4141

Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi KonstruksiJurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan biaya operasional sepeda motor roda dua antara matic dan manual. Menentukan model yang memadai untuk biaya operasional kendaraan bermotor roda dua, menganalisis dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap biaya operasional kendaraan bermotor roda dua di Desa Blang Puuk Kecamatan Seunagan. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian statistik, yang meliputi analisis koefisien korelasi, regresi linear berganda, analisis koefisien determinasi (R2), uji T dan uji F terhadap variabel terikat (dependent) dan variabel bebas (independent). Dalam melakukan pengujian statistik, pengolahan datanya menggunakan bantuan software SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 23. Kemudian setelah dilakukan pengujian statistik dilanjutkan dengan menghitung biaya operasional kendaraan berdasarkan jenis, kapasitas, dan tahun perakitan yang meliputi biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variable cost). Dari hasil penelitian diperoleh model analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) roda dua di Desa Blang Puuk adalah Y = 11,167 0,004X1 0,001X2 0,000X3 0,002X4 – 0,003X5 0,001X6 0,001X7 3,905X8. Adapun faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap perjalanan dalam hal ini biaya operasionalnya yaitu pemakaian bahan bakar. Biaya Operasional Kendaraan (BOK) total maksimum tiap 1 km perjalanan yaitu: kendaraan dengan kapasitas 100 CC (jenis bebek) tahun perakitan 2004-2009 yaitu sebesar Rp. 865,75; kapasitas 125 CC (jenis bebek) tahun perakitan 2004-2009 dan 2010-2015 yaitu sebesar Rp. 674,78 dan 605,57; kapasitas 110 CC (jenis skuter matic) tahun perakitan 2004-2009 dan 2010-2015 yaitu sebesar Rp. 570,88 dan Rp. 995,05; kapasitas 115 CC (jenis skuter matic) tahun perakitan 2004-2009 dan 2010-2015 yaitu sebesar Rp629,60 dan Rp762,96.

Analisis biaya operasional kendaraan dilakukan dengan serangkaian pengujian statistik seperti analisis koefisien korelasi, regresi linear berganda, analisa koefisien determinasi (R²), uji t dan uji F terhadap variabel terikat dan variabel bebas.Faktor yang paling mendominasi yang mempengaruhi biaya operasional di Desa Blang Puuk adalah biaya pemakaian bahan bakar.Model analisis biaya operasional kendaraan di Desa Blang Puuk adalah Y = 11,167 0,004X1 0,001X2 0,000X3 0,002X4 – 0,003X5 0,001X6 0,001X7 3,905X8.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan biaya operasional sepeda motor di berbagai daerah dengan karakteristik geografis dan kondisi jalan yang berbeda untuk mengidentifikasi faktor-faktor lokal yang mempengaruhi biaya tersebut. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan bahan bakar alternatif terhadap biaya operasional sepeda motor, termasuk mempertimbangkan efisiensi bahan bakar dan potensi penghematan biaya. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif yang lebih akurat untuk memperkirakan biaya operasional sepeda motor berdasarkan berbagai variabel, seperti usia kendaraan, jarak tempuh, dan pola penggunaan, yang dapat membantu pemilik sepeda motor dalam perencanaan anggaran dan pengambilan keputusan terkait perawatan kendaraan.

Read online
File size118.64 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test