UMSUMS
Buletin Pengembangan Perangkat PembelajaranBuletin Pengembangan Perangkat PembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model Discovery Learning berbantuan media kartu kuartet budaya. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa kelas IV SD Negeri 1 Kalirejo. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pada tahap pra-siklus, pembelajaran masih berpusat pada guru dan menunjukkan hasil belajar yang rendah, dengan hanya 25% siswa mencapai ketuntasan belajar. Setelah diterapkannya model discovery learning yang dipadukan dengan media kartu kuartet budaya, keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 68,75% pada siklus I menjadi 81,25% pada siklus II. Selain itu, rata-rata nilai siswa juga mengalami peningkatan dari 75,37 menjadi 81,57. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan media kartu kuartet budaya dapat digunakan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa dan mendorong pembelajaran yang aktif serta bermakna sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Penerapan model pembelajaran discovery learning yang dipadukan dengan media kartu kuartet mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif dan berbasis penemuan serta mendorong keterlibatan aktif siswa serta memperkuat pemahaman konseptual mereka terhadap materi pembelajaran.Dengan demikian, kombinasi antara model discovery learning dan media kartu kuartet terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dan mencapai ketuntasan klasikal yang diharapkan.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas model discovery learning berbantuan media kartu kuartet pada materi IPAS lainnya, seperti materi tentang energi dan perubahannya, untuk mengetahui apakah model ini juga efektif meningkatkan pemahaman siswa pada topik tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi keberhasilan penerapan model discovery learning, seperti karakteristik siswa, kemampuan guru, dan ketersediaan sumber daya pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan media kartu kuartet yang lebih inovatif dan interaktif, seperti kartu kuartet digital atau kartu kuartet augmented reality, untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPAS. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
- Peningkatan Hasil Belajar Model Discovery Learning Berbantuan Media Kartu Kuartet Di Sekolah Dasar |... journals2.ums.ac.id/bppp/article/view/10365Peningkatan Hasil Belajar Model Discovery Learning Berbantuan Media Kartu Kuartet Di Sekolah Dasar journals2 ums ac bppp article view 10365
- Design of Mathematics Learning Media based on Discovery Learning to Improve Problem Solving Ability |... journals2.ums.ac.id/index.php/ijolae/article/view/8922Design of Mathematics Learning Media based on Discovery Learning to Improve Problem Solving Ability journals2 ums ac index php ijolae article view 8922
- Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Pemahaman P5 bagi Siswa Sekolah Dasar | Jurnal... doi.org/10.31004/basicedu.v7i2.4998Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Pemahaman P5 bagi Siswa Sekolah Dasar Jurnal doi 10 31004 basicedu v7i2 4998
- Pengembangan Bahan Ajar dalam Pembelajaran Tematik dengan Menggunakan Metode Mind Mapping di Sekolah... doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1357Pengembangan Bahan Ajar dalam Pembelajaran Tematik dengan Menggunakan Metode Mind Mapping di Sekolah doi 10 31004 basicedu v5i5 1357
| File size | 399.38 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSUNAUINSUNA Penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPA materi gaya dapat meningkatkan kemampuan Problem Solving siswa kelas IV SD MuhammadiyahPenerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPA materi gaya dapat meningkatkan kemampuan Problem Solving siswa kelas IV SD Muhammadiyah
JBASICJBASIC Secara teoretis, temuan penelitian ini memperkuat pandangan konstruktivisme yang menekankan bahwa pengetahuan dibangun secara aktif melalui pengalamanSecara teoretis, temuan penelitian ini memperkuat pandangan konstruktivisme yang menekankan bahwa pengetahuan dibangun secara aktif melalui pengalaman
AFEKSIAFEKSI Selain itu, uji keterbacaan menunjukkan respon positif dari guru dan siswa, menandakan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkanSelain itu, uji keterbacaan menunjukkan respon positif dari guru dan siswa, menandakan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan
AMIKLPSAMIKLPS Hasilnya, aplikasi dinyatakan berhasil secara fungsional (97,6%), memperoleh validasi ahli IT (89,3%), ahli materi (98%), serta respon positif siswa (93,1%).Hasilnya, aplikasi dinyatakan berhasil secara fungsional (97,6%), memperoleh validasi ahli IT (89,3%), ahli materi (98%), serta respon positif siswa (93,1%).
ABULYATAMAABULYATAMA Selain peningkatan secara kognitif, penggunaan media ular tangga juga berdampak positif terhadap motivasi dan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran.Selain peningkatan secara kognitif, penggunaan media ular tangga juga berdampak positif terhadap motivasi dan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran.
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil belajar siswa mencapai 95% ketuntasan sesuai KKM, yang menunjukkan keberhasilan metode ini. Penelitian ini mendukung penggunaan PBL sebagai strategiHasil belajar siswa mencapai 95% ketuntasan sesuai KKM, yang menunjukkan keberhasilan metode ini. Penelitian ini mendukung penggunaan PBL sebagai strategi
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP, LKPD, dan modulPelatihan penyusunan perangkat pembelajaran tematik berbasis kurikulum merdeka berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP, LKPD, dan modul
UCYUCY Dengan persentase ketuntasan pada prasiklus sebesar 25%, siklus I sebesar 66,67% dan siklus II sebesar 83,34%. Berdasarkan pembahasan dan hasil penelitianDengan persentase ketuntasan pada prasiklus sebesar 25%, siklus I sebesar 66,67% dan siklus II sebesar 83,34%. Berdasarkan pembahasan dan hasil penelitian
Useful /
JBASICJBASIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan, komunikasi, dan dukungan emosional orang tua berperan signifikan dalam membentuk minat anak terhadapHasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan, komunikasi, dan dukungan emosional orang tua berperan signifikan dalam membentuk minat anak terhadap
JBASICJBASIC Terdapat empat kegiatan yang menunjang terbentuknya karakter jujur antara lain. Faktor pendukung terbentuknya karakter jujur pada setiap kegiatan ekstrakurikulerTerdapat empat kegiatan yang menunjang terbentuknya karakter jujur antara lain. Faktor pendukung terbentuknya karakter jujur pada setiap kegiatan ekstrakurikuler
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Serta pelatihan pendampingan menulis imajinatif. Aktivitas ini dapat dilihat pada proses kegiatan Workshop. Hal yang paling urgen dalam aktivitas ini adalahSerta pelatihan pendampingan menulis imajinatif. Aktivitas ini dapat dilihat pada proses kegiatan Workshop. Hal yang paling urgen dalam aktivitas ini adalah
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Kegiatan pengabdian dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu need assessment, pelatihan konten situs dan literasi media, dan supervisi guru di SDN Sukamenanti.Kegiatan pengabdian dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu need assessment, pelatihan konten situs dan literasi media, dan supervisi guru di SDN Sukamenanti.