POLNAMPOLNAM

JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIK

Provinsi Maluku, khususnya Kota Ambon, merupakan daerah dengan sektor perikanan tangkap terbesar di Indonesia. Produksi ikan cakalang pada tahun 2016 mencapai 1.742,00 ton dan pada tahun 2020 produksi ikan cakalang meningkat menjadi 4.493,46 ton. Produksi ikan yang besar ini belum diimbangi dengan pengelolaan tulang ikan cakalang, sehingga belum dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah maupun swasta. Tulang ikan cakalang memiliki komposisi kimia yang baik, dengan kandungan air 0,33%, abu 99,03%, protein 0,19%, lemak 0,22%, dan kalsium 83,25%, serta fosfor 9,65%. Kalsium dalam semua sampel adalah kalsium fosfor apatit, yang merupakan kelompok mineral fosfor dan kalsium yang umumnya terdapat pada batuan. Apatit ini dapat diterapkan pada struktur bangunan jalan yang menggunakan lapisan aspal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu tulang ikan cakalang sebagai filler dalam campuran aspal untuk perkerasan lentur AC-WC. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental, dengan menguji nilai stabilitas Marshall.

Berdasarkan hasil penelitian melalui pengujian laboratorium, nilai karakteristik Marshall menggunakan abu tulang ikan cakalang sebagai full filler 3% yang memenuhi Spesifikasi Bina Marga Tahun 2018 pada seluruh kadar aspal (4,7%.6,7%) adalah nilai stabilitas, kepadatan, Void in Mineral Agregate (VMA), dan Marshall Quotient (MQ).Sedangkan untuk nilai Kelelehan (Flow), Void Filled Bitumen (VFB), dan Void in The Mix (VIM) tidak memenuhi standar nilai yang diisyaratkan oleh Spesifikasi Bina Marga Tahun 2018.Hal ini menunjukkan bahwa abu tulang ikan cakalang tidak dapat digunakan sebagai filler dalam campuran perkerasan AC-WC.

1. Pengujian lanjutan dapat dilakukan dengan menggunakan abu tulang ikan cakalang pada jenis perkerasan selain AC-WC. 2. Pengujian berkelanjutan dapat dilakukan dengan menggunakan jenis tulang ikan lainnya, dengan mengetahui kandungan senyawa setara filler yang terkandung dalam jenis ikan tertentu. 3. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode pengolahan tulang ikan cakalang menjadi filler yang lebih efektif dan efisien, serta mengeksplorasi potensi penggunaan filler dari sumber daya hayati lainnya.

Read online
File size680.03 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test