UMGUMG
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan InformatikaE-Link: Jurnal Teknik Elektro dan InformatikaData dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Situbondo menunjukkan bahwa banyak bencana terjadi di Kabupaten Situbondo, baik yang disebabkan oleh alam maupun non-alam. Pemerintah dapat menentukan prioritas penanggulangan bencana dengan menggunakan hasil dari pembagian wilayah berdasarkan tingkat kerawanan bencana. Dengan menetapkan prioritas, sumber daya yang terbatas dapat dialokasikan ke wilayah yang paling membutuhkan. Dengan menggunakan pemodelan clustering, proses data mining dapat menggunakan data kejadian bencana untuk mengelompokkan daerah yang rawan bencana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pemodelan clustering daerah rawan bencana menggunakan algoritma K-Means dan K-Medoids, yang didasarkan pada data kejadian bencana dari tahun 2019 hingga 2023. Penelitian ini dilakukan dengan melihat hasil cluster dari kedua algoritma ini, menggunakan dataset yang sama dan jumlah cluster yang sama, yaitu tiga cluster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means memiliki nilai indeks Davies-Bouldin (DBI) yang lebih baik (0.853) daripada K-Medoids (1.388). Hasil ini menunjukkan bahwa algoritma K-Means lebih efektif dalam mengelompokkan daerah Kabupaten Situbondo yang rawan bencana berdasarkan data kejadian bencana.
Pengelompokan daerah rawan bencana sangat penting untuk membantu pihak berwenang dalam menentukan prioritas penanggulangan bencana, merencanakan strategi mitigasi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana.Berdasarkan nilai Davies-Bouldin Index (DBI), algoritma K-Means mengungguli K-Medoids dalam klasifikasi wilayah untuk digunakan dalam pengelompokan daerah rawan bencana.Temuan ini dapat digunakan untuk memperbaiki kebijakan dan prosedur mitigasi bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana.Studi ini dapat menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya mengenai algoritma atau metode tambahan yang dapat digabungkan sehingga dapat meningkatkan presisi dan efisiensi pengelompokan daerah rawan bencana.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menggabungkan algoritma K-Means dan K-Medoids dengan metode lain, seperti algoritma CART, untuk meningkatkan presisi dan efisiensi pengelompokan daerah rawan bencana. Selain itu, studi ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan model yang lebih kompleks dan akurat dalam mengidentifikasi daerah rawan bencana, dengan mempertimbangkan faktor-faktor tambahan seperti topografi, infrastruktur, dan karakteristik sosial-ekonomi masyarakat setempat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model yang lebih komprehensif dan efektif dalam mendukung upaya mitigasi bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
- Pengelompokkan Data Bencana Alam Berdasarkan Wilayah, Waktu, Jumlah Korban dan Kerusakan Fasilitas Dengan... doi.org/10.30865/mib.v4i3.2213Pengelompokkan Data Bencana Alam Berdasarkan Wilayah Waktu Jumlah Korban dan Kerusakan Fasilitas Dengan doi 10 30865 mib v4i3 2213
- PERBANDINGAN ALGORITMA K-MEANS DAN K-MEDOIDS UNTUK PENGELOMPOKAN HASIL PERTANIAN DI KABUPATEN CIREBON... ejournal.itn.ac.id/index.php/jati/article/view/8326PERBANDINGAN ALGORITMA K MEANS DAN K MEDOIDS UNTUK PENGELOMPOKAN HASIL PERTANIAN DI KABUPATEN CIREBON ejournal itn ac index php jati article view 8326
- ANALISIS CLUSTERING PRESTASI ATLET PADA BERBAGAI CABANG OLAHRAGA MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS | JATI... doi.org/10.36040/jati.v7i6.8211ANALISIS CLUSTERING PRESTASI ATLET PADA BERBAGAI CABANG OLAHRAGA MENGGUNAKAN ALGORITMA K MEANS JATI doi 10 36040 jati v7i6 8211
