UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI

Journal of Agricultural SustainabilityJournal of Agricultural Sustainability

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sumbersewu Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, pada bulan Desember 2024-Februari 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fulvic acid terhadap tingkat pertumbuhan dan daya hasil pada beberapa varietas semangka exotic. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan beberapa perlakuan dan dilanjutkan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Pemberian konsentrasi fulvic acid menunjukan hasil tidak berbeda nyata pada setiap parameter, akan tetapi pada penggunaan varietas menunjukkan hasil berbeda sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 14 hst pada varietas semangka kuning (S2) dan diameter buah varietas semangka merah (S1) dengan hasil terbaik dengan rerata 24,61 cm. Interaksi perlakuan konsentrasi fulvic acid dan varietas memberikan hasil tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman 7 hst dan 21 hst, umur muncul bunga, berat buah, tingkat kemanisan, tebal kulit dan produksi per hektar. Namun berbeda sangat nyata terhadap diameter buah perlakuan varietas semangka merah (S1) dengan perlakuan konsentrasi 1 g/liter (S1K1) dengan hasil kombinasi terbaik dengan retata 24,61 cm dan tinggi tanaman umur 14 hst varietas semangka kuning (S2) dengan perlakuan konsentrasi 2 g/liter (S2K2) dengan rerata tertinggi 46,82 cm.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan varietas semangka berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 14 hari setelah tanam, khususnya pada varietas semangka kuning (S2) dan diameter buah pada varietas semangka merah (S1).Pemberian konsentrasi fulvic acid tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan pada parameter yang diukur.Secara keseluruhan, interaksi antara konsentrasi fulvic acid dan varietas semangka tidak memberikan efek yang berbeda nyata terhadap sebagian besar parameter yang diamati.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada identifikasi mekanisme spesifik bagaimana varietas semangka kuning (S2) menunjukkan pertumbuhan tinggi tanaman yang lebih baik, misalnya melalui analisis fisiologis dan ekspresi gen terkait pertumbuhan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai interaksi antara fulvic acid dengan jenis tanah yang berbeda untuk mengoptimalkan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil semangka. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan menguji berbagai dosis dan metode aplikasi fulvic acid, termasuk kombinasi dengan pupuk organik lainnya, untuk menemukan formulasi yang paling efektif dan ramah lingkungan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi semangka secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi fulvic acid dalam budidaya semangka dan memberikan rekomendasi praktis bagi petani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

  1. Vol. 7 No. 2 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni | Agrotekma: Jurnal Agroteknologi... doi.org/10.31289/agr.v7i2Vol 7 No 2 2023 Agrotekma Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Juni Agrotekma Jurnal Agroteknologi doi 10 31289 agr v7i2
  2. Pengaruh Fulvic Acid Terhadap Pertumbuhan dan Daya Hasil Beberapa Varietas Semangka Exotic | Journal... jurnal.untag-banyuwangi.ac.id/index.php/joas/article/view/685Pengaruh Fulvic Acid Terhadap Pertumbuhan dan Daya Hasil Beberapa Varietas Semangka Exotic Journal jurnal untag banyuwangi ac index php joas article view 685
Read online
File size347.71 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test