UNSURUNSUR

Jurnal Media Teknik dan Sistem IndustriJurnal Media Teknik dan Sistem Industri

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang berlokasi di Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, dengan luas 2.002,77 hektar ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 2012 dalam rangka pengembangan kawasan-kawasan industri baru yang diarahkan pada industri-industri berbasis sumber daya alam dan mineral serta memanfaatkan lokasi geografis yang strategis. Keberhasilan dan kelangsungan KEK Sei Mangkei akan ditentukan oleh infrastruktur transportasi dan logistik yang berperan dalam kelancaran arus angkutan barang dari KEK Sei Mangkei ke Pelabuhan Tanjung yang mempunyai peran strategis sebagai logistics hub transportasi laut. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis tentang prospek dan keterpaduan sarana dan prasarana transportasi dan logistik di Pelabuhan Kuala Tanjung-KEK Sei Mangkei, guna mewujudkan keterpaduan sarana dan prasarana transportasi dan logistik untuk pengembangan aksesibilitas Pelabuhan Kuala Tanjung-KEK Sei Mangkei. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa aksesibilitas pelabuhan meningkat, moda angkutan kereta api dan truk dapat diterapkan serta perlunya manajemen dan rekayasa lalu lintas.

Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa aksesibilitas Pelabuhan Kuala Tanjung akan meningkat seiring dengan rencana pembangunan akses ruis jalan, angkutan barang dengan truk dari KEK Sei Mangkei ke Pelabuhan Belawan dengan menggunakan jalan raya akan menghadapi kemacetan yang berdampak pada lamanya waktu tempuh karena kondisi jalan yang dilalui adalah jalan trans Sumatera lintas Timur dimana jalan kabupaten/kota klasnya tidak sama dengan jalan nasional, demikian juga lebar jalan yang tidak seragam dari 5 m sampai dengan 7 meter.Mulai tahun 2021 dengan beroperasinya Terminal Petikemas di Pelabuhan Kuala Tanjung, maka seluruh bangkitan barang dari KEK Sei Mangkei sampai dengan tahun 2030 dapat dilayani di Pelabuhan Kuala Tanjung dengan menggunakan moda kereta api dan truk yang dilayani di Terminal Petikemas dan Terminal Multipurpose, sehingga Pelabuhan Belawan dapat menjadi cadangan pada saat ada gangguan di Pelabuhan Kuala Tanjung.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak integrasi sistem transportasi kereta api dan truk terhadap efisiensi logistik di KEK Sei Mangkei, termasuk analisis biaya dan waktu tempuh untuk berbagai jenis barang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model optimasi rute transportasi yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti kepadatan lalu lintas, kondisi jalan, dan biaya operasional, sehingga dapat meminimalkan biaya logistik dan meningkatkan kecepatan pengiriman barang. Ketiga, penting untuk meneliti potensi penerapan teknologi digital, seperti sistem pelacakan barang secara real-time dan platform manajemen logistik terintegrasi, untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi rantai pasok di KEK Sei Mangkei. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing KEK Sei Mangkei sebagai pusat industri dan logistik di Sumatera Utara, serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan.

Read online
File size1.19 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test