| File size | 393.02 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMGUMG Penerapan Metode Perbandingan Eksponensial dalam Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Generasi Milenial Islam (GERIMIS) pada kantor Baznas ProvinsiPenerapan Metode Perbandingan Eksponensial dalam Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Generasi Milenial Islam (GERIMIS) pada kantor Baznas Provinsi
ITNYITNY Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan pengukuran kontinu dan efisien terhadap deformasi serta kemiringan struktural melalui integrasiPenerapan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan pengukuran kontinu dan efisien terhadap deformasi serta kemiringan struktural melalui integrasi
UMGUMG Penelitian ini menggunakan metode machine learning untuk menganalisis pola secara komprehensif dan memprediksi tingkat kelulusan tepat waktu. Dataset yangPenelitian ini menggunakan metode machine learning untuk menganalisis pola secara komprehensif dan memprediksi tingkat kelulusan tepat waktu. Dataset yang
UIAUIA Ketidaktegasan norma dan inkonsistensi penegakan hukum menjadi kendala utama. Diperlukan reformulasi norma hukum, penguatan pedoman pembuktian, penerapanKetidaktegasan norma dan inkonsistensi penegakan hukum menjadi kendala utama. Diperlukan reformulasi norma hukum, penguatan pedoman pembuktian, penerapan
UIAUIA Seharusnya pengaturan tindak pidana penjara pada UU KUHP baru, lebih berat dibandingkan dengan ketentuan Undang Undang Narkotika, hal ini dikarenakan UUSeharusnya pengaturan tindak pidana penjara pada UU KUHP baru, lebih berat dibandingkan dengan ketentuan Undang Undang Narkotika, hal ini dikarenakan UU
UNIMALUNIMAL This study evaluates the impact of an earthquake on a mini-hydropower plant (MHP) and formulates a disaster management strategy to enhance the operationalThis study evaluates the impact of an earthquake on a mini-hydropower plant (MHP) and formulates a disaster management strategy to enhance the operational
UMGUMG Atribut ini memiliki distribusi yang lebih terpusat dalam satu Cluster, dalam arti memiliki pola yang konsisten dengan nilai DBI mencapai 0. 049, memilikiAtribut ini memiliki distribusi yang lebih terpusat dalam satu Cluster, dalam arti memiliki pola yang konsisten dengan nilai DBI mencapai 0. 049, memiliki
UMGUMG Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penyelamatan kebakaran dapat dikelompokkan menjadi 3 cluster, dengan 2 kecamatan (Panarukan dan Situbondo) termasukHasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penyelamatan kebakaran dapat dikelompokkan menjadi 3 cluster, dengan 2 kecamatan (Panarukan dan Situbondo) termasuk
Useful /
UMGUMG Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat variasi bandwidth antara SSID, kualitas jaringan internet di SMA Negeri 9Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat variasi bandwidth antara SSID, kualitas jaringan internet di SMA Negeri 9
STAITHAWALIBSTAITHAWALIB Penerapan kepemimpinan kolaboratif yang secara aktif melibatkan guru dalam pengambilan keputusan, menyediakan ruang refleksi, dan memberikan apresiasiPenerapan kepemimpinan kolaboratif yang secara aktif melibatkan guru dalam pengambilan keputusan, menyediakan ruang refleksi, dan memberikan apresiasi
ITNYITNY Dilakukan korelasi 15 titik bor dan dijumpai 2 seam utama yang digunakan untuk menghitung estimasi sumber daya daerah penelitian yaitu Seam S3, dan SeamDilakukan korelasi 15 titik bor dan dijumpai 2 seam utama yang digunakan untuk menghitung estimasi sumber daya daerah penelitian yaitu Seam S3, dan Seam
UIN MALANGUIN MALANG Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan peneliti selama satu bulan di RA Miftahul Ulum, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuanBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan peneliti selama satu bulan di RA Miftahul Ulum, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan