UNTARUNTAR

Jurnal Komunikasi bidang kajian ilmu komunikasiJurnal Komunikasi bidang kajian ilmu komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh covid-19, volatilitas harga, dan likuiditas saham terhadap return saham perusahaan indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020 dengan sampel sebanyak 45 perusahaan setelah melalui metode purposive sampling. Pengolahan data menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan Eviews 11 dan Microsoft Excel 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa covid-19 berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham, sedangkan volatilitas harga dan likuiditas saham berpengaruh positif signifikan terhadap return saham. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya meningkatkan volatilitas harga dan likuiditas saham bagi perusahaan untuk meningkatkan return saham yang akan memberikan sinyal yang baik bagi investor.

Berdasarkan penelitian ini, apabila terjadi peningkatan covid-19, maka tingkat pengembalian (return) saham perusahaan akan menurun, sebaliknya jika kasus covid-19 menurun akan membuat pasar optimis dan akan membuat harga naik sehingga return saham ikut naik.Semakin besar volatilitas harga suatu suatu saham akan membuat pergerakan saham menjadi aktif sehingga proses jual-beli saham di bursa dapat terjadi dengan cepat.Ini dapat memberikan ruang untuk melakukan perdagangan atau transaksi demi mendapatkan keuntungan dari adanya perbedaan (margin) dari harga awal dengan harga akhir pada saat dilakukan transaksi.Namun ini juga menunjukkan bahwa risiko yang dimiliki sangat besar.Semakin tinggi volatilitas harga suatu saham memberikan return yang besar dan diikuti dengan risiko yang besar pula sehingga investor perlu memahami risiko yang akan dihadapi agar dapat meminimalisir kejadian tak terduga pada pengembalian yang diterima investor agar tidak mengalami kerugian pada investasi yang dilakukan.Likuiditas saham merupakan karakteristik dari suatu saham yang jumlahnya cukup banyak dalam suatu peredaran sehingga memungkinkan seorang investor untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar.Semakin likuid suatu saham akan membuat semakin tingginya frekuensi transaksi saham sehingga investor memerlukan waktu yang lebih eepat untuk bisa menjual sahamnya jika sudah naik.

Untuk penelitian selanjutnya, sebaiknya jangka waktu penelitian diperluas menjadi dua tahap: tahap 1 sebelum covid-19 masuk Indonesia (Januari) dan tahap 2 setelah covid-19 masuk Indonesia (Maret-Desember 2020). Investor perlu mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal perusahaan untuk memperoleh hasil maksimal, serta berhati-hati pada peristiwa seperti covid-19 yang mempengaruhi hasil investasi. Investor juga harus melakukan analisis terhadap laporan keuangan perusahaan dan pergerakan saham yang positif untuk mengambil keputusan membeli saham yang bagus. Perusahaan sebaiknya meningkatkan laba dan melakukan buyback saham pada kondisi ketidakpastian seperti pandemi untuk menjaga kestabilan return saham.

Read online
File size361.66 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test