UNESAUNESA
Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa MesinPemanfaatan energi panas yang terbuang melalui teknologi Thermoelectric Generator (TEG) menjadi solusi dalam konservasi energi, tetapi optimasi output listriknya sangat bergantung pada pemahaman karakteristik elektrik dan konfigurasi rangkaian modul. Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh jumlah modul dan jenis rangkaian terhadap tegangan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah TEG pada rangkaian seri dan paralel.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa jumlah modul TEG sangat berpengaruh terhadap besar keluaran listrik yang dihasilkan.Pada rangkaian seri, penambahan jumlah TEG dapat meningkatkan nilai tegangan karena setiap modul memberikan tegangan berdasarkan Efek Seebeck sehingga semakin banyak elemen konversi energi yang bekerja secara berurutan maka semakin besar tegangan yang diperoleh.Konfigurasi seri sesuai untuk aplikasi yang memerlukan peningkatan tegangan listrik.Pada rangkaian paralel, penambahan jumlah TEG tidak memberikan peningkatan tegangan secara langsung, tetapi menghasilkan keluaran tegangan yang relatif konstan karena saling mendukung dalam mempertahankan nilai tegangan meskipun terjadi fluktuasi pada proses pemanasan.Karakteristik ini menunjukkan bahwa konfigurasi ini sesuai digunakan pada sistem yang membutuhkan kestabilan tegangan keluaran.Hasil penelitian ini menunjukkan potensi sitem TEG sebagai pembangkit listrik tambahan pada pemanfaatan panas buang di sektor transportasi.Penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti karakteristik arus dan daya keluaran, mengoptimalkan sistem serta mengevaluasi kinerja TEG pada skala yang lebih besar untuk mendukung implementasi secara luas.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pembangkit listrik termoelektrik yang efisien. Hal ini dapat dilakukan dengan mengeksplorasi berbagai konfigurasi rangkaian TEG, termasuk kombinasi seri-paralel, untuk mencapai output tegangan yang optimal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja TEG dengan menggunakan material termoelektrik yang berbeda dan menguji pengaruhnya terhadap efisiensi konversi energi. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi kinerja TEG pada skala yang lebih besar, seperti pada sistem transportasi atau industri, untuk memastikan kestabilan dan kehandalan sistem dalam kondisi nyata.
| File size | 264.33 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA 094.600, biaya proses produksi Rp 512.891, dan biaya perencanaan Rp 200.000. Dengan margin keuntungan sebesar 35%, estimasi harga jual mesin direkomendasikan094.600, biaya proses produksi Rp 512.891, dan biaya perencanaan Rp 200.000. Dengan margin keuntungan sebesar 35%, estimasi harga jual mesin direkomendasikan
UNESAUNESA Pada pengujian manual, suhu 170°C memberikan hasil geometri terbaik meskipun masih tidak stabil, sementara suhu rendah mengalami kegagalan pengisian ronggaPada pengujian manual, suhu 170°C memberikan hasil geometri terbaik meskipun masih tidak stabil, sementara suhu rendah mengalami kegagalan pengisian rongga
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi suhu pemrosesan terhadap sifat mekanik dan laju biodegradasi bioplastik PLA–tepung kulit singkong.Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi suhu pemrosesan terhadap sifat mekanik dan laju biodegradasi bioplastik PLA–tepung kulit singkong.
UNESAUNESA Lebih lanjut, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengujian vibrasi dapat diterapkan sebagai metode pemantauan kondisi (condition monitoring) yang efektifLebih lanjut, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengujian vibrasi dapat diterapkan sebagai metode pemantauan kondisi (condition monitoring) yang efektif
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pengambil telur puyuh otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan metode Quality FunctionPenelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pengambil telur puyuh otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan metode Quality Function
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja struktural dua model poros roda kereta api (Model A dan Model B) akibat pembebanan statik vertikal menggunakanPenelitian ini bertujuan membandingkan kinerja struktural dua model poros roda kereta api (Model A dan Model B) akibat pembebanan statik vertikal menggunakan
UNESAUNESA Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji pengaruh variasi ukuran puli dan perbedaan rasio campuran daging ayam dengan tepung kanji terhadap kapasitas produksiPenelitian ini ditujukan untuk mengkaji pengaruh variasi ukuran puli dan perbedaan rasio campuran daging ayam dengan tepung kanji terhadap kapasitas produksi
UNESAUNESA (BS) maupun Baik (B), dengan persentase 0%. Sebanyak 3 siswa (15%) tergolong dalam kategori Sedang (S), sementara 10 siswa (50%) berada dalam kategori(BS) maupun Baik (B), dengan persentase 0%. Sebanyak 3 siswa (15%) tergolong dalam kategori Sedang (S), sementara 10 siswa (50%) berada dalam kategori
Useful /
UNESAUNESA Peningkatan kecepatan rol menyebabkan waktu pengupasan semakin singkat dan kapasitas mesin meningkat, terutama pada kelapa berukuran besar. Namun, kecepatanPeningkatan kecepatan rol menyebabkan waktu pengupasan semakin singkat dan kapasitas mesin meningkat, terutama pada kelapa berukuran besar. Namun, kecepatan
UNESAUNESA Optimisasi pengolahan limbah pertanian, terutama kulit ari kacang tanah, menjadi tantangan yang cukup sulit dalam upaya meningkatkan nilai ekonomi dariOptimisasi pengolahan limbah pertanian, terutama kulit ari kacang tanah, menjadi tantangan yang cukup sulit dalam upaya meningkatkan nilai ekonomi dari
UNESAUNESA Permasalahan utama yang dihadapi oleh pengusaha pentol skala kecil adalah keterbatasan alat produksi yang masih bersifat manual, yang menyebabkan rendahnyaPermasalahan utama yang dihadapi oleh pengusaha pentol skala kecil adalah keterbatasan alat produksi yang masih bersifat manual, yang menyebabkan rendahnya
UNESAUNESA Data diperoleh dari wawancara langsung, kemudian data ditelaah secara deskriptif. Hasil wawancara menunjukkan bahwa SMPN 1 Maduran telah melaksanakan KurikulumData diperoleh dari wawancara langsung, kemudian data ditelaah secara deskriptif. Hasil wawancara menunjukkan bahwa SMPN 1 Maduran telah melaksanakan Kurikulum