UNSURUNSUR

Jurnal Media Teknik dan Sistem IndustriJurnal Media Teknik dan Sistem Industri

Hotel “X memiliki permasalahan pada strategi pemasaran yang tidak sesuai dengan karakteristik konsumen yang menginap di hotel “X. Hal ini dikarenakan hotel “X belum mengetahui karakteristik konsumennya. Strategi pemasaran yang belum maksimal juga mempengaruhi tingkat okupansi hotel “X. Permasalahan ini terlihat dari jumlah penginap selama 1 bulan yang fluktuatif. Sehingga jumlah pengujung hotel sedikit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik konsumen di hotel “X, dengan metode K-means clustering. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data sekunder berdasarkan data historis Hotel “X yang berjumlah 725 transaksi. Data yang dikumpulkan adalah data jenis kelamin, tipe kamar, teman perjalanan, lama menginap, harga, asal daerah, metode booking. Pengolahan data dengan metode k-means clustering dilakukan dengan bantuan SPSS 20. Hasil analisis dari metode k-means clustering faktor yang berpengaruh adalah jenis kelamin, tipe kamar yang dipesan, jumlah teman, lama menginap, harga kamar yang di pesan, kewarganegaraan, metode booking. Penelitian ini memperoleh 3 cluster. Cluster pertama merupakan cluster yang sering memesan kamar ekonomis dan memesan secara daring disebut online-low customer. Cluster ke-2 bernama medium customer yaitu cluster konsumen yang memesan kamar kelas menengah, dan cluster ke-3 yang mirip dengan cluster ke-1 tapi memesan melalui media selain daring yaitu offline-manual customer.

Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang digunakan dalam pembentukan cluster konsumen meliputi jenis kelamin, tipe kamar, jumlah teman, lama menginap, harga kamar, kewarganegaraan, dan metode pemesanan.online-low customer yang sering memesan kamar ekonomis secara daring, medium customer yang memesan kamar kelas menengah, dan offline-manual customer yang memesan kamar melalui media non-daring.Penelitian ini memberikan informasi penting bagi Hotel “X untuk menyesuaikan strategi pemasaran dengan karakteristik masing-masing cluster konsumen.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor lain seperti pendapatan, pekerjaan, dan motivasi perjalanan terhadap karakteristik konsumen Hotel “X. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku konsumen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memprediksi cluster konsumen berdasarkan data demografis dan perilaku pemesanan. Model ini dapat membantu Hotel “X dalam menargetkan promosi dan penawaran khusus kepada konsumen yang tepat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas strategi pemasaran yang berbeda untuk masing-masing cluster konsumen. Misalnya, penelitian dapat menguji dampak dari personalisasi pesan pemasaran dan penawaran berdasarkan preferensi cluster konsumen terhadap tingkat konversi dan loyalitas pelanggan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi Hotel “X dalam meningkatkan efektivitas pemasaran dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Read online
File size777.51 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test