SEANINSTITUTESEANINSTITUTE

INFOKUMINFOKUM

PLTS merupakan sistem pembangkit listrik yang memanfaatkan energi surya untuk menghasilkan listrik. Komponen PLTS terdiri dari panel surya, pengatur daya solar charger, baterai, dan inverter. Panel surya digunakan untuk mengubah energi surya menjadi energi listrik DC. Pengatur daya solar charger berfungsi untuk mengatur nilai tegangan yang didistribusikan ke baterai. Baterai digunakan untuk menyimpan daya listrik dan inverter digunakan untuk mengubah arus DC ke AC. Dalam penggunaannya, komponen yang dipasang pada PLTS perlu mengetahui persentase efisiensinya agar dapat diketahui jumlah energi listrik yang dapat dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pembangkitan energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya dengan kapasitas 250 WP dan inverter 2000 W. Pengujian dilakukan 5 kali dalam rentang waktu 5 jam (10:00 WIB – 14:00 WIB) menggunakan beban Pompa Air 350 W. Hasil pengujian menunjukkan bahwa panel surya mampu menghasilkan daya rata-rata 76,39 W, dengan daya terbesar mencapai 86,55 W. Efisiensi panel surya yang dihitung adalah 15,13%. Efisiensi baterai, berdasarkan daya terbesar yang terukur, mencapai 0,80%. Daya keluaran inverter bervariasi, rata-rata 919,6 watt, dengan keluaran terbesar mencapai 935 watt.

Berdasarkan data hasil pengamatan pada sistem pembangkit listrik tenaga surya, khususnya komponen panel surya dan baterai, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Pengukuran tegangan dan arus panel surya menunjukkan daya keluaran panel surya rata-rata 76,39 Watt, dengan daya terbesar mencapai 86,55 Watt.Efisiensi panel surya pabrikan yang dihitung adalah 15,13%.Efisiensi baterai, berdasarkan daya terbesar pada saat pengukuran, mencapai 0,80%.Daya keluaran yang rendah pada waktu tertentu dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti intensitas sinar matahari yang rendah dan kondisi cuaca.Daya keluaran inverter bervariasi, dengan rata-rata 919,6 Watt, dengan keluaran terbesar mencapai 935 Watt.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja sistem PLTS. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem kontrol pengisian baterai yang lebih cerdas, yang mampu menyesuaikan proses pengisian berdasarkan kondisi cuaca dan kebutuhan daya. Hal ini dapat dilakukan dengan mengintegrasikan sensor cuaca dan algoritma machine learning untuk memprediksi intensitas sinar matahari dan mengoptimalkan pengisian baterai. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh jenis baterai yang berbeda terhadap efisiensi sistem PLTS. Perbandingan antara baterai lithium-ion, baterai lead-acid, dan teknologi baterai terbaru lainnya dapat memberikan wawasan berharga dalam pemilihan baterai yang paling sesuai untuk aplikasi PLTS. Ketiga, penelitian dapat mengkaji potensi penggunaan sistem pelacakan matahari (solar tracker) untuk meningkatkan penyerapan energi surya oleh panel surya. Sistem ini secara otomatis menyesuaikan posisi panel surya agar selalu menghadap matahari, sehingga memaksimalkan energi yang diterima dan meningkatkan efisiensi pembangkitan listrik.

Read online
File size200.03 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test