UMSUMS
Law and JusticeLaw and JusticePerkembangan pesat teknologi finansial (fintech) telah menghadirkan layanan pinjaman dengan syarat yang lebih fleksibel dan mudah diakses dibandingkan dengan lembaga keuangan konvensional seperti bank. Namun, kemajuan ini juga menimbulkan berbagai tantangan, terutama ketika debitur mengalami kredit macet. Kreditur dalam upaya menagih utang terkadang menggunakan metode yang agresif atau bahkan melanggar hukum, termasuk pemanfaatan media sosial untuk menekan debitur, yang sering disebut sebagai persekusi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum dari perilaku kreditur tersebut dalam pinjaman online serta menilai perlindungan yang tersedia bagi debitur berdasarkan regulasi yang ada. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui studi dokumen dan analisis data sekunder. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa sengketa sering muncul akibat klausul kontrak yang tidak jelas atau kurangnya mekanisme penyelesaian sengketa dalam perjanjian pinjaman online. Ketika upaya penyelesaian secara damai gagal, sengketa akan berlanjut ke proses litigasi. Tindakan paksaan oleh kreditur dapat melanggar Pasal 335 ayat (1) angka 1 dan Pasal 368 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur larangan persekusi dan pemerasan dengan kekerasan. Selain itu, regulasi seperti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 menekankan prinsip transparansi, keadilan, keandalan, kerahasiaan, dan penyelesaian sengketa yang mudah diakses untuk melindungi pengguna fintech. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penegakan hukum yang lebih kuat dan klausul kontrak yang lebih jelas sangat diperlukan untuk melindungi hak konsumen serta mencegah penyalahgunaan dalam sektor pinjaman fintech.
Dinamika hukum perlindungan konsumen dalam perkembangan industri teknologi finansial (FinTech) di Indonesia memerlukan perhatian serius dari semua pihak.Upaya berkelanjutan untuk meningkatkan regulasi, edukasi, literasi, dan penegakan hukum sangat esensial guna menciptakan ekosistem FinTech yang adil dan aman bagi konsumen.Apabila terjadi sengketa akibat ketidakpatuhan perjanjian pinjaman daring, penyelesaian dapat dilakukan secara damai atau melalui litigasi, dengan tindakan paksaan atau pemerasan oleh kreditur dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana berdasarkan Pasal 335 ayat (1) angka 1 dan Pasal 368 ayat (1) KUHP.
Saran penelitian lanjutan ini berupaya mengisi celah yang muncul dari studi ini, dengan mempertimbangkan kompleksitas dinamika perlindungan konsumen di sektor teknologi finansial (fintech). Pertama, penelitian mendatang dapat menyelidiki efektivitas implementasi peraturan yang telah ada, seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, dalam menanggulangi praktik penagihan utang yang melanggar hukum dan penyalahgunaan data pribadi. Studi ini dapat menganalisis faktor-faktor penghambat penegakan hukum dan merekomendasikan strategi peningkatan kepatuhan oleh penyedia pinjaman daring. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah: Sejauh mana lembaga penegak hukum menghadapi tantangan dalam menerapkan sanksi pidana terhadap kreditur ilegal atau yang melakukan persekusi digital, dan bagaimana kendala ini dapat diatasi melalui kolaborasi antarinstansi? Kedua, mengingat fokus studi ini pada aspek hukum, riset selanjutnya perlu mengeksplorasi peran teknologi dalam mencegah pelanggaran privasi data dan praktik penagihan yang agresif. Penelitian dapat mengidentifikasi solusi teknis, seperti penerapan sistem keamanan data yang lebih canggih atau mekanisme otentikasi biometrik, untuk melindungi informasi sensitif debitur. Bagaimana platform fintech dapat mengintegrasikan alat pencegahan berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi dan menghentikan pola penagihan yang tidak etis sebelum merugikan konsumen? Ketiga, penting untuk mengkaji dampak program literasi keuangan terhadap perilaku konsumen dalam memilih dan menggunakan layanan pinjaman daring. Studi empiris dapat mengevaluasi efektivitas kampanye edukasi OJK atau lembaga terkait lainnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko pinjaman ilegal dan hak-hak mereka sebagai konsumen fintech. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya akan memperkuat kerangka hukum yang ada, tetapi juga memberikan rekomendasi praktis dan inovatif untuk mewujudkan ekosistem fintech yang lebih bertanggung jawab dan melindungi konsumen secara holistik.
