UNWAHAUNWAHA

Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Dusun Pumpikatu, Kabupaten Bulukumba, memiliki potensi lahan sawah yang cukup luas, namun pengelolaannya masih terbatas pada budidaya padi konvensional sehingga produktivitas dan pendapatan petani relatif rendah. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah sistem mina padi, yaitu integrasi budidaya padi dengan pemeliharaan ikan dalam satu lahan. Sistem ini tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memberikan tambahan sumber pendapatan dari sektor perikanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada petani di Dusun Pumpikatu agar mampu memahami konsep mina padi, menguasai teknik budidaya, serta mengelola lahan sawah secara lebih produktif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan materi, diskusi partisipatif, simulasi teknis pemanfaatan lahan, serta pendampingan langsung pada lahan percontohan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani tentang manfaat dan cara penerapan sistem mina padi, munculnya sikap positif dan ketertarikan untuk mengadopsi teknologi ini, serta inisiasi penerapan pada lahan sawah kelompok tani sebagai model percontohan. Dengan demikian, program pengabdian ini mampu memperluas wawasan petani tentang inovasi pertanian berkelanjutan dan diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan produktivitas lahan serta kesejahteraan masyarakat setempat.

Kegiatan pengabdian di Dusun Pumpikatu berhasil memperkenalkan dan mengimplementasikan sistem mina padi sebagai inovasi pemanfaatan lahan sawah yang lebih produktif dan berkelanjutan.Program ini meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi petani, serta mampu meningkatkan produktivitas padi dan pendapatan melalui hasil tambahan dari budidaya ikan.Secara sosial, kegiatan memperkuat kelembagaan kelompok tani dan mendorong adopsi praktik pertanian yang ramah lingkungan, sehingga sistem ini berpotensi menjadi model pertanian terpadu yang dapat diterapkan lebih luas dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas berbagai jenis ikan lokal (seperti ikan mas atau lele) dalam sistem mina padi di Dusun Pumpikatu, untuk mengetahui spesies yang paling adaptif dan menguntungkan secara ekonomi di lahan setempat. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model pembiayaan berbasis kelompok tani, seperti koperasi mikro atau sistem patungan, guna mengatasi keterbatasan modal petani dalam membeli benih ikan dan sarana produksi lainnya di setiap musim tanam. Ketiga, perlu dikaji penerapan sistem mina padi secara musiman dengan variasi pola tanam padi, untuk memahami bagaimana kombinasi waktu tanam dan siklus budidaya ikan dapat memaksimalkan produktivitas lahan dan mengurangi risiko gagal panen akibat perubahan iklim. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi hasil pengabdian sebelumnya yang fokus pada sosialisasi dan pendampingan awal, serta membuka jalan bagi pengembangan model mina padi yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan sesuai dengan kondisi sosial-ekonomi petani lokal. Selain itu, kajian terhadap rantai nilai hasil panen ikan juga penting untuk memastikan akses pasar yang adil dan stabil. Penelitian lebih lanjut tentang kualitas tanah dan air jangka panjang dalam sistem mina padi juga diperlukan untuk menilai keberlanjutan lingkungan. Pengembangan varietas padi tahan genangan yang kompatibel dengan keberadaan ikan bisa menjadi fokus inovasi agronomi berikutnya. Dengan pendekatan terpadu antara aspek teknis, ekonomi, dan sosial, penelitian lanjutan dapat mendorong transformasi pertanian di wilayah pedesaan seperti Pumpikatu secara lebih holistik.

  1. Rice‐Animal Co‐Culture Systems Benefit Global Sustainable Intensification - Cui -... doi.org/10.1029/2022EF002984RiceyAAAaAnimal CoyAAAaCulture Systems Benefit Global Sustainable Intensification Cui doi 10 1029 2022EF002984
Read online
File size1.12 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test