POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Caring : Jurnal KeperawatanCaring : Jurnal Keperawatan

Stunting merupakan masalah kesehatan global, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kejadian stunting adalah kurangnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan, yang memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal pada balita. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian ASI eksklusif dalam mengurangi kejadian stunting pada anak di bawah lima tahun. Tinjauan dilakukan menggunakan basis data elektronik, seperti Google Scholar, Science Direct, dan Pro-Quest. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, seperti relevansi dengan ASI eksklusif dan stunting, ketersediaan full-text, dan publikasi dalam lima tahun terakhir (2017-2021). Dari 33 artikel yang awalnya diidentifikasi, 19 artikel memenuhi kriteria kelayakan dan dimasukkan dalam analisis. Hasil menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif secara signifikan mengurangi risiko stunting pada balita. Beberapa studi melaporkan bahwa balita yang tidak diberi ASI eksklusif memiliki risiko 3 hingga 61 kali lebih tinggi mengalami stunting dibandingkan dengan mereka yang menerima ASI eksklusif. Selain praktik menyusui, faktor-faktor seperti pendidikan ibu, dukungan keluarga, dan pendidikan kesehatan juga mempengaruhi perilaku menyusui dan hasil stunting. Kesimpulannya, pemberian ASI eksklusif adalah strategi pencegahan efektif terhadap stunting pada balita. Penguatan pendidikan dan program dukungan menyusui sangat penting untuk mengurangi prevalensi stunting dan meningkatkan status kesehatan anak.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan memainkan peran penting dalam mencegah stunting pada balita.Temuan dari berbagai studi yang dipilih secara konsisten menunjukkan bahwa balita yang menerima ASI eksklusif memiliki risiko lebih rendah mengalami kegagalan pertumbuhan dibandingkan dengan mereka yang tidak.Hal ini menekankan pentingnya mempromosikan ASI eksklusif sebagai strategi kunci dalam intervensi nutrisi awal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal, serta mengurangi prevalensi stunting.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang diduga sebagai faktor risiko stunting, seperti infeksi dan status sosial ekonomi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pemberian ASI eksklusif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program-program pendidikan dan dukungan menyusui dalam meningkatkan praktik ASI eksklusif dan mengurangi prevalensi stunting. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan status kesehatan anak di Indonesia.

  1. The Effectiveness of Exclusive Breastfeeding in Preventing Stunting Among Children Under Five: A Systematic... e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/caring/article/view/1308The Effectiveness of Exclusive Breastfeeding in Preventing Stunting Among Children Under Five A Systematic e journal poltekkesjogja ac index php caring article view 1308
Read online
File size390.83 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test