| File size | 326.16 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Setelah memberikan informasi tentang tuberkulosis, gejala dan pencegahannya pada balita maka selanjutnya ibu-ibu diajak berdiskusi. Kegiatan pengabdianSetelah memberikan informasi tentang tuberkulosis, gejala dan pencegahannya pada balita maka selanjutnya ibu-ibu diajak berdiskusi. Kegiatan pengabdian
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tri Sakti Purwosari Makmur Medan, banyak karyawan yang awalnya belum mengetahui dan memahami apa itu public relations dan manajemen krisis. SosialisasiTri Sakti Purwosari Makmur Medan, banyak karyawan yang awalnya belum mengetahui dan memahami apa itu public relations dan manajemen krisis. Sosialisasi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mahasiswa mulai mengetahui banyaknya situs e-journal yang tersedia dan mulai mengerti serta menguasai cara memanfaatkanHasil pelatihan menunjukkan bahwa mahasiswa mulai mengetahui banyaknya situs e-journal yang tersedia dan mulai mengerti serta menguasai cara memanfaatkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pencegahan infeksi nosokomial melalui sosialisasi 5M di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam telah dilaksanakan pada 30 pasien dan keluarga pasienPencegahan infeksi nosokomial melalui sosialisasi 5M di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam telah dilaksanakan pada 30 pasien dan keluarga pasien
SARI MUTIARASARI MUTIARA Perubahan persepsi siswa terhadap pentingnya pajak menjadi lebih positif dan mendukung pembangunan karakter sadar pajak sejak dini. Hasil ini menunjukkanPerubahan persepsi siswa terhadap pentingnya pajak menjadi lebih positif dan mendukung pembangunan karakter sadar pajak sejak dini. Hasil ini menunjukkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tingkat pendidikan mayoritas penduduk Siatas Barita hanya mampu menyelesaikan sekolah di jenjang pendidikan wajib belajar sembilan tahun (SD dan SMP).Tingkat pendidikan mayoritas penduduk Siatas Barita hanya mampu menyelesaikan sekolah di jenjang pendidikan wajib belajar sembilan tahun (SD dan SMP).
SARI MUTIARASARI MUTIARA Sejumlah pengalamannya bukan dinikmati sendiri akan tetapi milik bersama agar bermanfaat sepanjang hayat. Hal ini pemerolehan ilmu tidak menjadi barangSejumlah pengalamannya bukan dinikmati sendiri akan tetapi milik bersama agar bermanfaat sepanjang hayat. Hal ini pemerolehan ilmu tidak menjadi barang
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman pemuda/I Jemaat HKBP Rogate mengenai pentingnya pendidikan keuangan dan inovasi kewirausahaan.Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman pemuda/I Jemaat HKBP Rogate mengenai pentingnya pendidikan keuangan dan inovasi kewirausahaan.
Useful /
UMSUMS Kehadiran AI dalam proses produksi menyebabkan perubahan sistem dan cara kerja di perusahaan. Penggunaan AI dalam dunia kerja berdampak signifikan padaKehadiran AI dalam proses produksi menyebabkan perubahan sistem dan cara kerja di perusahaan. Penggunaan AI dalam dunia kerja berdampak signifikan pada
UMSUMS Isu utama yang diteliti adalah permasalahan pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan perdata yang seringkali menghadapi tantangan yang menghambat prosesnya.Isu utama yang diteliti adalah permasalahan pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan perdata yang seringkali menghadapi tantangan yang menghambat prosesnya.
UMSUMS The local government in NTB neglected to guarantee supervision and legal protection for local Tambora coffee products as a geographical indication. EvenThe local government in NTB neglected to guarantee supervision and legal protection for local Tambora coffee products as a geographical indication. Even
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dan kepatuhan pasien kanker payudara dalam menjalani kemoterapi. Semakin tinggi motivasi yang dimilikiTerdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dan kepatuhan pasien kanker payudara dalam menjalani kemoterapi. Semakin tinggi motivasi yang dimiliki