JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF

Public Health Risk Assesment JournalPublic Health Risk Assesment Journal

Latar Belakang: Diagnosis infeksi virus dengue (DENV) yang cepat dan akurat masih menjadi tantangan di daerah endemik. Metode standar emas saat ini memiliki beberapa keterbatasan dan seringkali tidak cocok untuk lingkungan dengan sumber daya terbatas. Amplifikasi isotermal berpenanda-loop (LAMP) menawarkan alternatif yang cepat, hemat biaya, dan dapat disesuaikan di lapangan. Meta-analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi diagnostik LAMP dalam mendeteksi infeksi DENV pada sampel serum manusia. Metode: Pencarian literatur komprehensif dilakukan di database PubMed, Scopus, Taylor & Francis, dan Wiley hingga Juli 2025. Sensitivitas gabungan, spesifisitas, rasio kemungkinan positif (PLR), rasio kemungkinan negatif (NLR), rasio odds diagnostik (DOR), dan area di bawah kurva (AUC) dihitung untuk menilai kinerja diagnostik LAMP. Meta-DiSC 1.4 digunakan untuk analisis, dan kualitas metodologis dievaluasi menggunakan alat QUADAS-2. Meta-regresi dilakukan untuk mengeksplorasi potensi sumber heterogenitas. Temuan: Lima studi yang melibatkan 807 sampel dimasukkan dalam meta-analisis ini. Hasil meta-analisis gabungan adalah sebagai berikut: sensitivitas 0,83 (95% CI: 0,80–0,85), spesifisitas 0,95 (95% CI: 0,91–0,98), PLR 14,31 (95% CI: 7,82–26,20), NLR 0,15 (95% CI: 0,07–0,31), dan DOR 103,30 (95% CI: 23,13–461,42). Ringkasan AUC adalah 0,9633, menunjukkan akurasi diagnostik yang baik. Meta-regresi menunjukkan tidak ada efek signifikan dari desain studi, ukuran sampel, wilayah geografis, pengujian reaktivitas silang, atau standar referensi terhadap akurasi diagnostik. Kesimpulan: LAMP menyediakan metode yang sangat akurat dan andal untuk deteksi DENV dalam serum manusia, cocok untuk penggunaan klinis dan lapangan. Implementasi rutinnya dapat meningkatkan manajemen wabah dengue dan surveilans di daerah endemik. Kebaruan/Originalitas artikel ini: Ini adalah meta-analisis pertama yang secara komprehensif mengevaluasi akurasi diagnostik LAMP untuk deteksi DENV dalam serum manusia. Dengan mensintesis bukti dari berbagai studi, ini memberikan kekuatan statistik yang lebih kuat daripada laporan individual dan menyoroti kekokohan LAMP di berbagai pengaturan.

Studi ini menyimpulkan bahwa LAMP menunjukkan akurasi diagnostik yang tinggi dalam mendeteksi infeksi DENV pada sampel serum manusia, menjadikannya alternatif yang andal di daerah endemik dan lingkungan dengan sumber daya terbatas.Kinerja LAMP terbukti konsisten di berbagai desain studi dan lokasi geografis, tanpa dipengaruhi oleh perbedaan metode referensi atau ukuran sampel.Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi efektivitasnya dalam konteks klinis yang lebih luas, sehingga LAMP dapat diintegrasikan ke dalam algoritma diagnostik nasional dan sistem surveilans untuk meningkatkan deteksi dini, respons wabah, dan strategi kesehatan masyarakat yang berbasis bukti.

Mengingat adanya variasi dalam desain primer dan protokol laboratorium yang dapat memengaruhi akurasi tes LAMP, sebuah studi komparatif berskala besar dapat dilakukan untuk secara langsung membandingkan efektivitas berbagai set primer LAMP dan kondisi amplifikasi yang berbeda. Penelitian ini akan mencari tahu konfigurasi mana yang paling optimal dalam mendeteksi semua serotipe virus dengue secara konsisten dan akurat, tidak hanya di laboratorium, tetapi juga dalam kondisi lapangan yang sesungguhnya. Hasilnya diharapkan mampu menyederhanakan dan menstandardisasi metode LAMP, sehingga lebih mudah diterapkan di berbagai fasilitas kesehatan dengan sumber daya terbatas. Untuk memastikan bahwa metode LAMP benar-benar dapat diandalkan secara global, penelitian lanjutan perlu memperluas cakupan geografisnya, terutama ke wilayah seperti Afrika yang masih minim data mengenai dengue. Selain itu, penting juga untuk meneliti bagaimana kinerja LAMP pada kelompok populasi rentan, seperti anak-anak, yang seringkali menjadi korban utama wabah dengue. Penelitian ini harus dirancang untuk tidak hanya mendeteksi virus dengue, tetapi juga membedakannya dari infeksi virus lain yang menunjukkan gejala serupa, seperti Zika atau Chikungunya, untuk menghindari diagnosis yang keliru. Selanjutnya, agar LAMP bisa benar-benar memberikan manfaat nyata, kita perlu melakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai bagaimana cara terbaik untuk mengintegrasikannya ke dalam sistem kesehatan yang sudah ada, terutama di Puskesmas atau klinik pedesaan. Ini bisa mencakup studi yang mengevaluasi dampak langsung penerapan LAMP secara rutin terhadap kecepatan diagnosis, pengambilan keputusan klinis oleh tenaga kesehatan, serta efektivitas biaya dibandingkan metode yang ada saat ini. Pertanyaan kunci adalah: apakah pengenalan LAMP secara luas dapat benar-benar meningkatkan kemampuan kita dalam mengelola wabah dengue dan menyelamatkan lebih banyak nyawa di komunitas yang paling membutuhkan?.

  1. Direct mosquito feedings on dengue-2 virus-infected people reveal dynamics of human infectiousness |... doi.org/10.1371/journal.pntd.0011593Direct mosquito feedings on dengue 2 virus infected people reveal dynamics of human infectiousness doi 10 1371 journal pntd 0011593
  2. Ultra-rapid detection of SARS-CoV-2 in public workspace environments | PLOS One. ultra rapid detection... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0240524Ultra rapid detection of SARS CoV 2 in public workspace environments PLOS One ultra rapid detection journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0240524
  3. Dengue Detection: Advances in Diagnostic Tools from Conventional Technology to Point of Care. dengue... mdpi.com/2079-6374/11/7/206Dengue Detection Advances in Diagnostic Tools from Conventional Technology to Point of Care dengue mdpi 2079 6374 11 7 206
Read online
File size927 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test