UNESAUNESA

Jurnal Pendidikan Olahraga dan KesehatanJurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Permainan kecil merupakan suatu bentuk permainan yang tidak mempunyai aturan yang seragam baik mengenai aturan mainnya, peralatan yang digunakan, luas lapangan permainan, maupun lamanya permainan. Permainan kecil adalah salah satu bentuk permainan anak-anak yang beredar secara lisan di kalangan anggota kelompok tertentu, bersifat tradisional dan diwariskan secara turun-temurun, serta mempunyai banyak variasi. Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan aktivitas atau pekerjaan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Hal ini sangat penting bagi pendidikan untuk menerapkan kebugaran jasmani, terutama di sekolah. Ini penting agar siswa tidak lelah selama pembelajaran PJOK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh permainan kecil terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Pada instrumen penelitian ini menggunakan MFT (Multistage Fitness Test). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Lamongan dengan menggunakan kelas X-8 sebanyak 38 peserta didik sebagai objek penelitian. Dalam penelitian ini digunakan teknik analisis data, yaitu statistik deskriptif, uji normalitas kolmogorov-smirnov, uji paired sampled t test, dan uji non parametric wilcoxon signed ranks test. Berdasarkan data yang telah diuji menggunakan uji paired sampled t test menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,001 < 0,05. Dan uji non parametric wilcoxon signed ranks test menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan kecil terhadap tingkat kebugaran jasmani peserta didik.

Terdapat perbedaan rata-rata hasil pretest dan posttest yang signifikan berdasarkan uji paired sample t test dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05.Hasil uji non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test juga menunjukkan nilai Asymp.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan peningkatan tingkat kebugaran jasmani siswa setelah diberi perlakuan.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan kecil memberikan pengaruh positif terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa kelas X-8 SMA Negeri 2 Lamongan.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana variasi jenis permainan kecil memengaruhi komponen kebugaran jasmani tertentu seperti daya tahan kardiorespirasi, kekuatan otot, dan kelenturan secara terpisah, karena penelitian ini hanya mengukur peningkatan secara umum. Kedua, perlu penelitian longitudinal untuk mengetahui apakah efek peningkatan kebugaran jasmani dari permainan kecil bersifat sementara atau dapat bertahan dalam jangka panjang dengan frekuensi pelaksanaan yang berbeda-beda. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengaruh permainan kecil terhadap faktor psikologis siswa seperti motivasi belajar, rasa percaya diri, dan partisipasi aktif selama pembelajaran PJOK, mengingat dalam penelitian ini disebutkan bahwa permainan membuat siswa lebih antusias. Selain itu, perbandingan efektivitas permainan kecil antara sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan dapat menjadi arah studi baru, karena kondisi lingkungan, fasilitas, dan budaya bermain siswa bisa berbeda. Penelitian juga dapat menguji kombinasi permainan kecil tradisional dengan elemen modern seperti aplikasi penghitung skor atau musik untuk menarik minat generasi muda. Selanjutnya, penting meneliti persepsi guru PJOK terhadap penerapan permainan kecil dalam kurikulum, termasuk hambatan yang mereka hadapi. Penelitian mendatang juga bisa merancang modul pembelajaran berbasis permainan kecil yang terstruktur untuk berbagai tingkat kelas SMA. Selain itu, perlu dikaji apakah jenis kelamin memengaruhi respons terhadap jenis permainan tertentu. Penelitian lanjutan juga dapat menganalisis dampak permainan kecil terhadap konsentrasi belajar siswa di luar jam PJOK. Terakhir, sangat penting mengevaluasi keamanan dan risiko cedera selama pelaksanaan permainan kecil agar intervensi tetap aman dan layak diterapkan secara luas di sekolah.

  1. Permainan Tanpa Alat Sebagai Aktifitas Pemanasan Bagi Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga & Kesehatan... doi.org/10.15294/abdimas.v26i2.39349Permainan Tanpa Alat Sebagai Aktifitas Pemanasan Bagi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan doi 10 15294 abdimas v26i2 39349
  2. JOS | Universitas Jenderal Soedirman. jos universitas jenderal soedirman fimeunp ac fisikunp fpjunp mediaterpadu... doi.org/10.20884/1.paju.2020.2.1.3302JOS Universitas Jenderal Soedirman jos universitas jenderal soedirman fimeunp ac fisikunp fpjunp mediaterpadu doi 10 20884 1 paju 2020 2 1 3302
Read online
File size238.81 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test