UNIPASBYUNIPASBY

Best : Journal of Applied Electrical, Science and TechnologyBest : Journal of Applied Electrical, Science and Technology

Penelitian ini membahas pengembangan, implementasi, dan panduan penggunaan sistem Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) berbasis web P2GS yang terintegrasi dengan WhatsApp API sebagai solusi inovatif untuk manajemen hubungan pelanggan pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sistem dikembangkan menggunakan model System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Uji coba dilakukan pada lima UMKM anggota Perkumpulan Pengusaha Gading Sukowati (P2GS) di Sragen. Fitur utama meliputi dashboard, manajemen penjualan, pembelian, data induk produk, inventaris, pelaporan, dan pengaturan toko. Integrasi WhatsApp API memungkinkan pengiriman pesan otomatis kepada pelanggan, meningkatkan retensi dan keterlibatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan retensi pelanggan sebesar 23%, penurunan biaya pemasaran sebesar 18%, dan kenaikan pendapatan bulanan sebesar 12%. Penggunaan sistem didokumentasikan dalam Panduan Pengguna Aplikasi P2GS E-CRM untuk memudahkan adopsi dan pelatihan. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi populer ke dalam sistem E-CRM dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi dan kinerja UMKM.

Penelitian ini berhasil merancang, mengembangkan, dan menerapkan sistem E-CRM berbasis web P2GS yang terintegrasi dengan WhatsApp Business API untuk mengatasi tantangan manajemen pelanggan pada UMKM.Dengan memanfaatkan platform komunikasi yang sudah lazim digunakan, sistem ini memberikan solusi yang adaptif dan hemat biaya.Evaluasi empiris menunjukkan peningkatan kinerja bisnis yang signifikan, termasuk peningkatan retensi pelanggan sebesar 23%, pengurangan biaya pemasaran 18%, dan pertumbuhan pendapatan bulanan 12%.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian yang menguji efektivitas sistem ini pada sektor UMKM yang berbeda di luar bidang kuliner dan fesyen, untuk mengevaluasi sejauh mana sistem dapat digeneralisasikan dan menyesuaikan fitur-fiturnya dengan kebutuhan spesifik industri lain seperti pertanian atau jasa. Kedua, penting untuk mengeksplorasi integrasi fitur kecerdasan buatan seperti chatbot berbasis AI yang dapat memberikan layanan pelanggan 24 jam, menangani pertanyaan umum, dan merekomendasikan produk secara otomatis berdasarkan perilaku pembelian pelanggan. Ketiga, perlu dilakukan studi longitudinal selama minimal satu tahun untuk memahami dampak jangka panjang sistem terhadap loyalitas pelanggan, retensi bisnis, dan keberlanjutan operasional, termasuk bagaimana UMKM mempertahankan dan memperbarui sistem secara mandiri tanpa dukungan teknis intensif. Penelitian lanjutan juga bisa mengevaluasi model pelatihan berkelanjutan yang dirancang khusus untuk meningkatkan literasi digital pemilik UMKM, sehingga mereka dapat mengoptimalkan seluruh fungsi sistem secara mandiri. Selain itu, penting untuk menguji pengembangan sistem dengan kemampuan offline guna mengatasi keterbatasan koneksi internet di daerah terpencil. Studi juga bisa mengeksplorasi penggunaan analitik prediktif untuk meramalkan tren penjualan dan pola pembelian pelanggan. Pengembangan sistem yang lebih tahan terhadap gangguan jaringan bisa menjadi fokus penting. Penelitian bisa menguji efektivitas notifikasi otomatis berbasis lokasi atau waktu kunjungan pelanggan terakhir. Integrasi dengan platform pembayaran digital juga perlu dieksplorasi sebagai langkah meningkatkan kelengkapan sistem. Dengan demikian, sistem tidak hanya meningkatkan keterlibatan pelanggan tetapi juga memperkuat keseluruhan ekosistem digital UMKM.

Read online
File size255.29 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test