PKTJPKTJ

Jurnal Abdimas TransjayaJurnal Abdimas Transjaya

Transportasi adalah sistem esensial yang memfasilitasi pergerakan orang, barang, dan informasi, serta didukung oleh infrastruktur seperti jalan raya, kereta api, pelabuhan, dan bandara. Angkutan orang adalah komponen vital yang memungkinkan mobilitas individu sehari-hari. Namun, keselamatan dalam angkutan umum masih menjadi tantangan besar dengan 36.159 kecelakaan pada tahun 2022, meskipun hanya sedikit perusahaan yang tersertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU). PT X, yang beroperasi di Solo, Jawa Tengah, berfokus pada layanan transportasi angkutan orang melalui model layanan Buy The Service (BTS). Sistem ini menawarkan layanan bus cepat, efisien, dan terpadu dengan fasilitas nyaman untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan mengurangi kemacetan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dimana peneliti melakukan observasi, analisis visual, studi pustaka, dan wawancara. Pada penelitian yang dilakukan PT. X menunjukkan komitmen keselamatan perusahaan masih belum kuat, dengan penilaian awal sebesar 59,1%. Setelah perbaikan dan penyempurnaan elemen-elemen SMK PAU, penilaian meningkat mendekati 100%. PT. X berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan dan keamanan kerja demi kesejahteraan pelanggan dan karyawan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa komitmen perusahaan terhadap sistem manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum masih perlu ditingkatkan.Setelah dilakukan penilaian dan perbaikan terhadap elemen-elemen SMK PAU, penilaian perusahaan meningkat mendekati 100%.Hal ini menunjukkan bahwa dengan implementasi SMK PAU yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan kerja, serta kesejahteraan pelanggan dan karyawan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen manajemen terhadap keselamatan, seperti budaya keselamatan dan kepemimpinan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas implementasi SMK PAU di berbagai perusahaan angkutan umum dengan karakteristik yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko dalam operasional angkutan umum, sehingga tindakan pencegahan dapat diambil secara proaktif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan angkutan umum di Indonesia, serta mengurangi angka kecelakaan dan kerugian yang ditimbulkan.

Read online
File size205.98 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test