UNESAUNESA

Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa Mesin

Chassis merupakan komponen terpenting yang berfungsi untuk menompang berat kendaraan, mesin, penompang, serta menahan agar kendaraan tetap dalam stabil dan tidak mengalami defleksi berlebih. Besarnya kebutuhan pasar yang menginginkan bahan chassis yang ringan dan kuat, sehingga banyak yang melakukan inovasi-inovasi tentang pembuatan material chassis yang cocok digunakan dalam kendaraan dengan melakukan penelitian tentang paduan beberapa material logam. Pada penelitian ini, chassis dibuat dengan material Aluminium (Al) yang dipadukan dengan Silika (Si) melalui proses pengecoran. Dari hasil perpaduan tersebut, dilakukan prngujian tensile test dan bending test. Aluminium dileburkan pada titik leburnya serta ditambahkan serbuk Si dengan komposisi 0%, 2%, 4%, dan 6% kemudian dilakukan pencetakan sesuai standar material uji. Hasil yang diperoleh dari pengujian adalah Silika dapat mengubah sifa mekanis dari Alumunium. Pada pengujian tekuk, semakin besar persentase Si maka semakin rendah peak loadnya. Sedangkan pada pengujian tarik, peak load semakin besar seiring bertambahnya persentase Si.

Berdasarkan pembahasan pengujian yang telah disampaikan bahwa penambahan persentase Si terhadap Al dapat mengubah sifat mekanik material.Pada pengujian tekuk, semakin besar persentase penambahan Si maka menghasilkan peak load yang semakin kecil.Sedangkan pada pengujian tarik, semakin besar persentase penambahan Si maka menghasilkan peak load yang semakin besar.Dengan demikian, pemilihan variasi penambahan Si pada Al yang sesuai dengan kebutuhan rangka pada kendaraan KMHE adalah 4%.Hal ini dikarenakan, berdasarkan hasil pengujian tekuk dan pengujian tarik, keduanya memiliki nilai yang saling bertolakbelakang.Sehingga untuk mencapai optimalnya, dipilihlah paduan dengan persentase 4%Si.

Penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi paduan Al-Si dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kekuatan dan mengurangi berat rangka kendaraan KMHE. Sebagai pengembangan lebih lanjut, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada investigasi pengaruh proses perlakuan panas (heat treatment) terhadap sifat mekanik paduan Al-Si dengan variasi komposisi yang berbeda. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh variasi persentase Si terhadap perilaku korosi paduan Al-Si, mengingat ketahanan korosi merupakan faktor penting dalam aplikasi kendaraan. Terakhir, simulasi numerik dengan metode elemen hingga (finite element method) dapat digunakan untuk memprediksi perilaku rangka kendaraan KMHE yang terbuat dari paduan Al-Si dengan komposisi optimal, sehingga dapat mengoptimalkan desain rangka dan mengurangi biaya pengujian fisik.

Read online
File size1.19 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test