UGMUGM

IJCIJC

Penelitian ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah sintesis kompleks Zn(II) melalui reaksi N-[4-(5-{(Z)-[(5-oxo-2-sulfanyl-4,5-dihydro-1H-imidazol-1-yl)imino]methyl}furan-2-yl)phenyl]acetamide dengan ZnCl2. Karakterisasi kompleks dilakukan menggunakan analisis mikroskopis seperti spektrum UV-Vis, LC-MS, spektrofotometer FTIR, pengukuran konduktivitas, suseptibilitas magnetik, dan absorpsi atom. Bagian kedua adalah sintesis nanopartikel ZnO dengan melarutkan kompleks Zn(II) dalam HNO3 dan HCl, serta penggunaannya sebagai pembawa obat untuk pengobatan leukemia. Nanopartikel ZnO dikarakterisasi menggunakan FSEM, TEM, dan XRD, dengan potensi penggunaannya dalam sintesis berbagai obat di masa depan.

Nanopartikel ZnO berhasil disintesis dari kompleks tetrahedral Zn(II) menggunakan HCl dan HNO3, kemudian dikarakterisasi.Nanopartikel ZnO berukuran 100 nm ini dapat dimanfaatkan sebagai pembawa obat untuk mengobati leukemia setelah dikombinasikan dengan obat, di mana efektivitasnya mampu mengurangi sel kanker hingga 50%.

Melihat potensi besar nanopartikel ZnO sebagai pembawa obat anti-leukemia yang telah ditunjukkan dalam studi ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk mengembangkan aplikasinya di masa depan. Pertama, sangat penting untuk melanjutkan penelitian ini ke tahap uji in vivo menggunakan model hewan. Hal ini akan memungkinkan evaluasi menyeluruh terhadap keamanan nanopartikel ZnO yang dimuati obat dalam sistem biologis yang lebih kompleks, serta memvalidasi efikasinya dalam mengurangi pertumbuhan tumor leukemia secara langsung dalam tubuh. Selain itu, penelitian dapat diperluas untuk menguji efektivitas pembawa obat ini pada berbagai jenis sel kanker lain, tidak hanya terbatas pada sel leukemia HL-60, guna mengetahui spektrum kemampuannya. Kedua, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai optimasi struktur nanopartikel ZnO, termasuk variasi ukuran dan morfologi, serta modifikasi permukaan untuk meningkatkan efisiensi pemuatan obat dan kemampuan penargetan sel kanker. Pemahaman mendalam tentang mekanisme pelepasan obat yang terkontrol dari nanopartikel ini di lingkungan mikro tumor, misalnya respons terhadap pH atau enzim, akan krusial untuk pengembangan terapi yang lebih cerdas. Ketiga, mengeksplorasi potensi nanopartikel ZnO untuk pengiriman kombinasi beberapa jenis obat anti-kanker guna mengatasi masalah resistensi obat dan meningkatkan efektivitas terapi secara sinergis. Penelitian juga dapat menyertakan evaluasi toksisitas jangka panjang pada sel sehat dan organ untuk memastikan bahwa teknologi ini aman dan dapat diterapkan secara klinis. Dengan demikian, nanopartikel ZnO dapat menjadi platform yang lebih serbaguna dan aman dalam strategi pengobatan kanker di masa depan.

  1. Synthesis of ZnO Nanoparticle and Utilized as a Drug Carrier to Treat Leukemia | Jarullah | Indonesian... journal.ugm.ac.id/ijc/article/view/82208Synthesis of ZnO Nanoparticle and Utilized as a Drug Carrier to Treat Leukemia Jarullah Indonesian journal ugm ac ijc article view 82208
Read online
File size391.46 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test