsi lemak.
| File size | 268.9 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLINEPUBLINE Penggunaan media edukasi yang menarik, interaktif, serta berbasis kebutuhan masyarakat dapat meningkatkan efektivitas penyuluhan. Selain itu, keterlibatanPenggunaan media edukasi yang menarik, interaktif, serta berbasis kebutuhan masyarakat dapat meningkatkan efektivitas penyuluhan. Selain itu, keterlibatan
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Strategi diplomasi Indonesia, yang mencakup penguatan pusat kekuasaan, pembentukan aliansi, netralitas aktif, dan dualitas strategi, relevan dalam menghadapiStrategi diplomasi Indonesia, yang mencakup penguatan pusat kekuasaan, pembentukan aliansi, netralitas aktif, dan dualitas strategi, relevan dalam menghadapi
IBLAMIBLAM Penerapan kedua pendekatan ini dalam kerangka hukum yang progresif menunjukkan bahwa mediasi ad hoc dan mediasi institusional swasta tidak hanya mampuPenerapan kedua pendekatan ini dalam kerangka hukum yang progresif menunjukkan bahwa mediasi ad hoc dan mediasi institusional swasta tidak hanya mampu
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Dalam artikel ini, telah dianalisis peran ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara, dengan tujuan untuk memahami kontribusi, mekanisme diplomasi,Dalam artikel ini, telah dianalisis peran ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara, dengan tujuan untuk memahami kontribusi, mekanisme diplomasi,
UNIMUSUNIMUS Hasil skrining menunjukkan bahwa dua siswa terdeteksi memiliki kadar gula darah sewaktu di atas 140mg/dL, mengindikasikan risiko terkena DM, dan sebagianHasil skrining menunjukkan bahwa dua siswa terdeteksi memiliki kadar gula darah sewaktu di atas 140mg/dL, mengindikasikan risiko terkena DM, dan sebagian
UMJ PremiumUMJ Premium Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggiStunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi
NEOLECTURANEOLECTURA Penelitian menggunakan metodologi kualitatif, berfokus pada tinjauan literatur yang komprehensif untuk memahami kerangka hukum yang ada dan bagaimana merekaPenelitian menggunakan metodologi kualitatif, berfokus pada tinjauan literatur yang komprehensif untuk memahami kerangka hukum yang ada dan bagaimana mereka
UNISSULAUNISSULA Di sisi lain, legislasi hukum Islam menjadi undang-undang negara memiliki kontribusi positif dalam memperkuat ketaatan umat Islam terhadap komitmen negaraDi sisi lain, legislasi hukum Islam menjadi undang-undang negara memiliki kontribusi positif dalam memperkuat ketaatan umat Islam terhadap komitmen negara
Useful /
UNIPAUNIPA Penelitian ini membandingkan karakter vegetatif dari 13 genotipe AMP‑UNIPA beserta 4 varietas referensi di Kampung Webi, Rasiei. Eksperimen dirancangPenelitian ini membandingkan karakter vegetatif dari 13 genotipe AMP‑UNIPA beserta 4 varietas referensi di Kampung Webi, Rasiei. Eksperimen dirancang
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Konstitusi yang demokratis harus memberikan ruang bagi partisipasi aktif masyarakat dalam proses politik, serta memberikan landasan yang kuat untuk pembangunanKonstitusi yang demokratis harus memberikan ruang bagi partisipasi aktif masyarakat dalam proses politik, serta memberikan landasan yang kuat untuk pembangunan
AMORFATIAMORFATI Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus mengungkap bahwa siswa dengan identitas marjinal yang tumpang tindih sering mengalami marginalisasiPenelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus mengungkap bahwa siswa dengan identitas marjinal yang tumpang tindih sering mengalami marginalisasi
AMORFATIAMORFATI Meskipun ada upaya global untuk menciptakan kerangka kerja QA universal, banyak model sering mengabaikan kekayaan budaya dan wawasan pedagogis yang berakarMeskipun ada upaya global untuk menciptakan kerangka kerja QA universal, banyak model sering mengabaikan kekayaan budaya dan wawasan pedagogis yang berakar