UNESAUNESA

Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa Mesin

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan pada sistem air intake dan exhaust serta mengevaluasi performa mesin diesel Caterpillar C15 melalui pengujian engine dynamometer di PT Trakindo Utama Surabaya. Metode yang digunakan meliputi observasi teknis, pengujian dynotest dengan variasi pembebanan, serta analisis parameter kinerja mesin. Peningkatan beban berbanding lurus dengan kenaikan daya, torsi, dan tekanan boost, namun putaran mesin menurun pada beban tinggi tanpa gangguan pada sistem pelumasan dan bahan bakar. Identifikasi masalah menunjukkan bahwa penurunan performa mesin terutama terkait dengan mekanisme katup dan ketidakstabilan proses pembakaran, yang ditandai oleh ketidaksesuaian valve lash sehingga mengganggu kerja katup serta munculnya asap putih berlebih pada sistem exhaust sebagai indikasi pembakaran yang tidak optimal. Penerapan prosedur troubleshooting bertahap sesuai spesifikasi pabrikan terbukti efektif dalam menentukan tindakan perbaikan yang tepat dan mengembalikan performa mesin ke kondisi optimal. Hasil penelitian ini memberikan dasar teknis yang kuat untuk penerapan strategi pemeliharaan preventif dan korektif pada mesin Caterpillar C15 di lingkungan industri alat berat.

Berdasarkan hasil pengujian engine dynamometer dan analisis sistem air intake serta exhaust pada mesin diesel Caterpillar C15, dapat disimpulkan bahwa performa mesin menunjukkan karakteristik kerja yang stabil dan sesuai dengan spesifikasi mesin diesel heavy-duty berturbocharger.Peningkatan pembebanan menghasilkan kenaikan daya, torsi, dan tekanan boost secara konsisten, sementara penurunan putaran mesin pada beban tinggi mencerminkan respons alami terhadap peningkatan beban mekanis dan termal.Parameter pendukung seperti tekanan oli dan tekanan bahan bakar tetap berada dalam batas aman selama pengujian, yang mengindikasikan bahwa sistem pelumasan dan suplai bahan bakar berfungsi dengan baik serta mendukung kestabilan operasi mesin pada berbagai kondisi kerja.Hasil identifikasi masalah menunjukkan bahwa potensi gangguan performa mesin C15 terutama berkaitan dengan mekanisme katup dan kualitas proses pembakaran, yang tercermin dari ketidaksesuaian valve lash dan munculnya asap buang putih berlebihan pada sistem exhaust.Penerapan solusi perbaikan melalui prosedur troubleshooting bertahap memungkinkan proses diagnosis dilakukan secara sistematis, akurat, dan sesuai standar pabrikan, mulai dari pemeriksaan komponen mekanis hingga evaluasi komponen utama mesin.Pendekatan ini terbukti efektif dalam mengembalikan performa mesin ke kondisi optimal, mencegah kerusakan lanjutan, serta memberikan dasar yang kuat bagi penerapan strategi pemeliharaan preventif dan korektif pada mesin Caterpillar C15 di lingkungan industri alat berat.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam terhadap pengaruh sistem air intake dan exhaust pada performa mesin Caterpillar C15. Selain itu, studi komparatif antara mesin Caterpillar C15 dengan mesin diesel sejenis dapat dilakukan untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing mesin. Terakhir, penelitian tentang strategi pemeliharaan preventif dan korektif yang optimal untuk mesin Caterpillar C15 di lingkungan industri alat berat dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.

Read online
File size325.48 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test