POLNAMPOLNAM
JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIKSimpang tak bersinyal Batu Merah-Mardika Kota Ambon perlu di analisis tingkat kinerja operasionalnya. Kapasitas dasar jalan, perilaku lalu lintas, volume arus lalu lintas, beragam jenis kendaraan, hambatan samping yang tinggi, pertumbuhan perekonomian maupun perniagaaan menjadi penyebab utama kemacetan sering terjadi. Untuk mengetahui kinerja operasional simpang maka perlu dilakukan penelitian atau analisis pada simpang tak bersinyal Batu Merah – Mardika Kota Ambon. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data arus lalu lintas, hambatan samping, kecepatan, geometrik jalan serta jumlah penduduk. Data kemudian dianalisis menggunakan MKJI (Manual Kapasitas Jalan Indonesia) Tahun 1997 dan MS Excel. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Kesatrian pada jam puncak pada hari Rabu 31 Juli 2024 pukul 17.00 – 18.00 WIT memiliki DS = 2.16 dengan Qtot = 5573 C= 2575 dengan hambatan samping yang sangat tinggi serta kecepatan rata-rata 11.76 km/jam dan Jl. Rijali – Jl. Mutiara pada jam puncak 17.00 – 18.00 WIT dengan DS= 2.14 per arus lalu lintas 5585 smp/jam dan kapasitas sebesar 2613 serta hambatan samping yang sangat tinggi. Faktor yang mempengaruhi kinerja operasional simpang adalah tingginya hambatan samping, besarnya volume arus lalu lintas dari kapasitas simpang yang tersedia, banyaknya pelanggaran lalu lintas seperti melawan arah dan parkir pada badan jalan.
Dari pembahasan maupun hasil analisis terhadap kinerja operasional simpang tak bersinyal Jl.Mutiara (simpang 2) dapat disimpulkan beberapa hal antara lain sebagai berikut.Kinerja operasional simpang tak bersinyal Batu Merah - Mardika Kota Ambon adalah sebagai berikut.Kesatrian) memiliki perilaku lalu lintas berupa DS (derajat kejenuhan) yang sangat tinggi terjadi pada hari Rabu 31 Juli 2024 pukul 17.16 dengan arus lalu lintas Qtot dengan nilai 5573 smp/jam dan kapasitas (C) sebesar 2575.Mutiara) memiliki perilaku lalu lintas berupa DS (derajat kejenuhan) yang sangat tinggi terjadi pada hari Rabu 31 Juli 2024 pukul 17.14 dengan arus lalu lintas Qtot dengan nilai 5585 smp/jam dan kapasitas (C) sebesar 2613.Kesatrian (simpang 1) saat jam puncak 17.05 det/smp, tundaan lalu lintas jalan utama (DTMA) 16.47 det/smp, tundaan geometrik simpang 4 det/smp, dan tundaan simpang sebesar 26.Mutiara (simpang 2) saat jam puncak 17.84 det/smp, tundaan lalu lintas jalan utama (DTMA) 16.31 det/smp, tundaan geometrik simpang 4 det/smp, dan tundaan simpang sebesar 25.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan, yaitu pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak tata guna lahan terhadap pola pergerakan lalu lintas di sekitar simpang tak bersinyal, dengan fokus pada analisis bagaimana perubahan fungsi lahan dapat memengaruhi volume dan komposisi lalu lintas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memproyeksikan perubahan kinerja lalu lintas di simpang tak bersinyal berdasarkan skenario pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi di wilayah Ambon. Ketiga, perlu dilakukan kajian komprehensif mengenai efektivitas berbagai strategi rekayasa lalu lintas, seperti penyesuaian marka jalan, pengaturan rambu lalu lintas, dan implementasi sistem manajemen lalu lintas adaptif, dalam meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas di simpang tak bersinyal Batu Merah – Mardika. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan pengelolaan lalu lintas di wilayah perkotaan, serta mendukung perencanaan transportasi yang berkelanjutan.
