UMSUMS
Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC)Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC)Anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya yang mengalami autisme, memerlukan dukungan komprehensif untuk memastikan pemenuhan kebutuhan fisiologis, emosional, sosial, dan aktualisasi diri mereka dalam lingkungan pendidikan. Pemenuhan kebutuhan dasar ini sangat penting bagi pertumbuhan, perkembangan belajar, dan kemandirian jangka panjang. Penelitian ini mengkaji pemenuhan kebutuhan dasar anak autis di SLB Negeri 1 Makassar berdasarkan hierarki kebutuhan Maslow. Pendekatan kualitatif digunakan dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari guru, kepala sekolah, dan orang tua. Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan dasar anak autis sebagian besar telah terpenuhi melalui program pembelajaran individual, aktivitas harian yang terstruktur, dukungan emosional dari guru, serta keterlibatan aktif orang tua. Sekolah juga menyediakan lingkungan belajar yang aman, fasilitas khusus, dan kegiatan vokasional yang mendorong potensi dan kemandirian siswa. Namun demikian, beberapa tantangan masih tetap ada, seperti keterbatasan tenaga profesional, fasilitas yang tidak memadai, dan keragaman karakteristik siswa. Untuk mengatasi tantangan tersebut, sekolah menerapkan pendekatan individual, sistem pemberian hadiah, serta kolaborasi kuat antara sekolah dan keluarga. Kesimpulannya, pemenuhan kebutuhan dasar anak autis di SLB Negeri 1 Makassar telah dilaksanakan secara efektif melalui strategi yang terstruktur dan kolaboratif, meskipun diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan fasilitas dan memperkuat kerja sama lintas sektor.
Pemenuhan kebutuhan dasar anak autis di SLB Negeri 1 Makassar telah dilakukan secara komprehensif dan progresif sesuai hierarki kebutuhan Maslow.Peran guru dan orang tua sangat penting dalam menciptakan konsistensi antara lingkungan sekolah dan rumah, yang mendukung perkembangan anak.Upaya kolaboratif antara pendidik, pimpinan sekolah, dan orang tua menjadi kekuatan utama dalam mengatasi keterbatasan fasilitas dan sumber daya.
Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji efektivitas program keterampilan hidup sehari-hari (ADL) berbasis rumah dengan pendampingan orang tua secara terstruktur, untuk mengetahui sejauh mana konsistensi antara sekolah dan rumah dapat meningkatkan kemandirian anak autis. Kedua, diperlukan studi tentang pengaruh fasilitas sensori dan terapi yang dikelola oleh tenaga profesional terhadap pemenuhan kebutuhan rasa aman dan emosional anak autis di sekolah inklusi atau SLB. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian mengenai model kolaborasi lintas sektor (dinas pendidikan, kesehatan, dan sosial) dalam menyusun sistem pendukung terpadu yang可持续 mendukung pemenuhan kebutuhan holistik anak autis dari usia dini hingga usia dewasa. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan untuk sistem pendidikan dan layanan yang lebih responsif dan berkelanjutan. Dengan menguji efektivitas intervensi berbasis rumah, pengembangan fasilitas terapi, serta kerja sama kebijakan, kita dapat membangun ekosistem pendukung yang lebih kuat. Fokus pada konsistensi, aksesibilitas, dan integrasi layanan akan memastikan bahwa pemenuhan kebutuhan anak autis tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian semacam ini juga dapat memberikan rekomendasi konkret bagi kebijakan pendidikan khusus di tingkat daerah maupun nasional. Dengan pendekatan yang holistik dan berbasis bukti, kita dapat meningkatkan kualitas hidup anak autis secara menyeluruh. Semua saran ini merupakan pengembangan dari temuan penelitian yang menyoroti keterbatasan sumber daya dan perlunya kolaborasi kuat. Penelitian lanjutan sebaiknya tidak hanya mengamati kondisi saat ini, tetapi juga merancang dan menguji solusi sistemik yang berkelanjutan.
| File size | 428.04 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) cara yang digunakan guru dalam menstimulus respon anak melalui teori behavioristik adalah guru harus memahami perbedaanHasil penelitian menunjukkan bahwa 1) cara yang digunakan guru dalam menstimulus respon anak melalui teori behavioristik adalah guru harus memahami perbedaan
UNSURUNSUR S Khairen digunakan secara padu, luwes, dan mudah dipahami oleh pembaca. Penggunaan dialek tersebut mencerminkan latar belakang budaya dan geografis penutur,S Khairen digunakan secara padu, luwes, dan mudah dipahami oleh pembaca. Penggunaan dialek tersebut mencerminkan latar belakang budaya dan geografis penutur,
KHATECKHATEC This research examines existing literature to understand how Pencak Silat contributes to the formation of positive character traits such as discipline,This research examines existing literature to understand how Pencak Silat contributes to the formation of positive character traits such as discipline,
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Kesimpulan: Direkomendasikan kepada perawat untuk mengoptimalkan layanan penatalaksanaan kanker pada anak. Rekomendasi kepada perawat untuk mengoptimalkanKesimpulan: Direkomendasikan kepada perawat untuk mengoptimalkan layanan penatalaksanaan kanker pada anak. Rekomendasi kepada perawat untuk mengoptimalkan
UNUBLITARUNUBLITAR Dalam konteks ini, penelitian ini melakukan tinjauan sistematis terhadap literatur yang ada untuk menggali hubungan antara gaya kognitif, regulasi diri,Dalam konteks ini, penelitian ini melakukan tinjauan sistematis terhadap literatur yang ada untuk menggali hubungan antara gaya kognitif, regulasi diri,
UNESAUNESA Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pendataan fasilitas kampus secara manual menggunakan kertas dan Microsoft Excel tidak efisien dan rentan terhadapPenelitian ini menunjukkan bahwa proses pendataan fasilitas kampus secara manual menggunakan kertas dan Microsoft Excel tidak efisien dan rentan terhadap
UNTANUNTAN Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakanTujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Sehingga dengan penelitian ini data yang diperoleh tidak berupa angka-angka, tetapi lebih banyak deskripsi, ungkapan, atau makna- makna tertentu yang inginSehingga dengan penelitian ini data yang diperoleh tidak berupa angka-angka, tetapi lebih banyak deskripsi, ungkapan, atau makna- makna tertentu yang ingin
Useful /
UNESAUNESA Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) berdasarkan analisis SWOT merupakan pendekatan efektif untuk meningkatkanPenelitian ini menunjukkan bahwa strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) berdasarkan analisis SWOT merupakan pendekatan efektif untuk meningkatkan
UNESAUNESA 6 dengan mengikuti pengujian deskriptif, asumsi, dan korelasi. Hasil menunjukkan bahwa modal psikologis secara kuat memprediksi implementasi POAC, dengan6 dengan mengikuti pengujian deskriptif, asumsi, dan korelasi. Hasil menunjukkan bahwa modal psikologis secara kuat memprediksi implementasi POAC, dengan
UNRAMUNRAM Adapun tujuannya adalah untuk memberikan sosialisasi sekaligus praktik langsung kepada pegawai Koperasi Prima Nusantara agar dapat meningkatkan pengetahuanAdapun tujuannya adalah untuk memberikan sosialisasi sekaligus praktik langsung kepada pegawai Koperasi Prima Nusantara agar dapat meningkatkan pengetahuan
UNESAUNESA Dengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB), studi ini memberikan wawasan strategis bagi industri skincare lokal untuk mengoptimalkan pengalamanDengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB), studi ini memberikan wawasan strategis bagi industri skincare lokal untuk mengoptimalkan pengalaman