ASIAASIA

RISTANSI: Riset AkuntansiRISTANSI: Riset Akuntansi

Penelitian ini memberikan penekanan bahwa sikap independensi seorang auditor dapat mendukung hasil dari laporan audit sehingga menjadi tolak ukur kualitas audit. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dengan mencari informasi melalui buku, jurnal dan literatur lainnya. Hasil penelitian mengungkap terdapat beberapa pendekatan untuk mengukur kualitas audit, diantaranya: kualitas proses, kualitas hasil, dan kualitas tindak lanjut hasil audit. Pendekatan berorientasi hasil dan proses lebih mampu memberikan gambaran bagaimana auditor melakukan pekerjaannya hingga menghasilkan suatu kualitas audit yang dapat diukur. Independensi auditor terbagi dalam tiga aspek yaitu independen dalam fakta, independen dalam penampilan dan independen dalam keahlian atau kompetensinya. Semakin tinggi independensi seorang auditor, semakin dapat meningkatkan kualitas audit yang dilaksanakannya. Standar audit tidak hanya menekankan pentingnya independensi dalam melakukan audit, tetapi juga aspek penampilan dan kenyataan dari independensi tersebut.

Terdapat beberapa pendekatan untuk mengukur kualitas audit, yaitu kualitas proses, hasil, dan tindak lanjut hasil audit, dengan pendekatan berorientasi hasil dan proses yang memberikan gambaran lebih komprehensif terhadap pelaksanaan audit.dalam fakta, dalam penampilan, dan dalam kompetensi, serta semakin tinggi independensi auditor, semakin tinggi kualitas audit yang dihasilkan.Standar audit menekankan pentingnya independensi baik dalam penampilan maupun kenyataan, sehingga laporan audit lebih dapat dipercaya dan mendukung peningkatan kualitas audit.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menyelidiki bagaimana persepsi pemangku kepentingan eksternal, seperti investor dan regulator, terhadap indikator independensi dalam menilai kredibilitas laporan audit, mengingat aspek penampilan independensi sangat berpengaruh terhadap kepercayaan publik. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak dari rotasi wajib auditor terhadap kualitas audit jangka panjang, khususnya dalam konteks Indonesia, untuk mengetahui apakah kebijakan tersebut benar-benar memperkuat independensi atau justru mengurangi pemahaman mendalam auditor terhadap klien. Ketiga, penting untuk mempelajari bagaimana pelatihan profesional berbasis etika dan integritas dapat membentuk pola pikir independen auditor sejak dini, terutama pada auditor pemula, sehingga dapat menjadi fondasi kuat dalam menjaga kualitas audit secara konsisten. Gabungan ketiga penelitian tersebut dapat memberikan gambaran utuh tentang faktor-faktor yang mendukung independensi bukan hanya secara struktural, tetapi juga kultural dan psikologis dalam profesi audit.

  1. Pengaruh Tekanan Klien Dan Rotasi Audit Terhadap Independensi Auditor: Pendekatan Eksperimen | Owner... owner.polgan.ac.id/index.php/owner/article/view/764Pengaruh Tekanan Klien Dan Rotasi Audit Terhadap Independensi Auditor Pendekatan Eksperimen Owner owner polgan ac index php owner article view 764
  2. PENGARUH INDEPENDENSI, AKUNTABILITAS, DAN OBJEKTIVITAS TERHADAP KUALITAS AUDIT | Nominal: Barometer Riset... journal.uny.ac.id/index.php/nominal/article/view/24497PENGARUH INDEPENDENSI AKUNTABILITAS DAN OBJEKTIVITAS TERHADAP KUALITAS AUDIT Nominal Barometer Riset journal uny ac index php nominal article view 24497
  3. PENGARUH INDEPENDENSI TRANSPARANSI DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KUALITAS AUDIT | Jurnal Akuntansi Manado... ejurnal.unima.ac.id/index.php/jaim/article/view/5869PENGARUH INDEPENDENSI TRANSPARANSI DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KUALITAS AUDIT Jurnal Akuntansi Manado ejurnal unima ac index php jaim article view 5869
  4. Pengaruh Akuntabilitas Auditor, Independensi Auditor, Dan Profesionalisme Auditor Terhadap Kualitas Audit... doi.org/10.33395/owner.v6i2.636Pengaruh Akuntabilitas Auditor Independensi Auditor Dan Profesionalisme Auditor Terhadap Kualitas Audit doi 10 33395 owner v6i2 636
Read online
File size270.43 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test