| File size | 882.34 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUBLITARUNUBLITAR Gempolkrep adalah Rp.23.785.399, sementara menurut perhitungan EPQ adalah Rp.22.574.245, menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp.1. 211.154. Dari hasilGempolkrep adalah Rp.23.785.399, sementara menurut perhitungan EPQ adalah Rp.22.574.245, menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp.1. 211.154. Dari hasil
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Hasil dari analisis struktural ini dapat dijadikan masukan dalam pengembangan peta jalan ketersediaan dan stabilitas harga beras, serta peningkatan kesejahteraanHasil dari analisis struktural ini dapat dijadikan masukan dalam pengembangan peta jalan ketersediaan dan stabilitas harga beras, serta peningkatan kesejahteraan
UNIKSUNIKS Landasan hukum pemanfaatan kawasan HPK untuk pertambangan diantaranya undang-undang tentang kehutanan, Pertambangan mineral dan batubara (Minerba), PenggunaanLandasan hukum pemanfaatan kawasan HPK untuk pertambangan diantaranya undang-undang tentang kehutanan, Pertambangan mineral dan batubara (Minerba), Penggunaan
JOURNALSJOURNALS Kegiatan penyuluhan dan pelatihan rehabilitasi mangrove dilaksanakan di Ohoi Raat, Maluku Tenggara, sebagai respons terhadap degradasi hutan mangrove akibatKegiatan penyuluhan dan pelatihan rehabilitasi mangrove dilaksanakan di Ohoi Raat, Maluku Tenggara, sebagai respons terhadap degradasi hutan mangrove akibat
KEMENSOSKEMENSOS Nelayan buruh mendominasi kelompok nelayan di Bengkalis, yang sangat bergantung pada keberadaan toke untuk menjual hasil tangkapan. Alih fungsi lahan dariNelayan buruh mendominasi kelompok nelayan di Bengkalis, yang sangat bergantung pada keberadaan toke untuk menjual hasil tangkapan. Alih fungsi lahan dari
UMPRUMPR akan tetapi dalam proses pertanian di kabupaten Pulang Pisau hal tersebut tidak sepenuhnya berlaku, terbukti dengan adanya kebijakan Food Estede yang mengalamiakan tetapi dalam proses pertanian di kabupaten Pulang Pisau hal tersebut tidak sepenuhnya berlaku, terbukti dengan adanya kebijakan Food Estede yang mengalami
UNISAPUNISAP Hasil penelitian menunjukan bahwa lokasi penelitian memiliki tipe arus bolak-balik (reversing current). Tipe pasang surut di Maumere dan Labuan Bajo yaituHasil penelitian menunjukan bahwa lokasi penelitian memiliki tipe arus bolak-balik (reversing current). Tipe pasang surut di Maumere dan Labuan Bajo yaitu
UNILAUNILA Sedangkan lahan terbangun (p value = 0,675), PDRB di sektor pengangkutan ( p value = 0,002), komunikasi (p value = 0,071), jasa (p value = 0,067) dan sektorSedangkan lahan terbangun (p value = 0,675), PDRB di sektor pengangkutan ( p value = 0,002), komunikasi (p value = 0,071), jasa (p value = 0,067) dan sektor
Useful /
POLNAMPOLNAM Pemanfaatan solar cell sebagai sumber energi mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, menekan biaya operasional hingga 30–50%, serta menjadiPemanfaatan solar cell sebagai sumber energi mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, menekan biaya operasional hingga 30–50%, serta menjadi
UGMUGM Empat bulan setelah undang-undang ini berlaku, enam pihak meminta tinjauan yudisial ke Mahkamah Konstitusi, berargumen bahwa penerapan wajib CSR dapatEmpat bulan setelah undang-undang ini berlaku, enam pihak meminta tinjauan yudisial ke Mahkamah Konstitusi, berargumen bahwa penerapan wajib CSR dapat
UGMUGM This study highlights the sequential nature of consumer choice, emphasizing that brand retrieval precedes consideration. The findings confirm that salientThis study highlights the sequential nature of consumer choice, emphasizing that brand retrieval precedes consideration. The findings confirm that salient
UGMUGM Jika kebijakan fiskal ekspansif menyebabkan peningkatan suku bunga yang mengurangi pengeluaran swasta, khususnya investasi, maka terjadi efek crowdingJika kebijakan fiskal ekspansif menyebabkan peningkatan suku bunga yang mengurangi pengeluaran swasta, khususnya investasi, maka terjadi efek crowding