UNWUNW
Indonesian Journal of Midwifery (IJM)Indonesian Journal of Midwifery (IJM)Proses persalinan bisa berlangsung menjadi lama dan sulit yang mengakibatkan komplikasi pada ibu dan bayinya. Penanganan persalinan lama melalui intervensi medis baik invasif maupun noninvasif dilakukan untuk mempercepat kemajuan persalinan. Salah satu terapi noninvasif adalah posisi miring kiri dan penggunaan birthing ball. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara posisi miring kiri dan penggunaan birthing ball terhadap kemajuan persalinan di UPTD Puskesmas Tolinggula. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan desain posttest only with control group. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 30 responden yang terbagi menjadi 2 kelompok dengan masing-masing 15 subjek penelitian. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata skor posisi miring kiri adalah 1.47 (SD = 0.516), sedangkan rata-rata skor birthing ball adalah 1.13 (SD = 0.352). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada dalam kategori terjadi kemajuan dengan signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0.059. Karena nilai p > 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan birthing ball dengan posisi miring kiri pada ibu bersalin.
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan birthing ball dan posisi miring kiri terhadap kemajuan persalinan pada ibu bersalin di UPTD Puskesmas Tolinggula berdasarkan nilai p > 0,05.Meskipun secara numerik penggunaan birthing ball menunjukkan waktu persalinan yang lebih cepat dibandingkan posisi miring kiri, perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik.Faktor paritas lebih berpengaruh terhadap kemajuan persalinan dibandingkan kedua intervensi non-farmakologis tersebut.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas kombinasi posisi miring kiri dan penggunaan birthing ball secara bersamaan untuk melihat apakah sinergi kedua metode ini lebih efektif dalam mempercepat kemajuan persalinan dibandingkan penggunaan terpisah. Selain itu, perlu dikaji dampak durasi dan frekuensi penggunaan birthing ball terhadap efektivitasnya, apakah penggunaan lebih lama dan teratur memberikan hasil yang lebih baik. Penelitian juga bisa mengeksplorasi bagaimana faktor psikologis seperti kecemasan dan dukungan keluarga berinteraksi dengan kedua teknik ini, karena kondisi emosional ibu dapat memengaruhi persepsi nyeri dan respons fisiologis selama persalinan. Studi lanjutan dengan sampel lebih besar dan observasi lebih panjang diperlukan untuk mendapatkan temuan yang lebih kuat dan dapat digeneralisasi. Selain itu, penting untuk menguji intervensi ini pada setting yang berbeda untuk melihat konsistensi hasil. Penelitian bisa dikembangkan dengan membandingkan kedua teknik ini pada kelompok primigravida dan multigravida secara terpisah. Pertanyaan tentang bagaimana mobilitas ibu selama persalinan memengaruhi hasil persalinan juga perlu dieksplorasi lebih jauh. Kombinasi pendekatan non-farmakologis lain seperti teknik pernapasan atau relaksasi dengan kedua posisi ini juga layak diteliti. Akhirnya, penelitian bisa mengukur kenyamanan dan kepuasan ibu secara subjektif sebagai bagian dari hasil utama. Dengan pendekatan yang lebih menyeluruh, intervensi yang lebih personalisasi dan efektif dapat dikembangkan untuk mendukung persalinan yang lebih aman dan nyaman.
