USMUSM

ElektrikaElektrika

Indonesia memiliki wilayah laut yang luas, menjadikannya sumber utama penghidupan nelayan melalui penangkapan ikan. Namun, ikan segar sangat mudah rusak sehingga membutuhkan metode penyimpanan yang efektif untuk menjaga kesegarannya. Salah satu masalah yang dihadapi nelayan adalah keterbatasan waktu penyimpanan dengan es batu yang cepat mencair. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan sistem coolstorag berbasis teknologi Thermoelectric Cooler (TEC) tanpa refrigeran berbahaya, yang mampu mempertahankan suhu dingin dengan menyerap panas. sistem ini dilengkapi teknologi Internet of Things (IoT) untuk pemantauan suhu secara real-time menggunakan ESP32 dan sensor suhu DS18B20, yang menampilkan data melalui LCD dan antarmuka berbasis web. Berdasarkan pengujian, kombinasi es batu dengan bantuan TEC menunjukkan kinerja terbaik, mampu menurunkan suhu dari 3°C ke 0,13°C dalam waktu 30 menit dan mempertahankannya secara stabil. Hasil pengujian akurasi tinggi dengan rata – rata error pada suhu 26%. Selain itu performa monitoring IoT mampu mengirim data ke website dengan kecepatan rata-rata 499ms per siklus. Penggunaan metode logika fuzzy dengan pendekatan Mamdani dan Tsukamoto menunjukkan hasil yang berbeda, di mana fuzzy Mamdani lebih responsif terhadap perubahan suhu, sedangkan fuzzy Tsukamoto memberikan kontrol suhu yang lebih stabil. Sistem ini dirancang untuk membantu nelayan skala kecil menjaga kualitas ikan secara efisien dan ramah lingkungan, sehingga ikan tetap segar hingga ke tangan konsumen.

Penelitian ini berhasil merancang dan mengembangkan sistem pendingin untuk ikan nelayan dalam skala kecil dengan menggunakan media pendingin es batu dan TEC dengan mengaplikasikan metode fuzzy mamdani dan tsukamoto.Penelitian ini melakukan perbandingan terhadap ketahanan media pendingin dalam menjaga kualitas ikan dan dapat disimpulkan bahwa media es batu dengan bantuan TEC menunjukkan performa terbaik.Perbandingan antara metode fuzzy mamdani dan fuzzy tsukamoto juga memberikan gambaran bahwa kedua metode tersebut memiliki keunggulan dan keterbatasan masing-masing dalam pengendalian kontrol kecepatan kipas bergantung pada kebutuhan sistem.

Untuk pengembangan lebih lanjut dari sistem coolstorage ini agar lebih relevan dan efektif bagi nelayan skala kecil, beberapa arah penelitian dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan investigasi mendalam terhadap penggunaan sensor suhu alternatif yang menawarkan akurasi lebih tinggi dan responsivitas yang konsisten pada rentang suhu rendah, khususnya mendekati 0°C, mengingat adanya keterbatasan akurasi sensor DS18B20 dalam pengujian. Hal ini krusial untuk memastikan bahwa data suhu yang dimonitor dan digunakan untuk kontrol kipas benar-benar merefleksikan kondisi optimal penyimpanan ikan, sehingga mencegah pembekuan berlebihan atau penurunan kualitas. Kedua, menimbang tantangan ketersediaan sumber daya listrik yang stabil bagi nelayan saat melaut atau di daerah terpencil, penelitian dapat difokuskan pada integrasi sistem coolstorage dengan sumber energi terbarukan. Misalnya, eksplorasi desain yang menggabungkan panel surya atau sistem pengisian daya berbasis energi kinetik dari pergerakan kapal dapat menjadi solusi inovatif untuk menjamin operasional sistem yang berkelanjutan tanpa bergantung pada pasokan listrik konvensional. Ketiga, untuk memvalidasi efektivitas dan durabilitas rancangan ini, disarankan untuk melakukan pengujian lapangan secara ekstensif di lingkungan maritim yang sesungguhnya. Pengujian ini tidak hanya akan mengevaluasi performa pendinginan dalam kondisi operasional sehari-hari yang dinamis, tetapi juga menilai ketahanan komponen terhadap faktor lingkungan seperti korosi, kelembaban tinggi, dan guncangan yang sering terjadi di laut, sehingga dapat menghasilkan sistem yang lebih tangguh dan siap pakai bagi komunitas nelayan.

  1. Penerapan Metode Fuzzy Tsukamoto dalam Menentukan Jumlah Produksi Tahu | Basriati, M.Sc | SITEKIN: Jurnal... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/sitekin/article/view/11022Penerapan Metode Fuzzy Tsukamoto dalam Menentukan Jumlah Produksi Tahu Basriati M Sc SITEKIN Jurnal ejournal uin suska ac index php sitekin article view 11022
  2. PENETAPAN HARGA JUAL IKAN SEGAR DIKOTA AMBON | Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat. penetapan harga... doi.org/10.30598/balobe.2.2.60-66PENETAPAN HARGA JUAL IKAN SEGAR DIKOTA AMBON Balobe Jurnal Pengabdian Masyarakat penetapan harga doi 10 30598 balobe 2 2 60 66
  3. Pengaruh Penentuan Domain, Fungsi Keanggotaan Dan Rule Dalam Membangun Sistem Fuzzy | JURNAL TECNOSCIENZA.... ejournal.kahuripan.ac.id/index.php/TECNOSCIENZA/article/view/607Pengaruh Penentuan Domain Fungsi Keanggotaan Dan Rule Dalam Membangun Sistem Fuzzy JURNAL TECNOSCIENZA ejournal kahuripan ac index php TECNOSCIENZA article view 607
Read online
File size859.33 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test