INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO
BASICABASICAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat regulasi diri pada siswa, khususnya pada usia sekolah dasar. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar, khususnya fase B dan guru sekolah dasar. Pada siswa kelas 3 dan 4 sekolah dasar, terdapat 46 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar menunjukkan bahwa dalam regulasi diri, indikator regulasi emosi mendapatkan 66,6%, indikator penetapan belajar, pencapaian, dan tujuan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapainya mendapatkan nilai persentase 82,6%, indikator menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri mendapatkan nilai persentase 62,9%, indikator mengembangkan kontrol diri dan disiplin diri mendapatkan nilai persentase 63,1%, indikator menjadi individu yang percaya diri, tangguh, dan adaptif mendapatkan nilai persentase 62,9%.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan deskripsi data, dapat disimpulkan bahwa tingkat regulasi diri pada siswa sekolah dasar pada indikator pertama, yaitu regulasi emosi, sebesar 66,6% yang mendapatkan kategori baik.Pada indikator kedua, yaitu penetapan belajar, pencapaian, dan tujuan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapainya mendapatkan nilai persentase 82,6% yang mendapatkan kategori sangat baik.Pada indikator ketiga, yaitu menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri menerima nilai persentase 62,9%, yang menunjukkan kategori baik.Pada indikator keempat, yaitu mengembangkan kontrol diri dan disiplin diri mendapatkan nilai persentase 63,1%, yang menunjukkan kategori baik.Dan indikator kelima yaitu percaya diri, tangguh, dan adaptif mendapatkan nilai persentase 62,9%, yang menunjukkan kategori baik.Dari penelitian ini, diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu panduan untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang membahas regulasi diri, yang diharapkan memiliki jangkauan penelitian yang lebih luas sehingga kita mengetahui betapa pentingnya regulasi diri pada anak, khususnya pada usia sekolah dasar.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi regulasi diri pada siswa, seperti lingkungan belajar, dukungan orang tua, dan strategi pengajaran yang digunakan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pengajaran yang efektif untuk meningkatkan regulasi diri pada siswa, khususnya pada aspek-aspek tertentu seperti regulasi emosi atau pengembangan kontrol diri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis hubungan antara regulasi diri dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana regulasi diri dapat mempengaruhi hasil belajar mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang pentingnya regulasi diri dalam pendidikan dan bagaimana hal ini dapat ditingkatkan untuk mendukung perkembangan siswa.
- Analysis of Pancasila Learner Profile Sub-element of Self-Regulation of Phase B Elementary School Students... doi.org/10.37680/basica.v4i2.6353Analysis of Pancasila Learner Profile Sub element of Self Regulation of Phase B Elementary School Students doi 10 37680 basica v4i2 6353
- Kelebihan dan Kekurangan Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar | Jurnal Basicedu.... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/7570Kelebihan dan Kekurangan Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Jurnal Basicedu jbasic index php basicedu article view 7570
- Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Teks Anekdot di Kelas X DKV SMK Negeri 3 Balikpapan... journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Stilistika/article/view/15700Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Teks Anekdot di Kelas X DKV SMK Negeri 3 Balikpapan journal um surabaya ac index php Stilistika article view 15700
- Indikator Kemandirian dalam Profil Pelajar Pancasila pada Akhir Fase C Rentang Usia 12 – 15 Tahun... journal.uinsi.ac.id/index.php/Tarbiyawat/article/view/4734Indikator Kemandirian dalam Profil Pelajar Pancasila pada Akhir Fase C Rentang Usia 12 Ae 15 Tahun journal uinsi ac index php Tarbiyawat article view 4734
| File size | 548.37 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STMIK BUDIDARMASTMIK BUDIDARMA Analisis efisiensi menunjukkan pengurangan waktu penilaian yang signifikan - dari sekitar 180 menit untuk penilaian manual menjadi kurang dari lima detikAnalisis efisiensi menunjukkan pengurangan waktu penilaian yang signifikan - dari sekitar 180 menit untuk penilaian manual menjadi kurang dari lima detik
DAARULHUDADAARULHUDA Pembangunan ekosistem pembelajaran yang mendukung kesehatan mental siswa sangat penting dan dapat diwujudkan melalui integrasi psikologi pendidikan danPembangunan ekosistem pembelajaran yang mendukung kesehatan mental siswa sangat penting dan dapat diwujudkan melalui integrasi psikologi pendidikan dan
UNESAUNESA Metode ini dilakukan dengan mencari artikel dari berbagai sumber seperti Google Scholar, Scopus, dan sebagainya, serta situs jurnal nasional dan internasional,Metode ini dilakukan dengan mencari artikel dari berbagai sumber seperti Google Scholar, Scopus, dan sebagainya, serta situs jurnal nasional dan internasional,
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Pertama, kegiatan pendampingan dapat mengatasi permasalahan karakter yang terjadi di kelas 1 SD N 6 Yangapi. Kedua, kegiatan pendampingan dapat memberikanPertama, kegiatan pendampingan dapat mengatasi permasalahan karakter yang terjadi di kelas 1 SD N 6 Yangapi. Kedua, kegiatan pendampingan dapat memberikan
UIMUIM Penerapan nilai pendidikan karakter melalui kajian kitab Talimul Mutaallim dilakukan melalui metode langsung dan tidak langsung, termasuk kegiatan di luarPenerapan nilai pendidikan karakter melalui kajian kitab Talimul Mutaallim dilakukan melalui metode langsung dan tidak langsung, termasuk kegiatan di luar
PENERBITPENERBIT Gender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampak terhadap prestasi akademik mahasiswa. Studi tentang variabel tersebut masih jarang dilakukanGender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampak terhadap prestasi akademik mahasiswa. Studi tentang variabel tersebut masih jarang dilakukan
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Desain sistem pembelajaran membantu pendidik merancang program yang efektif dan efisien dengan memahami kerangka teori yang ada. Dengan menerapkan model-modelDesain sistem pembelajaran membantu pendidik merancang program yang efektif dan efisien dengan memahami kerangka teori yang ada. Dengan menerapkan model-model
UMPRUMPR Sehingga terjadi penurunan rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 5,75. Pada penghitungan uji-t diperoleh hasil thitung (3,58) > ttabel (2,14), makaSehingga terjadi penurunan rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 5,75. Pada penghitungan uji-t diperoleh hasil thitung (3,58) > ttabel (2,14), maka
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk menganalisis kandungan kimia suruhan dengan menggunakan uji fitokimia secara kualitatif. Jenis penelitian yangTujuan dilakukannya penelitian adalah untuk menganalisis kandungan kimia suruhan dengan menggunakan uji fitokimia secara kualitatif. Jenis penelitian yang
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karbohidrat pada tepung biji nangka ulangan pertama sebesar 58,935%, ulangan kedua sebesar 54,201% dan ulanganHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karbohidrat pada tepung biji nangka ulangan pertama sebesar 58,935%, ulangan kedua sebesar 54,201% dan ulangan
POLMEDPOLMED UMKM Rendang Yen bergerak pada industri pengolahan rendang yang beralamat di Jln Diponegoro, Padang Datar, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.UMKM Rendang Yen bergerak pada industri pengolahan rendang yang beralamat di Jln Diponegoro, Padang Datar, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.
PENERBITPENERBIT Sementara itu, variabel Y adalah minat berkunjung. Populasi dalam analisis data ini adalah semua pengunjung yang mengunjungi objek wisata ini. Teknik pengambilanSementara itu, variabel Y adalah minat berkunjung. Populasi dalam analisis data ini adalah semua pengunjung yang mengunjungi objek wisata ini. Teknik pengambilan