UNESAUNESA

Kajian Moral dan KewarganegaraanKajian Moral dan Kewarganegaraan

Karakter disiplin merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk peserta didik yang bertanggung jawab dan bermoral baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam penguatan karakter disiplin peserta didik di SMPN 56 Surabaya dengan faktor pendukung dan penghambatnya. Teori yang terkait yaitu teori pendidikan karakter Thomas Lickona, yang mencakup tiga aspek: moral knowing, moral feeling, dan moral behavior. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak lima orang guru, yang terdiri dari guru yang tergabung dalam tim tata tertib dan guru Bimbingan dan Konseling (BK). Analisis data menggunakan Miles dan Huberman. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam penguatan karakter disiplin meliputi: (1) sosialisasi peraturan (2) pemberian contoh (role model), (3) inspeksi dadakan dan (4) pemberian peringatan dan apresiasi. Faktor pendukung strategi ini adalah kerja sama dengan aparat hukum (Babinsa) dan keterlibatan antara orang tua dan masyarakat. Sedangkan, faktor penghambatnya adalah provokasi antar teman.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa strategi guru dalam penguatan karakter disiplin peserta didik di SMPN 56 Surabaya diterapkan secara menyeluruh melalui pendekatan yang saling mendukung.Strategi tersebut mencakup sosialisasi peraturan secara konsisten, pemberian apresiasi atas perilaku positif, pengingat terhadap tanggung jawab disiplin, pemberian teladan langsung oleh guru, serta pelaksanaan inspeksi mendadak oleh pihak sekolah.Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk menegakkan aturan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran internal dan membentuk kebiasaan disiplin yang berkelanjutan dalam diri peserta didik.Keberhasilan strategi ini turut didukung oleh keterlibatan pihak eksternal seperti Babinsa dan aparat hukum sebagai narasumber, serta sinergi antara guru, orang tua, dan masyarakat dalam membina peserta didik.Namun demikian, pengaruh negatif dari teman sebaya tetap menjadi tantangan yang dapat menghambat upaya tersebut, terutama ketika peserta didik berada dalam lingkungan pergaulan yang tidak kondusif.Kendati demikian, secara keseluruhan, strategi yang diterapkan terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan peserta didik, terutama dalam aspek kepatuhan terhadap aturan sekolah.Temuan ini selaras dengan teori Thomas Lickona yang menekankan bahwa pembentukan karakter disiplin yang efektif harus mencakup pengetahuan moral (moral knowing), perasaan moral (moral feeling), dan tindakan moral (moral behavior) sebagai satu kesatuan yang utuh dan tidak terpisahkan dalam proses pendidikan karakter.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pihak sekolah, khususnya para guru, terus mempertahankan dan mengembangkan strategi-strategi yang terbukti efektif, seperti sosialisasi peraturan, pemberian apresiasi, keteladanan, serta inspeksi mendadak, agar tetap relevan dengan perkembangan karakter dan kebutuhan peserta didik. Selain itu, diperlukan evaluasi berkala untuk menyesuaikan pendekatan dengan dinamika peserta didik dari waktu ke waktu. Peneliti selanjutnya juga disarankan untuk memperdalam kajian terhadap faktor penghambat, khususnya pengaruh provokasi antar teman sebaya, guna mengetahui secara rinci bagaimana pengaruh tersebut membentuk karakter peserta didik serta merumuskan strategi untuk mengatasinya. Tak kalah penting, peserta didik diharapkan dapat menunjukkan sikap disiplin secara konsisten dan bijaksana dalam memilih lingkungan pergaulan, agar nilai-nilai positif yang ditanamkan di sekolah dapat terinternalisasi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

  1. PERAN GURU BK DALAM MENGATASI PENYALAHGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA SISWA DI KECAMATAN WALENRANG UTARA DAN... doi.org/10.35906/panrita.v1i1.130PERAN GURU BK DALAM MENGATASI PENYALAHGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA SISWA DI KECAMATAN WALENRANG UTARA DAN doi 10 35906 panrita v1i1 130
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.56741/jgi.v2i01.219One moment please one moment please wait request verified doi 10 56741 jgi v2i01 219
  3. Peran Guru sebagai Pelaksana Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Menanamkan Kedisiplinan Bagi Peserta... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/1579Peran Guru sebagai Pelaksana Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Menanamkan Kedisiplinan Bagi Peserta jbasic index php basicedu article view 1579
  4. Hukum dan Korupsi | Peradaban Journal of Law and Society. korupsi peradaban journal law society tantangan... jurnal.peradabanpublishing.com/index.php/PJLS/article/view/170Hukum dan Korupsi Peradaban Journal of Law and Society korupsi peradaban journal law society tantangan jurnal peradabanpublishing index php PJLS article view 170
Read online
File size224.16 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test