- Efektifitas Posisi Miring Kiri dan Setengah Duduk Terhadap Kemajuan Persalinan Kala Satu Fase Aktif Pada... jurnal.stikes-hi.ac.id/index.php/rik/article/view/521Efektifitas Posisi Miring Kiri dan Setengah Duduk Terhadap Kemajuan Persalinan Kala Satu Fase Aktif Pada jurnal stikes hi ac index php rik article view 521
- The Effect of Birthing Ball Exercises on Labor Pain and Labor Outcome Among Primigraviade Parturient... cureus.com/articles/90596-the-effect-of-birthing-ball-exercises-on-labor-pain-and-labor-outcome-among-primigraviade-parturient-mothers-at-a-tertiary-care-hospitalThe Effect of Birthing Ball Exercises on Labor Pain and Labor Outcome Among Primigraviade Parturient cureus articles 90596 the effect of birthing ball exercises on labor pain and labor outcome among primigraviade parturient mothers at a tertiary care hospital
- Perbedaan Penggunaan Active Birth dengan Metode Birthball dan Hypnobirthing terhadap Lama Inpartu Kala... doi.org/10.33087/jiubj.v21i2.1529Perbedaan Penggunaan Active Birth dengan Metode Birthball dan Hypnobirthing terhadap Lama Inpartu Kala doi 10 33087 jiubj v21i2 1529
| File size | 197.32 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWUNW Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hampir sebagian besar ibu hamil berada dalam rentang usia reproduktif, pendidikan menengah, tidakBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hampir sebagian besar ibu hamil berada dalam rentang usia reproduktif, pendidikan menengah, tidak
UNESAUNESA Masa balita merupakan fase penting dalam pertumbuhan anak yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk pemantauan kesehatan secara rutin. Posyandu KeluargaMasa balita merupakan fase penting dalam pertumbuhan anak yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk pemantauan kesehatan secara rutin. Posyandu Keluarga
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka aplikasi absensi mobile yang fleksibel, dan berfokus pada kebutuhan user dengan metode Design Thinking.Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka aplikasi absensi mobile yang fleksibel, dan berfokus pada kebutuhan user dengan metode Design Thinking.
UNESAUNESA Dengan metode MRP, sistem mampu melakukan perhitungan kebutuhan stok secara akurat berdasarkan data penjualan, waktu serta pengadaan, dan persediaan karenaDengan metode MRP, sistem mampu melakukan perhitungan kebutuhan stok secara akurat berdasarkan data penjualan, waktu serta pengadaan, dan persediaan karena
UNESAUNESA Calon penyewa juga dapat mengakses informasi kamar dan kontak tanpa login. Fitur-fitur ini meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan. SitusCalon penyewa juga dapat mengakses informasi kamar dan kontak tanpa login. Fitur-fitur ini meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan. Situs
UNESAUNESA Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler tersebut. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa laki-laki yang aktifRuang lingkup penelitian ini terbatas pada siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler tersebut. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa laki-laki yang aktif
UNESAUNESA Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa faktor, faktor tangibleAnalisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa faktor, faktor tangible
UNESAUNESA Hal ini didasarkan pada hasil analisis data tes dan pengukuran yang menunjukkan mayoritas atlet memiliki kondisi fisik yang baik atau baik sekali. Namun,Hal ini didasarkan pada hasil analisis data tes dan pengukuran yang menunjukkan mayoritas atlet memiliki kondisi fisik yang baik atau baik sekali. Namun,
Useful /
UNESAUNESA Perubahan fisik yang cenderung mengalami penurunan pada lansia akan menyebabkan berbagai gangguan secara fisik ditandai dengan ketidakmampuan lansia dalamPerubahan fisik yang cenderung mengalami penurunan pada lansia akan menyebabkan berbagai gangguan secara fisik ditandai dengan ketidakmampuan lansia dalam
UNWUNW Studi ini dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari mahasiswi program studi D3 dan S1Studi ini dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari mahasiswi program studi D3 dan S1
UNWUNW Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Dari total 177 mahasiswi yang menjadi populasi penelitian, sebanyak 159 mahasiswi memilikiTeknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Dari total 177 mahasiswi yang menjadi populasi penelitian, sebanyak 159 mahasiswi memiliki
UNESAUNESA Hasil ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan fisik dan kesehatan ke dalam kurikulum sekolah untuk membentuk generasi yang lebih sehat danHasil ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan fisik dan kesehatan ke dalam kurikulum sekolah untuk membentuk generasi yang lebih sehat dan