4141
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi KonstruksiJurnal Teknik Sipil dan Teknologi KonstruksiAspek motivasi menjadi sangat penting untuk meningkatkan semangat dan kinerja para pekerja pada proyek konstruksi. Peningkatan konstruksi di Indonesia menjadi tantangan penting. Konsep motivasi yang diterapkan dalam suatu lingkungan kerja akan memberikan dukungan terhadap para pekerja. Oleh karena itu, diperlukan suatu konsep motivasi yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pekerja konstruksi dan merekomendasikan alternatif peningkatan motivasi pekerja pada proyek konstruksi di Kabupaten Aceh Barat. Penelitian dilakukan berdasarkan teori motivasi kerja yaitu teori kebutuhan hirarki kebutuhan Maslow. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Hasil perhitungan penelitian ini menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16.00. Uji validitas, uji reliabilitas, dan uji frekuensi dari analisis dapat diketahui bahwa bonus dan upah tambahan menjadi prioritas utama pada kebutuhan fisik dengan total nilai 135, program keselamatan kerja yang baik menjadi prioritas utama pada kebutuhan keamanan dan keselamatan dengan total nilai 130, hubungan yang baik dengan sesama pekerja menjadi prioritas utama pada kebutuhan sosial dengan total nilai 123, dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik menjadi prioritas utama pada kebutuhan penghargaan dengan total nilai 122, pengaturan jadwal pekerjaan yang baik menjadi prioritas utama pada kebutuhan akan jati diri dengan total nilai 115, sedangkan alternatif yang dapat dilakukan untuk identifikasi motivasi pekerja konstruksi di Kabupatan Aceh Barat adalah dengan memberikan bonus dan upah tambahan ketika para pekerja dapat menyelesaikan pekerjaan sebelum target sebagai bentuk penghargaan.
Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Manfaat dalam penelitian ini tentang motivasi para pekerja dalam berbagai bidang keahlian yaitu sebagai media belajar untuk memahami motivasi pekerja pada proyek-proyek konstruksi.Kebutuhan yang menjadi prioritas utama yang mempengaruhi motivasi pekerja proyek konstruksi di Kabupaten Aceh Barat adalah bonus dan upah tambahan menjadi prioritas utama pada kebutuhan fisik dengan total nilai 135, program keselamatan kerja yang baik menjadi prioritas utama pada kebutuhan keamanan dan keselamatan dengan total nilai 130, hubungan yang baik dengan sesama pekerja menjadi prioritas utama pada kebutuhan sosial dengan total nilai 123, dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik menjadi prioritas utama pada kebutuhan penghargaan dengan total nilai 122, pengaturan jadwal pekerjaan yang baik menjadi prioritas utama pada kebutuhan akan jati diri dengan total nilai 115.Alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi pekerja konstruksi pada 2 tempat lokasi proyek konstruksi yaitu Gedung Administrasi Fakultas dan Gedung TK Binaan di Kabupaten Aceh Barat adalah dengan memberikan bonus dan upah tambahan ketika para pekerja konstruksi dapat menyelesaikan pekerjaan sebelum targetnya.
Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi motivasi yang lebih efektif dalam proyek konstruksi di wilayah lain. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi pekerja, seperti kepuasan kerja, keseimbangan kehidupan kerja, dan dukungan sosial. Lebih lanjut, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara faktor-faktor motivasi dengan kinerja pekerja secara lebih mendalam. Pengembangan sistem penghargaan dan pengakuan yang lebih komprehensif juga perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan motivasi dan retensi pekerja konstruksi. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan perspektif pekerja konstruksi terkait dengan motivasi kerja, sehingga dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam untuk perumusan kebijakan dan praktik manajemen yang lebih baik.
| File size | 437.77 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
ARITEKINARITEKIN Metode ini melibatkan penyebaran survei kepada 40 responden, termasuk manajer proyek, kontraktor, dan mandor. Variabel independen meliputi gaya kepemimpinanMetode ini melibatkan penyebaran survei kepada 40 responden, termasuk manajer proyek, kontraktor, dan mandor. Variabel independen meliputi gaya kepemimpinan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dilengkapi dengan analisis deskriptif-kualitatif regulasi, doktrin hukum, dan putusan pengadilan relevan,Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dilengkapi dengan analisis deskriptif-kualitatif regulasi, doktrin hukum, dan putusan pengadilan relevan,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Berdasarkan analisis yuridis normatif, dapat disimpulkan bahwa konstruksi kontrak dalam proyek investasi dengan porsi kepemilikan kontraktor non-mayoritasBerdasarkan analisis yuridis normatif, dapat disimpulkan bahwa konstruksi kontrak dalam proyek investasi dengan porsi kepemilikan kontraktor non-mayoritas
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Pembagian kewenangan ini diatur melalui berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-UndangPembagian kewenangan ini diatur melalui berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan komparatif, didukung oleh analisis terhadap bahan hukum primer seperti kontrakMetode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan komparatif, didukung oleh analisis terhadap bahan hukum primer seperti kontrak
UNSULTRAUNSULTRA Sedangkan pada proyek pembangunan Gedung Veteran, kinerja biaya dan waktu bersifat stabil. Berdasarkan dampak penggunaan standar WBS yang dirasakan olehSedangkan pada proyek pembangunan Gedung Veteran, kinerja biaya dan waktu bersifat stabil. Berdasarkan dampak penggunaan standar WBS yang dirasakan oleh
UBBUBB Penggunaan Bar bending Schedule lebih efisien daripada cara konvensional karena adanya perencanaan penggunaan sisa potongan baja tulangan sebelum pelaksanaanPenggunaan Bar bending Schedule lebih efisien daripada cara konvensional karena adanya perencanaan penggunaan sisa potongan baja tulangan sebelum pelaksanaan
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Dalam bidang jasa konstruksi banyak ditemukan permasalahan mengenai belum optimalnya penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3),Dalam bidang jasa konstruksi banyak ditemukan permasalahan mengenai belum optimalnya penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3),
Useful /
UNSULTRAUNSULTRA Hasil menunjukkan bahwa karakteristik pejalan kaki di depan Lippo Plaza Kendari City adalah arus pejalan kaki (Q) di segmen 1 (sisi kanan Lippo Plaza)Hasil menunjukkan bahwa karakteristik pejalan kaki di depan Lippo Plaza Kendari City adalah arus pejalan kaki (Q) di segmen 1 (sisi kanan Lippo Plaza)
UBMUBM Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang smart charger menggunakan mikrokontroler ESP8266 dan aplikasi monitoringBerdasarkan identifikasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang smart charger menggunakan mikrokontroler ESP8266 dan aplikasi monitoring
4141 Alat berat memegang peranan penting dalam hal kecepatan dan percepatan pekerjaan. Proyek peningkatan jalan alun-alun Suka Makmue-jalan lingkar timur ibuAlat berat memegang peranan penting dalam hal kecepatan dan percepatan pekerjaan. Proyek peningkatan jalan alun-alun Suka Makmue-jalan lingkar timur ibu
4141 Gempa ini termasuk salah satu gempa besar yang melanda Aceh. Penelitian tentang rasio kerusakan rumah dilakukan dengan observasi langsung di lapangan,Gempa ini termasuk salah satu gempa besar yang melanda Aceh. Penelitian tentang rasio kerusakan rumah dilakukan dengan observasi langsung di lapangan,