UNTAG SMDUNTAG SMD

JMA: JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSIJMA: JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kredit macet pada Bank Central Asia Tbk dari tahun 2015 dan membandingkannya dengan tahun 2014. Analisis dilakukan dengan menggunakan rasio kredit bermasalah (NPL) dan rasio pinjaman terhadap dana (LFR). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah rasio kredit bermasalah (NPL) dan rasio pinjaman terhadap dana (LFR) PT Bank Central Asia Tbk pada tahun 2015 meningkat atau menurun dibandingkan dengan rasio kredit bermasalah (NPL) dan rasio pinjaman terhadap dana (LFR) pada tahun 2014?. Teori dasar yang digunakan adalah Akuntansi Keuangan, Kredit Bermasalah (NPL), dan Rasio Pinjaman terhadap Dana (LFR). Hipotesis yang diajukan adalah Rasio kredit bermasalah (NPL) dan rasio pinjaman terhadap dana (LFR) PT.Bank Central Asia Tbk pada tahun 2015 meningkat dibandingkan dengan rasio kredit bermasalah (NPL) dan rasio pinjaman terhadap dana (LFR) pada tahun 2014.. Alat analisis yang digunakan adalah rasio keuangan perbankan, yaitu rasio kredit bermasalah (NPL) dan rasio pinjaman terhadap dana (LFR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kredit bermasalah (NPL) dan rasio pinjaman terhadap dana (LFR) PT Bank Central Asia Tbk meningkat, terutama rasio kredit bermasalah (NPL) meningkat sebesar 0,1%, yaitu 0,7% dari tahun sebelumnya (2014) sebesar 0,6%. Demikian pula, rasio pinjaman terhadap dana (LFR) juga meningkat dari tahun sebelumnya (2014), yang semula sebesar 77,5% menjadi 81,9% pada tahun 2015.

Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menyimpulkan bahwa rasio kredit bermasalah (NPL) pada PT Bank Central Asia Tbk mengalami sedikit peningkatan, disebabkan oleh peningkatan jumlah kredit yang menunggak dan macet dari tahun 2014 ke tahun 2015, meskipun peningkatan tersebut masih berada di bawah standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.Selain itu, rasio pinjaman terhadap dana (LFR) juga menunjukkan peningkatan yang terus menerus selama periode penelitian, mengindikasikan kondisi kesehatan bank yang semakin baik dan kemampuan untuk menyalurkan kredit di masa depan.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor spesifik yang menyebabkan peningkatan kredit macet pada PT Bank Central Asia Tbk, seperti karakteristik debitur, kondisi ekonomi, atau praktik manajemen risiko. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja PT Bank Central Asia Tbk dengan bank-bank lain di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pengelolaan kredit. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada pengembangan model prediksi kredit macet yang lebih akurat, dengan memanfaatkan teknik-teknik machine learning atau data mining. Hal ini akan membantu bank dalam mengidentifikasi potensi risiko kredit secara dini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi pemulihan kredit macet yang diterapkan oleh PT Bank Central Asia Tbk, seperti restrukturisasi kredit, lelang agunan, atau penggunaan jasa agen pemulihan kredit, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dalam meningkatkan efisiensi proses pemulihan kredit.

Read online
File size284.09 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test